Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nasdem Berharap PDI-P Bangun Koalisi Kecil

Kompas.com - 28/04/2014, 23:18 WIB
Dani Prabowo

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella berharap PDI Perjuangan hanya membangun koalisi kecil dalam Pemilihan Presiden mendatang. Menurutnya, koalisi kecil akan lebih memudahkan untuk membangun strategi pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung. Ia menanggapi adanya sinyalemen dari Demokrat yang ingin merapat ke barisan koalisi PDI-P.

"Sebelum pilpres, kalau menurut kami sebaiknya koalisi kecil karena akan lebih mudah melakukan koordinasi dan sebagainya," kata Rio, kepada Kompas.com, di Kantor DPP Nasdem, Senin (28/4/2014).

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keinginannya untuk bertemu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sinyal-sinyal yang diberikan SBY seolah mengisyaratkan keinginan Demokrat untuk membangun koalisi dengan PDI Perjuangan.

Rio mengatakan, Nasdem tak mempersoalkan jika Demokrat ingin bergabung dalam barisan koalisi PDI Perjuangan. Namun, ia mengingatkan, jangan ada syarat yang diajukan oleh Demokrat mau pun partai lain yang akan berkoalisi.

"Saya pikir koalisi ya tanpa syarat, jadi berkoalisi sekedar dukungan (untuk pilpres). Tapi sekali lagi, yang menentukan berkoalisi atau tidak itu PDI-P yang menentukan, karena mereka yang menjadi leader-nya," ujarnya.

Lebih jauh, ia mengatakan, koalisi yang dibangun Nasdem dan PDI Perjuangan sudah cukup untuk mengusung pasangan capres-cawapres. Pembicaraan koalisi dalam pemerintahan dan parlemen dapat kembali dilakukan setelah keluar hasil Pilpres.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Absen Sidang Etik Perdana

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Absen Sidang Etik Perdana

Nasional
Terbukti Selingkuh, Hakim Pengadilan Agama di Asahan Diberhentikan

Terbukti Selingkuh, Hakim Pengadilan Agama di Asahan Diberhentikan

Nasional
Dukung Program Prabowo-Gibran, Partai Buruh Minta Perppu Cipta Kerja Diterbitkan

Dukung Program Prabowo-Gibran, Partai Buruh Minta Perppu Cipta Kerja Diterbitkan

Nasional
Sidang Gugatan PDI-P Kontra KPU di PTUN Digelar Tertutup

Sidang Gugatan PDI-P Kontra KPU di PTUN Digelar Tertutup

Nasional
Hakim MK Berang KPU Tak Hadiri Sidang Sengketa Pileg, Tuding Tak Pernah Serius sejak Pilpres

Hakim MK Berang KPU Tak Hadiri Sidang Sengketa Pileg, Tuding Tak Pernah Serius sejak Pilpres

Nasional
PTUN Gelar Sidang Perdana PDI-P Kontra KPU Hari Ini

PTUN Gelar Sidang Perdana PDI-P Kontra KPU Hari Ini

Nasional
Profil Andi Gani, Tokoh Buruh yang Dekat dengan Jokowi Kini Jadi Staf Khusus Kapolri

Profil Andi Gani, Tokoh Buruh yang Dekat dengan Jokowi Kini Jadi Staf Khusus Kapolri

Nasional
Timnas Lawan Irak Malam Ini, Jokowi Harap Indonesia Menang

Timnas Lawan Irak Malam Ini, Jokowi Harap Indonesia Menang

Nasional
Peringati Hardiknas, KSP: Jangan Ada Lagi Cerita Guru Terjerat Pinjol

Peringati Hardiknas, KSP: Jangan Ada Lagi Cerita Guru Terjerat Pinjol

Nasional
Kekerasan Aparat dalam Peringatan Hari Buruh, Kontras Minta Kapolri Turun Tangan

Kekerasan Aparat dalam Peringatan Hari Buruh, Kontras Minta Kapolri Turun Tangan

Nasional
Menag Sebut Jemaah RI Akan Dapat 'Smart Card' Haji dari Pemerintah Saudi

Menag Sebut Jemaah RI Akan Dapat "Smart Card" Haji dari Pemerintah Saudi

Nasional
Sengketa Pileg, PPP Klaim Ribuan Suara Pindah ke Partai Garuda di Dapil Sumut I-III

Sengketa Pileg, PPP Klaim Ribuan Suara Pindah ke Partai Garuda di Dapil Sumut I-III

Nasional
Temui KSAD, Ketua MPR Dorong Kebutuhan Alutsista TNI AD Terpenuhi Tahun Ini

Temui KSAD, Ketua MPR Dorong Kebutuhan Alutsista TNI AD Terpenuhi Tahun Ini

Nasional
Jokowi Resmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Total Anggaran Rp 1,4 Triliun

Jokowi Resmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Total Anggaran Rp 1,4 Triliun

Nasional
Meneropong Kabinet Prabowo-Gibran, Menteri 'Triumvirat' dan Keuangan Diprediksi Tak Diisi Politisi

Meneropong Kabinet Prabowo-Gibran, Menteri "Triumvirat" dan Keuangan Diprediksi Tak Diisi Politisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com