Indonesia Kembali Kirim 1.040 Pasukan Perdamaian PBB - Kompas.com

Indonesia Kembali Kirim 1.040 Pasukan Perdamaian PBB

Ihsanuddin
Kompas.com - 17/07/2017, 20:14 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (17/7/2017).KOMPAS.com/IHSANUDDIN Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (17/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan kembali mengirim pasukan untuk mendukung misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pengiriman pasukan ini dibahas dalam rapat di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.

Rapat dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla dan diikuti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Rapat menyepakati Indonesia akan mengirim 1.040 pasukan pada tahun ini.

"Dalam waktu dekat mudah-mudahan tahun ini kita sudah menambah lagi deployment penambah pasukan kita," kata Retno usai rapat.

Retno mengatakan, 1.040 pasukan itu terdiri dari 1 batlayon komposit TNI yang jumlahnya 800 personel, 1 form police unit polri 140 personel dan 100 indivual police officer. Retno mengatakan, pengiriman pasukan ini membuat Indonesia menjadi negara terbesar yang mengirimkan pasukan perdamaian.

(Baca: Sempat Tertahan, Pasukan Perdamaian Polri di Sudan Pulang ke Tanah Air)

Sebelumnya, sudah ada 2.719 pasukan yang dikirim ke berbagai negara yang tengah berkonflik.

"Kalau kemudian dari 2.719 dan ditambahkan dengan deployment yang baru, yang tadi jumlahnya 1.040, maka kita sudah memenuhi 3.759 dari 4.000 yang sudah kita komitmenkan kepada PBB," ucap Retno.

Retno mengatakan, pasukan yang dikirim baik dari TNI atau pun polri akan menjalani sejumlah latihan terlebih dahulu. Biaya latihan akan ditanggung oleh PBB.

"Biayanya itu akan di-reimburse oleh PBB setiap 3 bulan. Jadi tidak akan maslaah untuk biayanya," kata dia.

PenulisIhsanuddin
EditorSabrina Asril
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM