KPK Segera Rekrut 30 Penyidik Baru - Kompas.com

KPK Segera Rekrut 30 Penyidik Baru

Sandro Gatra
Kompas.com - 19/09/2012, 18:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan, pihaknya saat ini tengah dalam proses seleksi penyidik independen. Untuk tahap awal, kata Abraham, KPK akan merekrut 30 penyidik independen atau diluar dari institusi yang selama ini menyediakan penyidik.

 

"Nanti akan berkembang untuk selanjutnya," kata Abraham seusai menghadiri rapat dengan Tim Pengawas Bank Century di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

 

Abraham mengatakan, proses rekrutmen itu dilakukan setelah ada rekomendasi dari Mahkamah Agung. Nantinya, kata dia, orang yang lulus seleksi akan mendapatkan pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan di MA.

 

Ketika disinggung penarikan 20 penyidik KPK oleh Kepolisian, menurut Abraham, peristiwa itu cukup menyedihkan lantaran akan mengganggu penanganan kasus, termasuk kasus Bank Century. Saat ini, jumlah penyidik KPK hanya sekitar 100 orang.

 

Abraham mengatakan, satu penyidik di KPK bisa menangani tiga kasus. Bahkan, ada penyidik yang memegang sampai 11 kasus sekaligus. Jika ditarik, kata dia, otomatis penanganan 11 kasus itu berjalan tertatih-tatih.

 

Dalam rapat timwas, Abraham mengapresiasi pernyataan Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo yang akan mengganti penyidik yang ditarik dengan penyidik terbaik. Namun, kata dia, penggantian itu tidak dapat menyelesaikan masalah seperti membalikkan telapak tangan lantaran penyidik baru itu tidak mungkin dapat memegang kasus yang tengah ditangani.

Perkembangan berita terkait penarikan penyidik dapat dibaca di "Polri Tarik Penyidik KPK"

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSandro Gatra
    EditorHindra
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

    Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

    Internasional
    Sandiaga: Kami Tak Mau 'Launching' Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

    Sandiaga: Kami Tak Mau "Launching" Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

    Megapolitan
    'Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun'

    "Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun"

    Megapolitan
    Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

    Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

    Internasional
    Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

    Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

    Megapolitan
    Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

    Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

    Nasional
    Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

    Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

    Internasional
    Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

    Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

    Megapolitan
    Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

    Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

    Internasional
    Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

    Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

    Regional
    PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

    PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

    Internasional
    Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

    Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

    Internasional
    Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

    Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

    Regional
    Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

    Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

    Internasional
    700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

    700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

    Megapolitan

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM