Salin Artikel

Airlangga Dapat Satu Lagi Dukungan untuk Jadi Ketum Golkar

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali mendapatkan dukungan untuk menjadi ketua umum di periode 2024-2029.

Dukungan itu muncul dari salah satu ormas Partai Golkar bernama Majelis Dakwah Islamiyah (MDI).

“Setelah berkomunikasi dengan pengurus MDI tingkat daerah hingga pusat, dengan semangat musyawarah untuk mufakat kami meminta dan mendukung Bapak Airlangga Hartarto untuk terpilih kembali sebagai ketum Golkar dalam Munas Golkar 2024,” ujar Ketua Umum DPP MDI, Choirul Anam di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (3/4/2024).

Ia mengungkapkan keputusan itu juga sudah dikoordinasikan dengan Airlangga.

Selain itu, Anam menyebutkan, alasan mendukung Airlangga untuk kembali jadi ketua umum.

Baginya, ormas yang berdiri 1978 itu sempat vakum selama 9 tahun dan kembali dihidupkan oleh Airlangga.

“Setelah Pak Airlangga memimpin Partai Golkar, MDI kembali hidup dan bangkit. Kembali ke khitahnya, melakukan dakwah-dakwah yang bisa membawa visi-misi Golkar,” paparnya.

Terakhir, ia menekankan pihaknya juga bakal mematuhi AD/ART Golkar yang mengatur bahwa Munas Golkar bakal berlangsung Desember 2024.

“Karena pada November kita akan konsentrasi pada kemenangan pilkada dan memerlukan soliditas Partai Golkar, termasuk ormas-ormas sayap Partai Golkar,” imbuh dia.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena mengatakan Airlangga telah mendapatkan dukungan dari sejumlah politisi senior Golkar.

Misalnya, Luhut Binsar Pandjaitan, Aburizal Bakrie, Akbar Tandjung, dan Agung Laksono.

Selain itu, ia juga mengklaim dukungan serupa telah disampaikan para anggota DPD I dan DPD II Golkar.

Hal itu disampaikan dalam forum Silaturahmi Partai Golkar se-Indonesia yang digelar di Hotel Mulia, Badung, Bali, Jumat (15/3/2024).

https://nasional.kompas.com/read/2024/04/03/20182071/airlangga-dapat-satu-lagi-dukungan-untuk-jadi-ketum-golkar

Terkini Lainnya

Kemenag Sebut Hampir 40 Persen Penerbangan Haji Garuda Terlambat

Kemenag Sebut Hampir 40 Persen Penerbangan Haji Garuda Terlambat

Nasional
Setelah Bertemu Jokowi, Sekjen OECD Akan Temui Prabowo

Setelah Bertemu Jokowi, Sekjen OECD Akan Temui Prabowo

Nasional
PKS Pecat Caleg di Aceh yang Ditangkap Karena Kasus Narkoba

PKS Pecat Caleg di Aceh yang Ditangkap Karena Kasus Narkoba

Nasional
Achsanul Qosasi Minta Maaf karena Terima Uang 40 M dari Proyek BTS

Achsanul Qosasi Minta Maaf karena Terima Uang 40 M dari Proyek BTS

Nasional
4 Poin Penting PP Tapera: Syarat Kepesertaan hingga Besaran Iurannya

4 Poin Penting PP Tapera: Syarat Kepesertaan hingga Besaran Iurannya

Nasional
DPR Setujui Revisi 4 Undang-Undang sebagai Usul Inisiatif

DPR Setujui Revisi 4 Undang-Undang sebagai Usul Inisiatif

Nasional
Menyoal Putusan Sela Gazalba Saleh, Kewenangan Penuntutan di UU KPK dan KUHAP

Menyoal Putusan Sela Gazalba Saleh, Kewenangan Penuntutan di UU KPK dan KUHAP

Nasional
Achsanul Qosasi Akui Terima Uang dari Proyek BTS: Saya Khilaf

Achsanul Qosasi Akui Terima Uang dari Proyek BTS: Saya Khilaf

Nasional
Warga Kampung Susun Bayam Keluhkan Kondisi Huntara: Banyak Lubang, Tak Ada Listrik

Warga Kampung Susun Bayam Keluhkan Kondisi Huntara: Banyak Lubang, Tak Ada Listrik

Nasional
Dikonfrontasi Jaksa, Istri SYL Tetap Bantah Punya Tas Dior dari Duit Kementan

Dikonfrontasi Jaksa, Istri SYL Tetap Bantah Punya Tas Dior dari Duit Kementan

Nasional
Bos Maktour Travel Mengaku Hanya Diminta Kementan Reservasi Perjalanan SYL ke Saudi, Mayoritas Kelas Bisnis

Bos Maktour Travel Mengaku Hanya Diminta Kementan Reservasi Perjalanan SYL ke Saudi, Mayoritas Kelas Bisnis

Nasional
Jadi Tenaga Ahli Kementan, Cucu SYL Beralasan Diminta Kakek Magang

Jadi Tenaga Ahli Kementan, Cucu SYL Beralasan Diminta Kakek Magang

Nasional
Jadi Ahli Sengketa Pileg, Eks Wakil Ketua MK: Sistem Noken Rentan Dimanipulasi Elite

Jadi Ahli Sengketa Pileg, Eks Wakil Ketua MK: Sistem Noken Rentan Dimanipulasi Elite

Nasional
Putusan Bebas Gazalba Saleh Dikhawatirkan Bikin Penuntutan KPK Mandek

Putusan Bebas Gazalba Saleh Dikhawatirkan Bikin Penuntutan KPK Mandek

Nasional
Polemik Putusan Sela Gazalba, KPK Didorong Koordinasi dengan Jaksa Agung

Polemik Putusan Sela Gazalba, KPK Didorong Koordinasi dengan Jaksa Agung

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke