Salin Artikel

Ikuti HUT Golkar hingga Selesai, Jokowi: Golkar Istimewa

Jokowi mengatakan, ia bertahan mengikuti acara hingga rampung karena Golkar dan ketua umumnya, Airlangga Hartarto, istimewa baginya.

"Kan pas ulang tahun Golkar kan boleh kan dari awal sampai akhir, istimewa, Pak Airlangga istimewa, Golkar juga istimewa," kata Jokowi kepada wartawan usai acara.

Hal ini bisa dikatakan sebagai momen langka karena Jokowi biasanya langsung meninggalkan lokasi tak lama setelah ia memberikan kata sambutan.

Namun, pada acara HUT Golkar, Jokowi masih berada di lokasi acara meski sudah membacakan sambutannya pada pukul 20.07 WIB.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Jokowi tampak asyik mengikuti beragam pertunjukan musik yang ditampilkan setelah berpidato.

Jokowi juga terlihat ikut bernyanyi sambil berdiri ketika grup band Armada menyanyikan lagu 'Pergi Pagi Pulang Pagi' di penghujung acara.

Tak hanya Jokowi, sejumlah elite Golkar seperti Airlangga dan Ketua Dewan Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan juga nampak berjoget saat Armada menyanyikan lagu hit tersebut.

Sementara itu, Airlangga Hartarto mengaku bersyukur karena Jokowi dapat menikmati acara peringatan hari ulang tahun partai yang dipimpinnya.

"Alhamdulillah tadi terlihat Bapak Presiden mengikuti acara sekitar 4,5 jam dari awal sampai akhir dan kelihatannya menikmati acara yang disuguhkan. Nah tentu kami senang," kata Airlangga.

Sebelumnya, Jokowi banyak memberikan wejangan terkait pemilihan calon presiden (capres) dalam sambutannya.

Bahkan, Jokowi menyarankan agar Golkar bersama partai koalisi segera mendeklarasikan capres.

Tak hanya itu, Jokowi juga sempat menyebut Airlangga Hartarto adalah salah satu calon pemimpin masa depan yang memiliki jam terbang.

https://nasional.kompas.com/read/2022/10/22/06110051/ikuti-hut-golkar-hingga-selesai-jokowi--golkar-istimewa

Terkini Lainnya

Demokrat Tak Keberatan PKS Gabung Pemerintahan ke Depan, Serahkan Keputusan ke Prabowo

Demokrat Tak Keberatan PKS Gabung Pemerintahan ke Depan, Serahkan Keputusan ke Prabowo

Nasional
Polri Tangkap 28.861 Tersangka Kasus Narkoba, 5.049 di Antaranya Direhabilitasi

Polri Tangkap 28.861 Tersangka Kasus Narkoba, 5.049 di Antaranya Direhabilitasi

Nasional
Soal Kekerasan di STIP, Menko Muhadjir: Itu Tanggung Jawab Institusi

Soal Kekerasan di STIP, Menko Muhadjir: Itu Tanggung Jawab Institusi

Nasional
Pertamina Goes To Campus 2024 Dibuka, Lokasi Pertama di ITB

Pertamina Goes To Campus 2024 Dibuka, Lokasi Pertama di ITB

Nasional
Demokrat Sudah Beri Rekomendasi Khofifah-Emil Dardak Maju Pilkada Jawa Timur

Demokrat Sudah Beri Rekomendasi Khofifah-Emil Dardak Maju Pilkada Jawa Timur

Nasional
14 Negara Disebut Akan Ambil Bagian dalam Super Garuda Shield 2024

14 Negara Disebut Akan Ambil Bagian dalam Super Garuda Shield 2024

Nasional
Khofifah Ingin Duet dengan Emil Dardak, Gerindra: Kami Akan Komunikasi dengan Partai KIM

Khofifah Ingin Duet dengan Emil Dardak, Gerindra: Kami Akan Komunikasi dengan Partai KIM

Nasional
Wamenkeu Sebut Pemilu 2024 Berkontribusi Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Wamenkeu Sebut Pemilu 2024 Berkontribusi Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur

Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur

Nasional
SYL Renovasi Rumah Pribadi, tapi Laporannya Rumah Dinas Menteri

SYL Renovasi Rumah Pribadi, tapi Laporannya Rumah Dinas Menteri

Nasional
Jaksa KPK Sebut Nilai Total Gratifikasi dan TPPU Gazalba Saleh Capai Rp 62,8 M

Jaksa KPK Sebut Nilai Total Gratifikasi dan TPPU Gazalba Saleh Capai Rp 62,8 M

Nasional
Ratas Evaluasi Mudik, Jokowi Minta 'Rest Area' Diperbanyak

Ratas Evaluasi Mudik, Jokowi Minta "Rest Area" Diperbanyak

Nasional
Dugaan TPPU Hakim Gazalba Saleh: Beli Alphard, Kredit Rumah Bareng Wadir RSUD di Jakarta

Dugaan TPPU Hakim Gazalba Saleh: Beli Alphard, Kredit Rumah Bareng Wadir RSUD di Jakarta

Nasional
Anggota Bawaslu Intan Jaya Mengaku Disandera KKB Jelang Pemilu, Tebus Ratusan Juta Rupiah agar Bebas

Anggota Bawaslu Intan Jaya Mengaku Disandera KKB Jelang Pemilu, Tebus Ratusan Juta Rupiah agar Bebas

Nasional
Dalam Sidang MK, KPU Ungkap Kontak Senjata TNI-OPM Jelang Hitung Suara, Satu Warga Sipil Tewas

Dalam Sidang MK, KPU Ungkap Kontak Senjata TNI-OPM Jelang Hitung Suara, Satu Warga Sipil Tewas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke