Minggu, 21 Desember 2014

News / Nasional

Anis Cium Aroma Kemenangan PKS pada Pemilu

Jumat, 8 Februari 2013 | 03:50 WIB

Terkait

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhamad Anis Matta mencium aroma kemenangan pada Pemilihan Umum 2014. Ia yakin partainya dapat mengatasi problem partai setelah Presiden PKS sebelumnya, Luthfi Hasan Ishaaq, ditetapkan sebagai tersangka kasus suap daging sapi impor.

"Saya mencium aroma kemenangan. Kami yakin akan mampu melewati critical moment, maksimal sampai April mendatang. Setelah itu, PKS akan take off," ujarnya saat menggelar roadshow konsolidasi akbar di Yogyakarta, Kamis (7/2/2013) malam.

Anis menyatakan, kasus yang membelit internal partai menjadi pelecut dalam memperbaiki tataran elite maupun kader partai. Untuk itu, PKS mengadakan roadshow yang diikuti 70 pimpinan dan anggota Dewan Pimpinan Pusat dengan tujuan mengumpulkan energi dalam melakukan perubahan besar ke depan.

"Masih ada 15 bulan sebelum Pemilu 2014. Saya pikir, waktu ini cukup untuk terus membangun konsolidasi di tingkat kader," ujar Anis optimistis.

Keseriusan dalam membangun soliditas partai pun ditunjukkan Anis dengan mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR. Anis akan fokus mengurus partai yang saat ini tengah limbung diterpa kasus suap dalam proyek pengadaan daging sapi impor. Adapun mengenai masalah hukum yang menjerat Luthfi, Anis menyerahkannya kepada tim profesional agar segera diselesaikan.

"Kami serahkan saja proses hukumnya, tidak ada masalah. Sekarang kami akan jalan terus dengan agenda-agenda yang ada. Kami pun relatif tidak punya waktu untuk bereaksi terhadap tudingan orang luar," katanya.

Ketua DPW PKS DIY Sukamta mengatakan, acara ini merupakan agenda akbar PKS DIY untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi seluruh kader dan simpatisan PKS DIY. Menyongsong Pemilu 2014, PKS kini giat membangun kekokohan dan kesolidan kader akar rumput.

"Ke depan, kerja-kerja besar akan banyak menyita waktu, tenaga, dan seluruh sumber daya. Konsolidasi ini dalam upaya menghimpun semangat untuk siap bekerja penuh memenangkan Pemilu 2014 yang sudah di depan mata," ujar Sukamta.

Ia mengatakan bahwa kunjungan Anis Matta sebagai presiden baru PKS setelah Luthfi mundur merupakan penguatan internal PKS atas guncangan tuduhan kasus suap baru-baru ini. Sukamta yakin partainya dapat meraih posisi tiga besar pada pemilu tahun depan.

Hari ini, Jumat (8/2/2013), konsolidasi kader akan dilakukan di Gedung Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta. Pada acara ini, Anis akan menyampaikan orasi politiknya di hadapan kader dan simpatisan. (Yaspen Martinus)


Editor : Laksono Hari W
Sumber: