Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Nasional

Angie Sebaiknya Bekerja Sama Bongkar Kasusnya

Rabu, 2 Mei 2012 | 06:22 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Angelina Sondakh atau Angie, tersangka kasus suap wisma atlet SEA Games dan proyek di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diharapkan bisa menjadi justice collaborator atau pelaku kejahatan yang mau bekerja sama untuk membongkar kasusnya.

Jika dia bersedia, maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendaknya juga memberikan jaminan keamanan serta meringankan tuntutan hukum atas anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI itu.

"Keterbukaan KPK kepada Angie untuk menjadi justice collaborator merupakan tawaran yang menarik. Kerja sama Angie akan menjadi kunci penting untuk membongkar korupsi politik dalam kasus suap wisma atlet SEA Games dan proyek sarana pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata anggota Badan Pekerja Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, di Jakarta, Selasa (1/5/2012).

KPK telah menetapkan Angelina Sondakh sebagai tersangka dalam kasus suap wisma atlet SEA Games dan proyek pengadaan pembangunan fasilitas sarana pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu kini menjadi tahanan KPK.

KPK menyatakan terbuka jika Angie mau menjadi justice collaborator. KPK berjanji memperingan tuntutan hukum terhadapnya.

"Angie punya posisi penting sehingga bisa menjadi kunci untuk mengungkap keterlibatan aktor-aktor lain dalam dua kasusnya. Tanpa kerja samanya sebagai justice collaborator, maka sulit untuk membuka jejaring mafia anggaran, baik yang melibatkan anggota DPR RI maupun partai politik," katanya.

Tawaran ini juga baik bagi Angie karena memberikan peluang bagi dia untuk membantu membongkar kasus sekaligus mengurangi ancaman hukumannya. Jika kesempatan itu tak diambil, maka politisi Partai Demokrat itu merugi karena tuntutan kepadanya bisa dibuat berlapis sehingga hukumannya lebih berat. Namun, keputusan akhirnya terpulang kepada Angie.

"Kalau mau bekerja sama, dia dapat penghargaan dengan keringanan hukuman dan dakwaan. Selain itu, KPK perlu bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk menjamin keamanan Angie dan keluarganya," katanya.

Soal jaminan keamanan bagi Angie dan keluarganya, hal itu penting karena pihak-pihak yang ingin Angie bungkam kemungkinan juga menawarkan hal serupa. 


Penulis: Ilham Khoiri
Editor : Robert Adhi Ksp