Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Harap Timnas Indonesia Cetak Banyak Gol Lawan Yordania Malam Ini

Kompas.com - 21/04/2024, 22:53 WIB
Fika Nurul Ulya,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berharap Timnas Indonesia mampu mencetak gol sebanyak-banyaknya dalam laga pamungkas Grup A Piala Asia U-23 2024.

Diketahui, pertandingan Indonesia vs Yordania bakal berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Minggu (21/4/2024) pukul 22.30 WIB.

"Kita mendoakan semuanya, berdoa bersama-sama agar Timnas kita, Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia betul-betul bisa menguasai lapangan," kata Jokowi saat memberikan keterangan usai bermain sepak bola di Gorontalo, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (21/4/2024).

Ia pun berharap Timnas tidak mendapatkan kartu merah dalam laga malam nanti.

Baca juga: Timnas U23 Indonesia Vs Yordania: 3.000 Suporter Dukung Langsung Garuda

"Bisa membuat gol sebanyak-banyaknya, enggak ada kartu merah," tuturnya lagi.

Lebih lanjut Kepala Negara menyebut, semua hal harus dipersiapkan dalam pertandingan melawan Yordania. Termasuk kata dia, strategi bermain hingga kondisi tubuh yang maksimal.

"Harus disiapkan. Semua disiapkan, strateginya dibangun, pemainnya kondisinya fit semuanya, skillnya juga baik," jelas Jokowi.

Jokowi sendiri menyempatkan bermain bola dengan beberapa anak-anak di Gorontalo pada sore tadi.

Ia berseloroh, pertandingan ini sebagai ajang persiapan untuk mendukung timnas Indonesia di laga melawan Yordania yang akan digelar di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa, Qatar.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

"Insya Allah persiapan sore hari ini di Gorontalo akan berimbas pada pertandingan di Doha, Qatar antara timnas Indonesia dan Yordania,” jelasnya.

Sebagai informasi, untuk sementara, tim Garuda Muda bertengger di posisi kedua klasemen grup A dengan poin 3 dari dua pertandingan.

Pada pertandingan pertama, tim asuhan Shin Tae-yong tersebut kalah 0-2 melawan tuan rumah Qatar, lalu menang 1-0 melawan Australia pada pertandingan kedua.

Indonesia minimal membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya, sementara Yordania wajib menang atas Indonesia jika ingin melaju ke fase berikutnya. Tuan rumah Qatar telah memastikan diri lolos ke babak berikutnya setelah mengantongi nilai 6 dari dua pertandingan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Momen Jokowi Sambut para Pemimpin Delegasi di KTT World Water Forum

Momen Jokowi Sambut para Pemimpin Delegasi di KTT World Water Forum

Nasional
Buka WWF Ke-10 di Bali, Jokowi Singgung 500 Juta Petani Kecil Rentan Kekeringan

Buka WWF Ke-10 di Bali, Jokowi Singgung 500 Juta Petani Kecil Rentan Kekeringan

Nasional
Klarifikasi Harta, KPK Panggil Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta

Klarifikasi Harta, KPK Panggil Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta

Nasional
Kematian Janggal Lettu Eko, Keluarga Surati Panglima TNI hingga Jokowi, Minta Otopsi dan Penyelidikan

Kematian Janggal Lettu Eko, Keluarga Surati Panglima TNI hingga Jokowi, Minta Otopsi dan Penyelidikan

Nasional
Presiden Joko Widodo Perkenalkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hadapan Tamu Internasional WWF Ke-10

Presiden Joko Widodo Perkenalkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hadapan Tamu Internasional WWF Ke-10

Nasional
Hadiri Makan Malam WWF Ke-10, Puan Disambut Hangat Jokowi sebagai Penyelenggara

Hadiri Makan Malam WWF Ke-10, Puan Disambut Hangat Jokowi sebagai Penyelenggara

Nasional
Harkitnas 2024, Jokowi: Mari Bersama Bangkitkan Nasionalisme

Harkitnas 2024, Jokowi: Mari Bersama Bangkitkan Nasionalisme

Nasional
Revisi UU Penyiaran: Demokrasi di Ujung Tanduk

Revisi UU Penyiaran: Demokrasi di Ujung Tanduk

Nasional
Gugat KPK, Sekjen DPR Protes Penyitaan Tas 'Montblanc' Isi Uang Tunai dan Sepeda 'Yeti'

Gugat KPK, Sekjen DPR Protes Penyitaan Tas "Montblanc" Isi Uang Tunai dan Sepeda "Yeti"

Nasional
Bongkar Dugaan Pemerasan SYL, KPK Hadirkan Dirjen Perkebunan Kementan Jadi Saksi

Bongkar Dugaan Pemerasan SYL, KPK Hadirkan Dirjen Perkebunan Kementan Jadi Saksi

Nasional
Tiga Menteri Koordinasi untuk Tindak Gim Daring Mengandung Kekerasan

Tiga Menteri Koordinasi untuk Tindak Gim Daring Mengandung Kekerasan

Nasional
Gugat KPK, Indra Iskandar Persoalkan Status Tersangka Korupsi Pengadaan Kelengkapan Rumah Jabatan DPR

Gugat KPK, Indra Iskandar Persoalkan Status Tersangka Korupsi Pengadaan Kelengkapan Rumah Jabatan DPR

Nasional
Momen Presiden Jokowi Jamu Santap Malam dengan Delegasi KTT WWF Ke-10 di GWK

Momen Presiden Jokowi Jamu Santap Malam dengan Delegasi KTT WWF Ke-10 di GWK

Nasional
Sudah Diingatkan Malu kalau Kalah, Anies Tetap Pertimbangkan Serius Pilkada DKI Jakarta

Sudah Diingatkan Malu kalau Kalah, Anies Tetap Pertimbangkan Serius Pilkada DKI Jakarta

Nasional
Kejanggalan Kematian Prajurit Marinir Lettu Eko Ketika Bertugas di Papua...

Kejanggalan Kematian Prajurit Marinir Lettu Eko Ketika Bertugas di Papua...

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com