Selasa, 2 September 2014

News / Nasional

Banjir Manado, Mensos Pastikan Bantuan Siap Disalurkan

Kamis, 16 Januari 2014 | 06:23 WIB
Kompas.com/Ronny Adolof Buol Cuaca buruk membuat Sulawesi Utara darurat bencana. Banjir dan tanah longsor terjadi hampir di semua wilayah.
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri memastikan stok bantuan untuk warga korban banjir bandang di Manado, Sulawesi Utara, siap disalurkan. Salim memperkirakan bantuan yang disiapkan Kemensos cukup untuk dua minggu.

"Makanan, pakaian untuk kebutuhan anak-anak dan perempuan, bufferstocknys cukup (untuk) dua minggu," kata Salim di Istana Negara, Rabu (15/1/2014) malam. Dia mengatakan, Kemensos memiliki gudang persediaan bahan bantuan yang dikelola bersama dengan pemerintah daerah.

Gudang tersebut tersebar di sejumlah titik yang rawan bencana. "Di setiap titik ini banyak banjir, longsor, itu sudah pasti kami kerja sama dengan pemerintah daerah," ujar Salim.

Kemensos, lanjut Salim, memiliki total anggaran Rp 400 miliar per tahun untuk bantuan korban bencana sekitar. "Itu fisik dan nonfisik, 80 persen berkaitan dengan fisik, (seperti) tenda, perahu karet, (dan) dapur umum," sambungnya.

Mengenai data terkini kondisi korban banjir Manado, Salim mengaku belum mendapatkan laporan. Seperti diberitakan sebelumnya, lebih dari 2.000 warga mengungsi akibat banjir bandang, longsor, dan gelombang tinggi yang melanda sekitar Manado, Rabu (15/1/2014). 

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 11 kecamatan terkena dampak banjir tersebut. Data sementara menunjukkan satu orang tewas tertimbun longsor dan sudah ditemukan, sementara satu orang hilang.

Adapun 10 rumah tertimbun longsor di Desa Kembes Satu, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Rabu (15/1/2014) sekitar pukul 11.55 Wita. Banjir bandang juga menghanyutkan dan merendam puluhan mobil.

Ketinggian banjir di bantaran sungai mencapai enam meter. Sementara itu, di kota, ketinggian air sekitar 1,5 meter. Banjir juga menyebabkan empat jembatan putus.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Icha Rastika
Editor : Palupi Annisa Auliani