Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PKS Tak Mengerti Alasan Luthfi Nikahi Darin

Kompas.com - 25/06/2013, 16:45 WIB
Indra Akuntono

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara PKS, Mardani Ali Sera, mengaku tidak tahu alasan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menikahi Darin Mumtazah. Menurutnya, ada mekanisme di internal partai bila seorang kader ingin menikah atau berpoligami.

Anggota Komisi I DPR ini menjelaskan, seluruh kader PKS harus memiliki prinsip dalam menjalani kehidupan sosial di tengah masyarakat. Prinsip tersebut terkait dengan moralitas tinggi yang harus diemban. Singkatnya, kader PKS harus menjadi teladan, terlebih pejabat tinggi partai.

"Kami tidak tahu landasan pemikiran Pak Luthfi (menikahi Darin)," kata Mardani, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Mardani menyampaikan, Darin tidak pernah diikutsertakan Luthfi dalam kegiatan partai. Di PKS, ada wadah tersendiri bagi para istri kader PKS, bernama Liqo. Liqo memiliki banyak kegiatan, termasuk pengajian. "Jadi kita punya prinsip. Kader saja punya prinsip moral lebih tinggi ketimbang orang biasa. Pimpinan atau qiyadah lebih utama ketimbang kader, harus punya prinsip yang lebih ketat," ujarnya.

Seperti diketahui, orangtua Darin, Ziad, dalam kesaksian di persidangan Tindak Pidana Korupsi, Senin (24/6/2013), menyatakan pernikahan Darin dengan Luthfi terjadi pada akhir Juni 2012 di Jakarta. Saat itu, usia Darin baru menginjak 18 tahun.

Jaksa penuntut umum menyatakan bahwa selain Darin, Luthfi telah memiliki dua istri lainnya. Istri pertama Luthfi adalah Sutiana Astika, dan yang kedua, Lusi Tiarani. Dari pernikahan dengan Sutiana, Luthfi punya 12 anak. Adapun dengan Lusi memiliki tiga anak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Besok, Joice Triatman dan Pegawai di Nasdem Tower Jadi Saksi di Sidang SYL

    Besok, Joice Triatman dan Pegawai di Nasdem Tower Jadi Saksi di Sidang SYL

    Nasional
    Bongkar Aliran Uang, KPK Bakal Hadirkan Istri, Anak dan Cucu SYL di Persidangan

    Bongkar Aliran Uang, KPK Bakal Hadirkan Istri, Anak dan Cucu SYL di Persidangan

    Nasional
    Megawati: Posisi Politik PDI-P Selama Ini Diputuskan dalam Kongres Partai

    Megawati: Posisi Politik PDI-P Selama Ini Diputuskan dalam Kongres Partai

    Nasional
    Soal Jatah Menteri untuk Demokrat, Wasekjen: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo...

    Soal Jatah Menteri untuk Demokrat, Wasekjen: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo...

    Nasional
    Rekomendasi Rakernas Kelima PDI-P, Megawati Diminta Kesediaannya untuk Kembali Jadi Ketum

    Rekomendasi Rakernas Kelima PDI-P, Megawati Diminta Kesediaannya untuk Kembali Jadi Ketum

    Nasional
    Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

    Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

    Nasional
    Megawati: Ada yang Lama Ikut Katanya Ibu Menghina Sebut Kader, Tahulah Siapa...

    Megawati: Ada yang Lama Ikut Katanya Ibu Menghina Sebut Kader, Tahulah Siapa...

    Nasional
    Pengamat: Permintaan Maaf PDI-P Atas Kadernya yang Melanggar Konstitusi untuk Tunjukkan Sikap Legowo

    Pengamat: Permintaan Maaf PDI-P Atas Kadernya yang Melanggar Konstitusi untuk Tunjukkan Sikap Legowo

    Nasional
    Megawati: Sekarang Tuh Hukum Versus Hukum, Terjadi di MK, KPK, KPU

    Megawati: Sekarang Tuh Hukum Versus Hukum, Terjadi di MK, KPK, KPU

    Nasional
    Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP

    Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP

    Nasional
    Ditinggal Jokowi, PDI-P Disebut Bisa Menang Pileg karena Sosok Megawati

    Ditinggal Jokowi, PDI-P Disebut Bisa Menang Pileg karena Sosok Megawati

    Nasional
    Rakernas V PDI-P Rekomendasikan ke Fraksi DPR Dorong Kebijakan Legislasi Tingkatkan Kualitas Demokrasi Pancasila

    Rakernas V PDI-P Rekomendasikan ke Fraksi DPR Dorong Kebijakan Legislasi Tingkatkan Kualitas Demokrasi Pancasila

    Nasional
    Ganjar Yakin Megawati Sampaikan Sikap Politik PDI-P untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran Saat Kongres Partai

    Ganjar Yakin Megawati Sampaikan Sikap Politik PDI-P untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran Saat Kongres Partai

    Nasional
    Persiapan Peluncuran GovTech Makin Matang, Menteri PANRB: Langkah Akselerasi Transformasi Digital Indonesia

    Persiapan Peluncuran GovTech Makin Matang, Menteri PANRB: Langkah Akselerasi Transformasi Digital Indonesia

    Nasional
    Megawati Minta Krisdayanti Buatkan Lagu 'Poco-Poco Kepemimpinan', Sindir Pemimpin Maju Mundur

    Megawati Minta Krisdayanti Buatkan Lagu "Poco-Poco Kepemimpinan", Sindir Pemimpin Maju Mundur

    Nasional
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com