Jumat, 25 April 2014

News / Nasional

Evakuasi Korban Sukhoi Ditargetkan Selesai Besok Pagi

Kamis, 10 Mei 2012 | 14:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim SAR gabungan sudah mencapai lokasi penemuan puing-puing pesawat di kawasan Batu Tapak, Cidahu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (10/5/2012) siang. Di sana, tim menemukan korban tewas, kendati belum bisa memastikan identitas dan jumlahnya. Perwakilan Humas Basarnas, Gagah Prakoso, menuturkan bahwa proses evakuasi akan sesegera mungkin dilakukan.

"Sore ini paling tidak sudah ada korban yang kami bawa turun," ujar Gagah, Kamis di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma. Tim SAR menargetkan proses evakuasi akan selesai besok pagi dan langsung diterbangkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma untuk selanjutnya dibawa ke RS Polri Sukanto.

Proses evakuasi, kata Gagah, juga terkendala kabut. Dia mengatakan, hambatan kabut terjadi pada sore hari. Namun, kabut akan menipis saat pagi hari. "Mudah-mudahan cuaca mendukung. Kami fokus dulu cari korban dan evakuasi. Kalau soal kecelakaan, itu jadi tugas KNKT," ucap Gagah.

Sebelumnya, pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor penerbangan RA 36801 hilang kontak pada koordinat 06° 43' 08" Lintang Selatan dan 106° 43' 15" Bujur Timur. Koordinat itu diperkirakan dekat Cidahu, Gunung Salak.

Penerbangan yang dilakukan pesawat milik Rusia tersebut merupakan bagian dari demonstrasi penerbangan yang diselenggarakan oleh PT Trimarga Rekatama. Perusahaan tersebut merupakan agen yang memperkenalkan pesawat Sukhoi kepada perusahaan penerbangan di Indonesia.

Pesawat melakukan penerbangan sebanyak dua kali. Penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Palabuhan Ratu pukul 12.00 WIB dengan penumpang pebisnis di bidang penerbangan. Setelah terbang 35 hingga 45 menit, pesawat pun kembali ke Halim Perdanakusuma dalam kondisi selamat.

Penerbangan kedua dilakukan pada pukul 14.12 WIB dengan mengangkut 45 orang. Delapan orang di antaranya merupakan awak pesawat warga Rusia. Penumpang lainnya dari media massa dan utusan perusahaan di bidang penerbangan.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Heru Margianto