Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 25 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Kompas.com - 22/05/2024, 02:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com – Tanggal 25 Mei 2024 jatuh pada hari Sabtu. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Tiroid Sedunia.

Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini. Berikut beberapa peringatan yang jatuh pada 25 Mei 2024.

Hari Tiroid Sedunia

Tanggal 25 Mei 2024 diperingati sebagai Hari Tiroid Sedunia.

Hari yang dikenal sebagai World Thyroid Day ini merupakan inisiasi dari anggota Federasi Tiroid Internasional pada tahun 25 Mei 2007. 

Tanggal 25 Mei dipilih karena menghormati kelahiran European Thyroid Association (ETA) yang dibentuk pada tanggal 25 Mei 1965. ETA merupakan pelopor Hari Tiroid Sedunia.

Pada tanggal ini semua federasi Thyroid Association (ATA), bekerja sama dengan European Thyroid Association, Asia & Oceania Thyroid Association dan Latin American Thyroid Society melakukan kegiatan untuk mengkampanyekan segala sesuatu tentang tiroid.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang mempengaruhi setiap sel, jaringan, dan organ dalam tubuh. Meskipun dianggap kecil namun hormon tiroid berperan besar bagi tubuh karena dapat mengatur metabolisme tubuh serta memengaruhi fungsi penting tubuh, seperti tingkat energi dan detak jantung.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi kekurangan yodium sebagai penyebab kerusakan otak yang paling umum namun mudah dicegah.

Selain kekurangan yodium, timbulnya masalah tiroid juga lebih besar muncul pada wanita hamil. 

Hari Global Afrika

Tanggal 25 Mei 2024 ini juga ada peringatan Hari Global Afrika. Tujuannya untuk mempersatukan negara-negara di Afrika. 

Tanggal 25 dipilih karena bertepatan dengan berdirinya African Union (AU) yang diawali dengan terbentuknya Organisation of African Unity (OAU) pada tanggal 25 Mei 1963 di Addis Ababa, Ethiopia.

OAU awalnya beranggotakan 32 negara merdeka.

Sementara itu awal Hari Pembebasan Afrika atau Hari Kebebasan Afrika diperingati di Ethiopia, Afrika Selatan, dan Ghana pada tanggal 15 April 1958, setelah Konferensi Negara-Negara Afrika Merdeka yang pertama.

Melansir situs Kemenlu RI, pada tahun 1990-an para pemimpin Afrika membicarakan mengenai perlunya mengubah bentuk OAU untuk dapat merefleksikan tantangan-tantangan dalam dunia yang berubah.

Pembentukan AU telah bergeser dari fokus untuk mendukung pembebasan dari kolonialisme dan apartheid menjadi ujung tombak bagi pembangunan dan persatuan Afrika.

Baca juga: Mengapa Benua Afrika Dikenal sebagai A Land of Great Diversity

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nilai Putusan Bebas Gazalba Janggal, Ketua KPK: Bau Anyir Semua Orang Bisa Cium, Apalagi KPK

Nilai Putusan Bebas Gazalba Janggal, Ketua KPK: Bau Anyir Semua Orang Bisa Cium, Apalagi KPK

Nasional
Gerindra Pastikan Prabowo Bakal Serius Wujudkan Swasembada Pangan-Makan Bergizi Gratis, Bukan Cuma Militer

Gerindra Pastikan Prabowo Bakal Serius Wujudkan Swasembada Pangan-Makan Bergizi Gratis, Bukan Cuma Militer

Nasional
PKS Ingin Tutup Peluang Cawagub Anies Berasal dari PDI-P

PKS Ingin Tutup Peluang Cawagub Anies Berasal dari PDI-P

Nasional
Komnas HAM Sebut Afif Maulana Diduga Ditendang Polisi, Akibatnya 5 Tulang Rusuk Patah

Komnas HAM Sebut Afif Maulana Diduga Ditendang Polisi, Akibatnya 5 Tulang Rusuk Patah

Nasional
KPK Minta Pengadilan Tipikor Ganti Majelis Hakim yang Sidangkan Lagi Kasus Gazalba Saleh

KPK Minta Pengadilan Tipikor Ganti Majelis Hakim yang Sidangkan Lagi Kasus Gazalba Saleh

Nasional
Diusung Jadi Cawagub Anies, Sohibul Ngaku Tak Takut Lawan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta

Diusung Jadi Cawagub Anies, Sohibul Ngaku Tak Takut Lawan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta

Nasional
Kemenko Polhukam Jadwalkan Audiensi dengan Pihak Pegi Setiawan

Kemenko Polhukam Jadwalkan Audiensi dengan Pihak Pegi Setiawan

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Sumbar Transparan Soal Penyebab Kematian Afif Maulana

Komnas HAM Minta Polda Sumbar Transparan Soal Penyebab Kematian Afif Maulana

Nasional
Belajar dari 'Ransomware' PDN, Pakar: Sektor Kritikal Baiknya Diisi Profesional

Belajar dari "Ransomware" PDN, Pakar: Sektor Kritikal Baiknya Diisi Profesional

Nasional
Menkeu Segera Terbitkan Aturan 'Anti-dumping' untuk Lindungi Industri Tekstil

Menkeu Segera Terbitkan Aturan "Anti-dumping" untuk Lindungi Industri Tekstil

Nasional
Urusan Politik Dianggap Kerap Bikin Rumit Pengelolaan Siber Indonesia

Urusan Politik Dianggap Kerap Bikin Rumit Pengelolaan Siber Indonesia

Nasional
Budi Arie Akui Sejumlah Pegawai Kemenkominfo Jadi Pemain Judi Online

Budi Arie Akui Sejumlah Pegawai Kemenkominfo Jadi Pemain Judi Online

Nasional
Sohibul Iman Siap Dampingi Anies Bertarung pada Pilkada Jakarta

Sohibul Iman Siap Dampingi Anies Bertarung pada Pilkada Jakarta

Nasional
Soal Kemungkinan Anies dan Ganjar Diangkat jadi Menteri Prabowo, Gerindra Angkat Bicara

Soal Kemungkinan Anies dan Ganjar Diangkat jadi Menteri Prabowo, Gerindra Angkat Bicara

Nasional
Polri Diminta Gelar Kampanye Pencegahan Kejahatan Siber, Termasuk Judi 'Online'

Polri Diminta Gelar Kampanye Pencegahan Kejahatan Siber, Termasuk Judi "Online"

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com