Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Demo Buruh, Para Pangdam Diminta Siaga

Kompas.com - 25/10/2013, 17:00 WIB
Rahmat Fiansyah

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko menyatakan bahwa dirinya akan menyampaikan kepada para Panglima Kodam (Pangdam) di seluruh Indonesia untuk bersiaga. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi demo buruh yang akan berlangsung di berbagai daerah.

"Semua kekuatan yang ada di wilayah, saya sampaikan Pangdam supaya disiagakan," kata Moeldoko di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Moeldoko mengatakan pihaknya akan fokus pada beberapa titik rawan kericuhan yang kemungkinan terjadi akibat demo buruh. Beberapa titik tersebut yaitu Jakarta (Pangdam Jaya), Medan (Pangdam I/Bukit Barisan), Semarang (Pangdam IV/Diponegoro), dan Makassar (Pangdam VII/Wirabuana).

Mantan Pangdam Siliwangi tersebut juga menegaskan pihaknya akan mengedepankan cara-cara persuasif apabila terjadi kericuhan. Ia pun meminta agar proses demonstrasi berjalan dengan tertib sehingga tidak merugikan kepentingan masyarakat yang lebih luas.

"Kami akan berkoordinasi dengan Polri," ucapnya.

Seperti diwartakan, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana mendatangkan 3 juta buruh dari 20 provinsi dan 150 kabupaten untuk melakukan demo menuntut kenaikan upah. Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, demo tersebut juga akan diikuti oleh ratusan ribu perusahaan di 40 kawasan industri di seluruh Indonesia dan sekaligus akan menghentikan kegiatan produksinya, termasuk di pelabuhan pada 31 Oktober - 1 November 2013.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 5 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 5 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Sempat Berkelakar Hanif Dhakiri Jadi Menteri, Muhaimin Bilang Belum Ada Pembicaraan dengan Prabowo

Sempat Berkelakar Hanif Dhakiri Jadi Menteri, Muhaimin Bilang Belum Ada Pembicaraan dengan Prabowo

Nasional
PKS Janji Fokus Jika Gabung ke Prabowo atau Jadi Oposisi

PKS Janji Fokus Jika Gabung ke Prabowo atau Jadi Oposisi

Nasional
Gerindra Ungkap Ajakan Prabowo Buat Membangun Bangsa, Bukan Ramai-ramai Masuk Pemerintahan

Gerindra Ungkap Ajakan Prabowo Buat Membangun Bangsa, Bukan Ramai-ramai Masuk Pemerintahan

Nasional
PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

Nasional
ICW Sebut Alasan Nurul Ghufron Absen di Sidang Etik Dewas KPK Tak Bisa Diterima

ICW Sebut Alasan Nurul Ghufron Absen di Sidang Etik Dewas KPK Tak Bisa Diterima

Nasional
Nasdem Kaji Duet Anies-Sahroni di Pilkada Jakarta

Nasdem Kaji Duet Anies-Sahroni di Pilkada Jakarta

Nasional
PDI-P Tuding KPU Gelembungkan Perolehan Suara PAN di Dapil Kalsel II

PDI-P Tuding KPU Gelembungkan Perolehan Suara PAN di Dapil Kalsel II

Nasional
Demokrat Tak Ingin Ada 'Musuh dalam Selimut' di Periode Prabowo-Gibran

Demokrat Tak Ingin Ada "Musuh dalam Selimut" di Periode Prabowo-Gibran

Nasional
Maju di Pilkada Jakarta atau Jabar, Ridwan Kamil: 1-2 Bulan Lagi Kepastiannya

Maju di Pilkada Jakarta atau Jabar, Ridwan Kamil: 1-2 Bulan Lagi Kepastiannya

Nasional
Demokrat Harap Tak Semua Parpol Merapat ke Prabowo Supaya Ada Oposisi

Demokrat Harap Tak Semua Parpol Merapat ke Prabowo Supaya Ada Oposisi

Nasional
Bingung dengan Objek Gugatan PDI-P di PTUN, KPU Belum Tahu Mau Jawab Apa

Bingung dengan Objek Gugatan PDI-P di PTUN, KPU Belum Tahu Mau Jawab Apa

Nasional
Gugat Dewas ke PTUN hingga 'Judicial Review' ke MA, Wakil Ketua KPK: Bukan Perlawanan, tapi Bela Diri

Gugat Dewas ke PTUN hingga "Judicial Review" ke MA, Wakil Ketua KPK: Bukan Perlawanan, tapi Bela Diri

Nasional
Sengketa Pileg, PPP Klaim Suara Pindah ke Partai Lain di 35 Dapil

Sengketa Pileg, PPP Klaim Suara Pindah ke Partai Lain di 35 Dapil

Nasional
Pemerintah Akan Bangun Sekolah Aman Bencana di Tiga Lokasi

Pemerintah Akan Bangun Sekolah Aman Bencana di Tiga Lokasi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com