Juniver: Fitnah, Djoko Miliki Aset Puluhan Miliar - Kompas.com

Juniver: Fitnah, Djoko Miliki Aset Puluhan Miliar

Sandro Gatra
Kompas.com - 05/08/2012, 13:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka dugaan korupsi Inspektur Jenderal Djoko Susilo membantah memiliki aset hingga puluhan miliar rupiah berupa tanah dan bangunan di daerah Surakarta, Jawa Tengah. Begitu pula pendopo besar di Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Bantahan itu disampaikan pengacara Djoko, Juniver Girsang, ketika dihubungi, Minggu ( 5/8/2012 ). "Itu kami nyatakan hanya rumor belaka dan fitnah yang mendiskreditkan klien kami (Djoko)," kata Juniver.

Juniver mengatakan, ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendiskreditkan kliennya. Pihaknya meminta agar penyebutan adanya aset Djoko itu dibuktikan kebenarannya.

Menurut Juniver, kliennya dapat mempertanggungjawabkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK tahun 2010 . Dalam LHKPN itu, Djoko mengaku hanya memiliki kekayaan dengan total Rp 5,6 miliar. Juniver tak dapat memastikan apakah ada aset baru milik Djoko setelah laporan LHKPN itu.

Ketika dimintai tanggapan langkah KPK menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan mantan Kepala Korlantas Polri itu, Juniver mengatakan, KPK harus membuktikan dulu tindak pidana awal yang dilakukan Djoko.

"Buktikan dulu dugaan suapnya. Kan masih rumor (menerima suap) karena Djoko belum pernah diperiksa. Harus fair," pungkas Juniver.

Sebelumnya, koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman melaporkan ke KPK aset senilai Rp 40 miliar yang diduga milik Djoko. Aset yang dilaporkan tersebut berupa tanah dan bangunan seluas 5.000 meter persegi di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Surakarta.

Selain itu, seorang pembaca Kompas menelepon pada Rabu ( 1/8/2012 ) pagi, meminta wartawan mengecek rumah dengan pendopo besar yang disebut milik Djoko Susilo. Rumah besar itu terletak sekitar 3 kilometer dari Plaza Cibubur arah Terminal Leuwinanggung. Rumah dengan panjang hampir 150 meter dan lebar 80 meter di Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok, terlihat mencolok di tengah permukiman warga yang berimpitan di Jalan Jambia, di belakang kompleks rumah dengan pendopo itu.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisSandro Gatra
    EditorErlangga Djumena
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Sopir Kijang Korban Kecelakaan Tol Cawang Masih Dirawat di Ruang ICU

    Sopir Kijang Korban Kecelakaan Tol Cawang Masih Dirawat di Ruang ICU

    Megapolitan
    Hakim Ingin Lihat Rekaman Sidang Novanto di Pengadilan Tipikor, Sidang Praperadilan Diskors

    Hakim Ingin Lihat Rekaman Sidang Novanto di Pengadilan Tipikor, Sidang Praperadilan Diskors

    Nasional
    Warga Jatipadang Capek Rumahnya Digenangi Banjir, Minta Normalisasi

    Warga Jatipadang Capek Rumahnya Digenangi Banjir, Minta Normalisasi

    Megapolitan
    Hanya Sekali Bicara, Novanto Mengadu Tak Diberi Obat oleh Dokter

    Hanya Sekali Bicara, Novanto Mengadu Tak Diberi Obat oleh Dokter

    Nasional
    Fadli Zon Sebut Alasan Partai Gerindra Dukung Sudirman Said

    Fadli Zon Sebut Alasan Partai Gerindra Dukung Sudirman Said

    Nasional
    Soal Bayi yang Meninggal karena Ditolak Puskesmas, Ganjar Minta Administrasi Jangan Berbelit

    Soal Bayi yang Meninggal karena Ditolak Puskesmas, Ganjar Minta Administrasi Jangan Berbelit

    Regional
    Antisipasi Banjir Kiriman, Lima Pintu Air Dibuka di Manggarai

    Antisipasi Banjir Kiriman, Lima Pintu Air Dibuka di Manggarai

    Megapolitan
    KPK Ingin Tayangkan Sidang di Pengadilan Tipikor, Pengacara Novanto Keberatan

    KPK Ingin Tayangkan Sidang di Pengadilan Tipikor, Pengacara Novanto Keberatan

    Nasional
    Australia Rancang Aturan Cegah Pedofil Bepergian ke Luar Negeri

    Australia Rancang Aturan Cegah Pedofil Bepergian ke Luar Negeri

    Internasional
    Baku Pukul di Arena Polo Air

    Baku Pukul di Arena Polo Air

    Olahraga
    Ditanya Nama dan Umur oleh Hakim, Novanto Hanya Diam dan Menunduk

    Ditanya Nama dan Umur oleh Hakim, Novanto Hanya Diam dan Menunduk

    Nasional
    Cari Solusi Banjir Jakarta, Gubernur Anies Akan Panggil Pakar

    Cari Solusi Banjir Jakarta, Gubernur Anies Akan Panggil Pakar

    Megapolitan
    Menlu AS: Kami Siap Berdiskusi dengan Korut Tanpa Prasyarat

    Menlu AS: Kami Siap Berdiskusi dengan Korut Tanpa Prasyarat

    Internasional
    Jokowi Akan Beri Penghargaan untuk Kepala Polisi Malaysia, Singapura, Filipina

    Jokowi Akan Beri Penghargaan untuk Kepala Polisi Malaysia, Singapura, Filipina

    Nasional
    Kata Dokter, kalau Tak Bisa Bicara, Novanto Seharusnya Tak Bisa Jalan

    Kata Dokter, kalau Tak Bisa Bicara, Novanto Seharusnya Tak Bisa Jalan

    Nasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM