Jumat, 25 Juli 2014

News / Nasional

KPK Antisipasi Pertemuan Angelina dan Mindo di Rutan

Minggu, 29 April 2012 | 23:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengambil langkah antisipasi, jika terjadi hal yang tak diinginkan menyangkut bertemu kembalinya Mindo Rosalina Manulang dengan Angelina Sondakh.

Selama ini kesaksian Mindo selalu menyebutkan adanya percakapan melalui blackberry messenger (BBM) dengan Angelina. Percakapan tersebut berisi permintaan sejumlah uang oleh Angelina, dengan menggunakan kode apel malang dan apel washington.

Kesaksian Mindo ini mengungkap bukti awal keterlibatan Angelina dalam kasus suap wisma atlet.

Namun saat bersaksi di persidangan dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin, Angelina membantah pernah berkomunikasi dengan Mindo melalui BBM. Bahkan Angelina mengaku belum memiliki blackberry setidaknya hingga akhir tahun 2010.

Kini, Angelina dipertemukan kembali dengan Mindo, saat keduanya menghuni Rutan Salemba Cabang KPK. Ruang tahanan yang dihuni keduanya terletak di basement Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Rutan KPK ini memiliki tiga sel, masing-masing berukuran 3,1 meter x 3,5 meter. Dengan ruangan tahanan sesempit itu, dipastikan Angelina maupun Mindo setidaknya bisa saling bersitatap.

"KPK sudah memikirkan itu. Kami sudah mengantisipasi dari jauh hari, ketika memutuskan menempatkan Angelina di sana," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di Jakarta, Minggu (29/4/2012) ini.

Menurut Bambang, salah satu antisipasi yang dilakukan KPK dengan mempertimbangkan status Mindo, sebagai salah satu saksi yang dilindungi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Mindo itu berada dalam perlindungan LPSK, dan sekarang berada di tempat kami. Kami harus pertimbangkan itu juga," katanya.

Untuk itulah, menurut Bambang, KPK juga telah meminta bantuan pengamanan dari Kepolisian Republik Indonesia. "Sudah ada polwan (polisi wanita) yang dikirim untuk mengamankan," kata Bambang.


Penulis: Khaerudin
Editor : Agus Mulyadi