Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi dan Surya Paloh Kembali Bertemu Kemarin Pagi, Ini yang Dibicarakan

Kompas.com - 21/04/2024, 11:45 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Abdul Haris Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh kembali bertemu dan saling berbincang, pada Sabtu (20/4/2024).

Hal tersebut diungkapkan oleh Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni. Momen Jokowi dan Surya Paloh bertemu pun diunggah oleh Sahroni dalam postingan di Instagram pribadinya @ahmadsahroni88.

"(Jokowi dan Surya Paloh bertemu) acara akad nikah anaknya Pak Bamsoet (Ketua MPR Bambang Soesatyo) kemarin pagi di Hotel Mulia," kata Sahroni kepada Kompas.com, Minggu (21/4/2024).

Baca juga: Airlangga Sebut Surya Paloh Berencana Hadiri Halalbihalal Golkar, tapi Tidak Jadi

Sahroni lantas menyampaikan isi obrolan antara Kepala Negara dan pimpinan Partai Nasdem itu.

Ia bisa menyampaikan karena turut mendampingi keduanya saat berbincang. Rupanya keduanya membicarakan soal makanan.

"Kemarin becandaaan tentang makanan enak yang Pak Presiden enggak bisa makan karena waktunya beliau sangat padat," ujar Sahroni.

Wakil Ketua Komisi III DPR ini menuturkan, Surya Paloh lantas bercanda kepada Presiden dengan mengajaknya makan.

Surya Paloh menyebut bahwa makanan yang dihidangkan terasa sedap sehingga Jokowi harus makan dahulu.

Baca juga: Surya Paloh Gelar Open House, Terbuka untuk Siapa Saja

"Jadi, Pak Surya becandain Pak Presiden, 'Hayo, Pak Presiden makan dulu, ini makanan enak semuanya," cerita Sahroni menirukan ucapan Surya Paloh pada Jokowi.

Sebagai informasi, pertemuan tokoh politik pasca-Pilpres 2024 semakin dinantikan banyak pihak.

Belakangan, beredar kabar bahwa calon presiden pemenang Pilpres 2024 Prabowo Subianto bakal bertemu Ketua Umum PDI-P sekaligus Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.

Selain Prabowo, Presiden Joko Widodo juga dikabarkan berencana bertemu Megawati.

Namun hingga kini, pertemuan tokoh politik itu belum juga terlaksana.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Singgung Kenaikan Tukin, Jokowi Minta BPKP Bekerja Lebih Baik

Singgung Kenaikan Tukin, Jokowi Minta BPKP Bekerja Lebih Baik

Nasional
Kembangkan Energi Terbarukan di RI dan Internasional, Pertamina NRE Gandeng Masdar

Kembangkan Energi Terbarukan di RI dan Internasional, Pertamina NRE Gandeng Masdar

Nasional
MK Tolak Gugatan PPP soal Perpindahan 21.000 Suara ke Partai Garuda di 4 Dapil

MK Tolak Gugatan PPP soal Perpindahan 21.000 Suara ke Partai Garuda di 4 Dapil

Nasional
Paparkan Hasil Forum Parlemen WWF, Puan Sebut Isu Air Akan Jadi Agenda Prioritas

Paparkan Hasil Forum Parlemen WWF, Puan Sebut Isu Air Akan Jadi Agenda Prioritas

Nasional
MK Tolak Gugatan PPP Terkait Hasil Pileg Dapil Jabar

MK Tolak Gugatan PPP Terkait Hasil Pileg Dapil Jabar

Nasional
Sidang Asusila Ketua KPU, Anggota Komnas HAM dan Perempuan Jadi Ahli

Sidang Asusila Ketua KPU, Anggota Komnas HAM dan Perempuan Jadi Ahli

Nasional
Belanja Negara Makin Besar, Jokowi Minta BPKP Inovasi Gunakan Teknologi Digital

Belanja Negara Makin Besar, Jokowi Minta BPKP Inovasi Gunakan Teknologi Digital

Nasional
Pegawai Protokol Kementan hingga Pihak Swasta Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi SYL

Pegawai Protokol Kementan hingga Pihak Swasta Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi SYL

Nasional
Ketua KPK Ogah Tanggapi Masalah Ghufron Laporkan Dewas ke Bareskrim

Ketua KPK Ogah Tanggapi Masalah Ghufron Laporkan Dewas ke Bareskrim

Nasional
KPU Sebut Upaya PPP Tembus Parlemen Kandas Sebab Gugatan Banyak Ditolak MK

KPU Sebut Upaya PPP Tembus Parlemen Kandas Sebab Gugatan Banyak Ditolak MK

Nasional
Dugaan Rayu PPLN, Ketua KPU Hadiri Sidang DKPP Bareng Korban

Dugaan Rayu PPLN, Ketua KPU Hadiri Sidang DKPP Bareng Korban

Nasional
Jokowi Ingatkan BPKP untuk Cegah Penyimpangan, Bukan Cari Kesalahan

Jokowi Ingatkan BPKP untuk Cegah Penyimpangan, Bukan Cari Kesalahan

Nasional
Indonesia Jadi Tuan Rumah WWF 2024, Fahira Idris Paparkan Strategi Hadapi Tantangan SDA

Indonesia Jadi Tuan Rumah WWF 2024, Fahira Idris Paparkan Strategi Hadapi Tantangan SDA

Nasional
Asa PPP Tembus Parlemen Jalur MK di Ambang Sirna

Asa PPP Tembus Parlemen Jalur MK di Ambang Sirna

Nasional
Ingatkan BPKP Jangan Cari-cari Kesalahan, Jokowi: Hanya Akan Perlambat Pembangunan

Ingatkan BPKP Jangan Cari-cari Kesalahan, Jokowi: Hanya Akan Perlambat Pembangunan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com