Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saan-Pasek Dirotasi dari Komisi III, "Bersih-bersih" Loyalis Anas?

Kompas.com - 19/12/2013, 13:13 WIB
Sabrina Asril

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com — Dua anggota Komisi III DPR asal Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa dan Gede Pasek Suardika, digeser dari keanggotaannya di komisi yang menangani hukum itu. Rotasi keduanya memunculkan dugaan bagian dari "bersih-bersih" loyalis Anas yang dilakukan Fraksi Demokrat.

Pasek dan Saan membenarkan akan dirotasi. Pasek mengaku dirotasi ke Komisi IX dan berlaku pada masa sidang berikutnya, pada tahun 2014.

"Mulai masa sidang depan naik kelas menjadi Komisi IX," ujar Pasek, di Kompleks Parlemen, Kamis (19/12/2013).

Sementara Saan mengaku belum tahu akan dirotasi ke mana. Dia hanya menjelaskan bahwa surat rotasi fraksi sudah sampai ke pimpinan DPR. "Katanya sudah dikirim," ujar Saan.

Baik Pasek maupun Saan belum mengetahui penggantinya di Komisi III DPR. Mantan Ketua Umum DPP Demokrat Anas Urbaningrum melalui akun Twitter pribadinya, @anasurbaningrum, juga mengomentari rotasi kedua sahabatnya itu.

"Nah, @SaanMustopa kabarnya "naik kelas" ke Komisi 5, sedangkan @G_paseksuardika "lonjak kelas" ke Komisi 9," demikian Anas.

Menurut Anas, posisi Saan dan Pasek akan digantikan oleh Venna Melinda dan Zulkifli Anwar. Namun, kabar ini belum dapat dikonfirmasi ke pengurus Fraksi Partai Demokrat.

"Siapa pengganti @SaanMustopa dan @G_paseksuardika di Komisi 3? Venna Melinda dan Zulkifli Anwar," kata Anas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Minimalisasi Risiko Bencana Alam, DMC Dompet Dhuafa dan BNPB Tanam 1.220 Bibit Pohon di Bandung Barat

Minimalisasi Risiko Bencana Alam, DMC Dompet Dhuafa dan BNPB Tanam 1.220 Bibit Pohon di Bandung Barat

Nasional
Syaikhu Sebut Koalisi atau Oposisi Itu Kewenangan Majelis Syuro PKS

Syaikhu Sebut Koalisi atau Oposisi Itu Kewenangan Majelis Syuro PKS

Nasional
Jokowi Tak Lagi Dianggap Kader, PDI-P: Loyalitas Sangat Penting

Jokowi Tak Lagi Dianggap Kader, PDI-P: Loyalitas Sangat Penting

Nasional
PPP Buka Peluang Usung Sandiaga Jadi Cagub DKI

PPP Buka Peluang Usung Sandiaga Jadi Cagub DKI

Nasional
Soal Jokowi dan PDI-P, Joman: Jangan karena Beda Pilihan, lalu Dianggap Berkhianat

Soal Jokowi dan PDI-P, Joman: Jangan karena Beda Pilihan, lalu Dianggap Berkhianat

Nasional
Surya Paloh Buka Peluang Nasdem Usung Anies pada Pilkada DKI

Surya Paloh Buka Peluang Nasdem Usung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Dukung Prabowo-Gibran, Surya Paloh Sebut Nasdem Belum Dapat Tawaran Menteri

Dukung Prabowo-Gibran, Surya Paloh Sebut Nasdem Belum Dapat Tawaran Menteri

Nasional
PKS: Pak Anies Sudah Jadi Tokoh Nasional, Kasih Kesempatan Beliau Mengantarkan Kader Kami Jadi Gubernur DKI

PKS: Pak Anies Sudah Jadi Tokoh Nasional, Kasih Kesempatan Beliau Mengantarkan Kader Kami Jadi Gubernur DKI

Nasional
Soal Bertemu Prabowo, Sekjen PKS: Tunggu Saja, Nanti Juga Kebagian

Soal Bertemu Prabowo, Sekjen PKS: Tunggu Saja, Nanti Juga Kebagian

Nasional
Prabowo Absen dalam Acara Halalbihalal PKS

Prabowo Absen dalam Acara Halalbihalal PKS

Nasional
Joman: Jokowi Dukung Prabowo karena Ingin Penuhi Perjanjian Batu Tulis yang Tak Dibayar Megawati

Joman: Jokowi Dukung Prabowo karena Ingin Penuhi Perjanjian Batu Tulis yang Tak Dibayar Megawati

Nasional
Langkah Mahfud Membersamai Masyarakat Sipil

Langkah Mahfud Membersamai Masyarakat Sipil

Nasional
5 Smelter Terkait Kasus Korupsi Timah yang Disita Kejagung Akan Tetap Beroperasi

5 Smelter Terkait Kasus Korupsi Timah yang Disita Kejagung Akan Tetap Beroperasi

Nasional
Deretan Mobil Mewah yang Disita dalam Kasus Korupsi Timah, 7 di Antaranya Milik Harvey Moeis

Deretan Mobil Mewah yang Disita dalam Kasus Korupsi Timah, 7 di Antaranya Milik Harvey Moeis

Nasional
[POPULER NASIONAL] PKS Sebut Surya Paloh Main Cantik di Politik | Ganjar-Mahfud Dapat Tugas Baru dari Megawati

[POPULER NASIONAL] PKS Sebut Surya Paloh Main Cantik di Politik | Ganjar-Mahfud Dapat Tugas Baru dari Megawati

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com