Salin Artikel

Ganjar Pranowo Sebut Kemungkinan Wonosobo Terapkan PSBB

Hal itu dikarenakan peningkatan kasus yang cukup tinggi belakangan ini.

“Ini Wonosobo kayaknya ingin PSBB, karena tiba-tiba terjadi peningkatan cukup tinggi karena persebaran dari alumni Gowa,” kata Ganjar melalui telekonferensi yang ditayangkan akun Youtube BNPB, Selasa (19/5/2020).

“Dan ternyata ini juga menjangkiti yang ada di Purworejo, terus kita melihat sekitar Temanggung, Brebes, dan sebagainya,” sambung dia.

Bagi daerah di Jateng yang ingin menerapkan PSBB, Ganjar meminta agar pemda setempat mempertimbangkan dengan matang segala aspek terkait penerapannya.

Hingga saat ini, Provinsi Jateng sendiri belum menerapkan PSBB. Padahal, jumlah kasus positif Covid-19 di Jateng tergolong tinggi dibanding daerah lain.

Berdasarkan data pemerintah, terdapat 1.175 kasus positif Covid-19 di Jateng hingga Selasa hari ini pukul 12.00 WIB.

Namun, Ganjar menilai, kunci penanganan wabah Covid-19 terletak pada literasi serta perubahan sikap masyarakat.

“Sebenarnya PSBB, Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), atau tidak ada apa-apapun, sebenarnya yang dibutuhkan hari ini bagaimana literasi cukup tentang Covid-19, bagaimana sikap masyarakat dapat berubah,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat dua cara mengubah sikap masyarakat, yaitu secara persuasif atau edukatif serta melalui regulasi.

Lalu, Ganjar pun akan menanyakan kepada kepala daerah di wilayahnya perihal langkah yang akan diambil.

https://nasional.kompas.com/read/2020/05/19/21195351/ganjar-pranowo-sebut-kemungkinan-wonosobo-terapkan-psbb

Terkini Lainnya

PPP Buka Peluang Usung Sandiaga jadi Cagub DKI

PPP Buka Peluang Usung Sandiaga jadi Cagub DKI

Nasional
Soal Jokowi dan PDI-P, Joman: Jangan karena Beda Pilihan, lalu Dianggap Berkhianat

Soal Jokowi dan PDI-P, Joman: Jangan karena Beda Pilihan, lalu Dianggap Berkhianat

Nasional
Surya Paloh Buka Peluang Nasdem Usung Anies pada Pilkada DKI

Surya Paloh Buka Peluang Nasdem Usung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Dukung Prabowo-Gibran, Surya Paloh Sebut Nasdem Belum Dapat Tawaran Menteri

Dukung Prabowo-Gibran, Surya Paloh Sebut Nasdem Belum Dapat Tawaran Menteri

Nasional
PKS: Pak Anies Sudah Jadi Tokoh Nasional, Kasih Kesempatan Beliau Mengantarkan Kader Kami Jadi Gubernur DKI

PKS: Pak Anies Sudah Jadi Tokoh Nasional, Kasih Kesempatan Beliau Mengantarkan Kader Kami Jadi Gubernur DKI

Nasional
Soal Bertemu Prabowo, Sekjen PKS: Tunggu Saja, Nanti Juga Kebagian

Soal Bertemu Prabowo, Sekjen PKS: Tunggu Saja, Nanti Juga Kebagian

Nasional
Prabowo Absen dalam Acara Halalbihalal PKS

Prabowo Absen dalam Acara Halalbihalal PKS

Nasional
Joman: Jokowi Dukung Prabowo karena Ingin Penuhi Perjanjian Batu Tulis yang Tak Dibayar Megawati

Joman: Jokowi Dukung Prabowo karena Ingin Penuhi Perjanjian Batu Tulis yang Tak Dibayar Megawati

Nasional
Langkah Mahfud Membersamai Masyarakat Sipil

Langkah Mahfud Membersamai Masyarakat Sipil

Nasional
5 Smelter Terkait Kasus Korupsi Timah yang Disita Kejagung Akan Tetap Beroperasi

5 Smelter Terkait Kasus Korupsi Timah yang Disita Kejagung Akan Tetap Beroperasi

Nasional
Deretan Mobil Mewah yang Disita dalam Kasus Korupsi Timah, 7 di Antaranya Milik Harvey Moeis

Deretan Mobil Mewah yang Disita dalam Kasus Korupsi Timah, 7 di Antaranya Milik Harvey Moeis

Nasional
[POPULER NASIONAL] PKS Sebut Surya Paloh Main Cantik di Politik | Ganjar-Mahfud Dapat Tugas Baru dari Megawati

[POPULER NASIONAL] PKS Sebut Surya Paloh Main Cantik di Politik | Ganjar-Mahfud Dapat Tugas Baru dari Megawati

Nasional
Tanggal 29 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 29 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kejagung: Kadis ESDM Babel Terbitkan RKAB yang Legalkan Penambangan Timah Ilegal

Kejagung: Kadis ESDM Babel Terbitkan RKAB yang Legalkan Penambangan Timah Ilegal

Nasional
Kejagung Tetapkan Kadis ESDM Babel dan 4 Orang Lainnya Tersangka Korupsi Timah

Kejagung Tetapkan Kadis ESDM Babel dan 4 Orang Lainnya Tersangka Korupsi Timah

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke