Anas Optimistis Menang Mutlak

Kompas.com - 21/05/2010, 14:56 WIB
Editormsh

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, diperkirakan akan menang mutlak dalam pertarungan ketua umum pada Kongres II Partai Demokrat di Padalarang, Jawa Barat. Anas Urbaningrum (AU) akan bersaing dengan Andi Mallarangeng (AM) dan Marzuki Alie pada kongres yang akan digelar di Bandung, 21 hingga 23 Mei.

Demikian disampaikan Juru Bicara Komunitas Sahabat Anas, Ian Zulfikar, di sela-sela acara konvoi 50 mobil Sahabat Anas, Jumat (21/5/2010). Ian mengatakan, perolehan suara AU pada kongres nanti telah melebihi target.

"Menurut tim sukses, AU mendapat perolehan suara yang melebihi target sekitar 60 persen dari DPC dan DPD. Jadi, kami optimistis menang mutlak," ucap Ian.

Menurut Ian, suara AU diperoleh dari semua DPC yang berjumlah sekitar 500 DPC. "Hampir merata, semua DPC memberikan suara untuk AU. Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan yang diklaim sebagai basis Andi Mallarangeng ternyata mendukung kami," papar Ian.

Selain itu, kata Ian, AU akan mendapat tambahan suara dari kubu Marzukie Alie bila perolehan suaranya tak mencukupi. "Marzuki Alie bisa juga merapat," ucap Ian.

Lebih lanjut, Ian yakin bahwa suara untuk AU akan solid. "Kami sudah menjaganya. Soal caranya? Itu rahasia," kata Ian.

Seandainya kalah, Ian mengatakan, AU akan tetap bersama Partai Demokrat. "Siapa pun yang menang, Demokrat yang harus menang," pungkasnya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

    Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

    Nasional
    Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

    Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

    Nasional
    Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

    Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

    Nasional
    Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

    Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

    Nasional
    PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

    PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

    Nasional
    Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

    Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

    Nasional
    Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

    Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

    Nasional
    Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

    Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

    Nasional
    Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

    Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

    Nasional
    Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

    Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

    Nasional
    [POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

    [POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

    Nasional
    BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

    BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

    Nasional
    BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

    BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

    Nasional
    Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

    Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

    Nasional
    Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

    Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X