Salin Artikel

Gerindra Bebaskan Gibran Pilih Daerah Maju Pilgub: Biar Beliau yang Putuskan

Menurutnya, Gerindra tak membatasi Gibran memilih untuk maju di daerah tertentu, misalnya Jawa Tengah atau DKI Jakarta.

"Biar beliaunya saja yang memutuskan," kata Sugiono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/1/2023).

"Apapun yang beliau putuskan nantinya kami akan mendukung," ujarnya lagi.

Sugiono kemudian memaparkan bagaimana Gerindra memandang sosok putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

"(Gibran) telah memberikan kepemimpinan yang sangat baik dalam memimpin kota Solo. Saya kira bukan sesuatu yang mengejutkan jika nantinya partai Gerindra memutuskan untuk mendukung beliau untuk maju sebagai Gubernur," katanya.

Sugiono mengatakan, Gerindra juga menjadi partai politik pertama yang mengusung Gibran dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Solo 2020.

Ia melanjutkan, Gibran juga telah menunjukkan track record dan kepemimpinan yang baik di Kota Solo.

Menurut Sugiono, Gibran banyak melakukan inovasi dan berkreasi dalam membangun Kota Solo.

"Saya pribadi menilai beliau sebagai sosok yang simpatik, patriotik, dan rendah hati. Kepemimpinannya di Solo bisa menjadi modal yang kuat untuk bisa maju memimpin sebuah provinsi," ujarnya.

Sugiono memperkirakan faktor-faktor tersebut sudah cukup untuk menjadi pertimbangan bagi Gerindra untuk mengusung Gibran kembali pada Pilkada.

Di sisi lain, ia juga mengungkit pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gibran di Solo pada Selasa (24/1/2023).

Menurutnya, pertemuan itu semakin menghangatkan dan memelihara komunikasi kedua tokoh tersebut.

"Dalam pandangan saya, ada suasana kebatinan yang baik antara Mas Gibran dan Pak Prabowo. Saya kira ke depannya Gerindra dan Mas Gibran juga akan terus bersama," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gerindra dan Prabowo Subianto mendukung penuh Gibran untuk maju pada Pilgub 2024.

Prabowo menilai Gibran sudah memiliki potensi untuk masuk sebagai gubernur meski masih berusia 35 tahun.

"Saya liat beliau pemimpin muda yang sangat potensial dan kami selalu mendukung pemimpin dinamis dan kerja keras untuk rakyat. kami cocok sama mas gibran," katanya.

Menurut Prabowo, sejak dulu Gerindra telah mendukung Gibran memasuki dunia politik.

"Saya kira, saya dari dulu saya dukung ya," jelasnya.

Prabowo juga pasang badan jika ada yang menganggap Gibran masih terlalu muda maju sebagai calon gubernur.

Hal ini diungkapkan Prabowo setelah makan malam di Loji Gandrung, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa.

Prabowo mengatakan, usia tidak bisa dijadikan acuan untuk masuk di dunia politik.

"Kalau saya tidak liat usia. Yang penting pengabdiannya, kalau saya lihat," kata Prabowo.

https://nasional.kompas.com/read/2023/01/25/17145101/gerindra-bebaskan-gibran-pilih-daerah-maju-pilgub-biar-beliau-yang-putuskan

Terkini Lainnya

Usai Dihujat Karena Foto Starbucks, Zita Anjani Kampanye Dukung Palestina di CFD

Usai Dihujat Karena Foto Starbucks, Zita Anjani Kampanye Dukung Palestina di CFD

Nasional
Kemenag: Jangan Tertipu Tawaran Berangkat dengan Visa Non Haji

Kemenag: Jangan Tertipu Tawaran Berangkat dengan Visa Non Haji

Nasional
'Presidential Club' Dinilai Bakal Tumpang Tindih dengan Wantimpres dan KSP

"Presidential Club" Dinilai Bakal Tumpang Tindih dengan Wantimpres dan KSP

Nasional
Soal Presidential Club, Pengamat: Jokowi Masuk Daftar Tokoh yang Mungkin Tidak Akan Disapa Megawati

Soal Presidential Club, Pengamat: Jokowi Masuk Daftar Tokoh yang Mungkin Tidak Akan Disapa Megawati

Nasional
Gaya Politik Baru: 'Presidential Club'

Gaya Politik Baru: "Presidential Club"

Nasional
Kemenag Rilis Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji, 22 Kloter Terbang 12 Mei 2024

Kemenag Rilis Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji, 22 Kloter Terbang 12 Mei 2024

Nasional
Luhut Minta Orang 'Toxic' Tak Masuk Pemerintahan, Zulhas: Prabowo Infonya Lengkap

Luhut Minta Orang "Toxic" Tak Masuk Pemerintahan, Zulhas: Prabowo Infonya Lengkap

Nasional
PDI-P Yakin Komunikasi Prabowo dan Mega Lancar Tanpa Lewat 'Presidential Club'

PDI-P Yakin Komunikasi Prabowo dan Mega Lancar Tanpa Lewat "Presidential Club"

Nasional
Zulhas: Semua Mantan Presiden Harus Bersatu, Apalah Artinya Sakit Hati?

Zulhas: Semua Mantan Presiden Harus Bersatu, Apalah Artinya Sakit Hati?

Nasional
Soal 'Presidential Club', Yusril: Yang Tidak Mau Datang, Enggak Apa-apa

Soal "Presidential Club", Yusril: Yang Tidak Mau Datang, Enggak Apa-apa

Nasional
Soal Presidential Club, Prabowo Diragukan Bisa Didikte Presiden Terdahulu

Soal Presidential Club, Prabowo Diragukan Bisa Didikte Presiden Terdahulu

Nasional
Soal 'Presidential Club', Golkar Yakin Prabowo Bisa Menyatukan para Presiden Terdahulu

Soal "Presidential Club", Golkar Yakin Prabowo Bisa Menyatukan para Presiden Terdahulu

Nasional
Tanggapi Isu 'Presidential Club', PDI-P: Terlembaga atau Ajang Kongko?

Tanggapi Isu "Presidential Club", PDI-P: Terlembaga atau Ajang Kongko?

Nasional
Cak Imin Sebut PKB Jaring Calon Kepala Daerah dengan 3 Kriteria

Cak Imin Sebut PKB Jaring Calon Kepala Daerah dengan 3 Kriteria

Nasional
Golkar: 'Presidential Club' Bisa Permudah Prabowo Jalankan Pemerintahan

Golkar: "Presidential Club" Bisa Permudah Prabowo Jalankan Pemerintahan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke