Rabu, 3 September 2014

News / Nasional

DPR: Kinerja Menpora Tidak Memuaskan

Kamis, 31 Mei 2012 | 01:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Dewan Perwakilan Rakyat RI menilai kinerja Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng tidak memuaskan sejak masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu II. Hal ini terlihat dengan adanya dua kasus dugaan korupsi megaproyek. Di antaranya, kasus korupsi wisma atlet di Palembang, Sumatera Selatan; dan dugaan korupsi proyek Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"Sangat tidak memuaskan. Apalagi, berkali-kali, Pak Menteri minta batalkan rapat dan sebagainya. Itu membuat pekerjaan kita jadi tertumpuk-tumpuk," kata anggota DPR RI, Dedi Gumelar, Jakarta, Rabu (30/5/2012).

Dedi juga menilai dari sisi manajerial, Andi kurang menunjukkan sifat kepemimpinannya di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Ia mencontohkan persiapan SEA Games tahun lalu yang menurutnya menunjukkan banyak cacat, terutama masalah anggaran.

"Dari sisi manajerialnya kurang. Mungkin inilah kenapa terjadi juga masalah di Hambalang karena fungsi kontrolnya tidak berjalan. Jadi, ini persoalan ada pada manajemen dan leadership yang ada di situ," ungkapnya.

Seperti diketahui, selain kritik soal kepemimpinannya, Andi juga dituding terlibat kasus dugaan korupsi. Sejak dua kasus dugaan korupsi proyek di Kemenpora mencuat, nama Andi pun ikut tercoreng sebagai seorang menteri. Mantan juru bicara presiden ini dituding rekan separtainya di Demokrat, Muhammad Nazaruddin, sebagai orang yang turut menikmati hasil korupsi proyek.

Andi membantah hal tersebut. Saat ini ia hanya dipanggil sebagai saksi atas dua kasus yang ditangani KPK tersebut.


Penulis: Maria Natalia
Editor : Erlangga Djumena