Anggota DPR,Berani Terima Tantangan Ini?

Kompas.com - 10/05/2011, 14:43 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk kesekian kalinya, kegiatan studi banding ke luar negeri yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendapatkan kritik keras. Akan tetapi, sekeras apa pun kritik yang dilayangkan, tak membuat lembaga perwakilan rakyat itu menggugurkan sejumlah rencana kunjungan kerja yang menghabiskan miliaran uang negara. Hasilnya? DPR berdalih tak punya kewajiban untuk memublikasikannya.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang menilai, kegiatan studi banding selama ini hanya "plesiran" alias jalan-jalan. Menurutnya, studi banding DPR saat terkesan hanya untuk menghabiskan anggaran yang sudah tersedia, karena hasil dari studi banding tersebut pun masih belum jelas sampai saat ini. Adapun,  beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal DPR RI, Nining Indrasaleh, mengungkapkan, anggaran untuk studi banding anggota DPR tahun 2011 lebih dari Rp 100 miliar. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan alokasi dana anggaran tahun lalu sebesar Rp 107 miliar.

"Jadi, motivasinya itu bukan untuk mendapatkan informasi untuk mendapatkan hasil yang baik bagi perbaikan RUU yang sedang digodok itu. Toh, hasilnya dari studi banding itu juga apa, kita juga tidak pernah tahu," ujar Sebastian ketika dihubungi Kompas.com, Senin (9/5/2011).

Selama motif tersebut tidak diubah, tambah Sebastian, DPR akan terus mendapatkan penilaian buruk dari masyarakat. Apalagi, lanjutnya, saat ini masyarakat sudah semakin kritis terhadap perilaku-perilaku yang dilakukan oleh anggota DPR. Ia mencontohkan, ketika Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) menginformasikan kegiatan anggota komisi VII DPR yang melakukan studi banding ke Australia beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk dari masyarakat Indonesia yang sudah semakin kritis.

"Ya, maksudnya apa, kalau mereka (anggota DPR) kesana tapi tidak bertemu dengan parlemen Australianya karena sedang reses. Itu kan aneh. Apalagi masa tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari Kedutaan Besar RI disana? Dari sisi subtansi mereka berbondong-bondong pergi ke sana juga sepertinya tidak berdampak apa-apa ke masyarakat," katanya.

Sebastian pun melontarkan sebuah tantangan. Ia mengusulkan, ke depannya, studi banding seharusnya dilakukan secara personal. Secara personal dalam arti, anggota DPR dapat mengusulkan proposal untuk melakukan studi banding. Namun, ketika proposal tersebut diterima oleh pimpinan DPR, yang melakukan studi banding adalah staf ahli yang menyusun draft tersebut bukan beberapa anggota komisi-komisi di DPR.

"Jadi bisa sebagai ajang pembuktian kualitas dari anggota DPR. Karena kalau mereka melakukan hal itu kan sama saja mempertaruhkan integritas mereka sebagai anggota DPR," kata Sebastian.

Beranikah anggota Dewan melakukannya? "Jujur saja, saya rasa tidak ada yang berani untuk melakukan itu," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Memori Berjumpa Tjahjo Kumolo di Kios Nasi Kapau Kramat Raya

    Memori Berjumpa Tjahjo Kumolo di Kios Nasi Kapau Kramat Raya

    Nasional
    Dirjen Dukcapil: Pak Tjahjo Pernah Punya Keinginan Meninggal dalam Tugas

    Dirjen Dukcapil: Pak Tjahjo Pernah Punya Keinginan Meninggal dalam Tugas

    Nasional
    Kenangan Tjahjo Kumolo yang Hobi Wisata Kuliner, Tak Bisa Lepas dari Kopi dan Sate

    Kenangan Tjahjo Kumolo yang Hobi Wisata Kuliner, Tak Bisa Lepas dari Kopi dan Sate

    Nasional
    Tjahjo Kumolo Meninggal, Megawati Perintahkan Kader Kibarkan Bendera PDI-P Setengah Tiang

    Tjahjo Kumolo Meninggal, Megawati Perintahkan Kader Kibarkan Bendera PDI-P Setengah Tiang

    Nasional
    PDI-P: Megawati Perintahkan Seluruh Pengurus Beri Penghormatan Terbaik untuk Tjahjo Kumolo

    PDI-P: Megawati Perintahkan Seluruh Pengurus Beri Penghormatan Terbaik untuk Tjahjo Kumolo

    Nasional
    PDI-P Berduka Kehilangan Tjahjo: Beliau Salah Satu Kader Terbaik Partai

    PDI-P Berduka Kehilangan Tjahjo: Beliau Salah Satu Kader Terbaik Partai

    Nasional
    Sejumlah Menteri, Kapolri, dan Politisi PDI-P Melayat Jenazah Tjahjo di Rumah Dinas

    Sejumlah Menteri, Kapolri, dan Politisi PDI-P Melayat Jenazah Tjahjo di Rumah Dinas

    Nasional
    Anak Tjahjo Kumolo: Mohon Maaf bila Bapak Ada Salah

    Anak Tjahjo Kumolo: Mohon Maaf bila Bapak Ada Salah

    Nasional
    Kemenpan-RB Akan Gelar Upacara Pelepasan Jenazah Tjahjo Kumolo

    Kemenpan-RB Akan Gelar Upacara Pelepasan Jenazah Tjahjo Kumolo

    Nasional
    Tjahjo Kumolo Meninggal, Dasco: Beliau Sahabat yang Baik

    Tjahjo Kumolo Meninggal, Dasco: Beliau Sahabat yang Baik

    Nasional
    JK: Tjahjo Selama Ini Membaktikan Dirinya kepada Bangsa dan Negara

    JK: Tjahjo Selama Ini Membaktikan Dirinya kepada Bangsa dan Negara

    Nasional
    Jenazah Menpan RB Tjahjo Kumolo Tiba di Rumah Duka Jalan Widya Chandra

    Jenazah Menpan RB Tjahjo Kumolo Tiba di Rumah Duka Jalan Widya Chandra

    Nasional
    Tjahjo Kumolo dan Kenangan Mobil Pribadi Sederhana untuk Berdinas...

    Tjahjo Kumolo dan Kenangan Mobil Pribadi Sederhana untuk Berdinas...

    Nasional
    Cerita Tjahjo Kumolo yang Suka Iseng untuk Meriahkan Grup WhatsApp Kemenpan-RB

    Cerita Tjahjo Kumolo yang Suka Iseng untuk Meriahkan Grup WhatsApp Kemenpan-RB

    Nasional
    Menpan-RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Wakil Ketua KPK: Beliau Sangat Mencintai Indonesia

    Menpan-RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Wakil Ketua KPK: Beliau Sangat Mencintai Indonesia

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.