Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bertambah Lagi 2 Organisasi Golkar Dukung Airlangga Jadi Ketum Lagi, Optimis Menang Aklamasi?

Kompas.com - 07/04/2024, 21:44 WIB
Adhyasta Dirgantara,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi Hasta Karya Partai Golkar, yakni Himpunan Wanita Karya (HWK) dan Pengajian Al-Hidayah memberi dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk maju menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar lagi.

Dukungan itu disampaikan HWK dan Pengajian Al-Hidayah di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (7/4/2024).

Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah Hetifah Sjaifudian dan Ketua Umum DPP HWK Dany Soedarsono menjadi perwakilan yang membacakan deklarasi kepada Airlangga.

Selain itu, Airlangga, Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus, Bendum Golkar Dito Ganinduto, hingga Waketum Golkar Nurul Arifin hadir di lokasi.

Baca juga: Soal Prabowo Ikut Ratas soal Ekonomi, Airlangga: Sebagai Pemenang Pemilu

"Kami dengan penuh kesungguhan menyatakan kesiapan dan komitmen mensukseskan penyelenggaraan Munas (musyawarah nasional) Partai Golongan Karya yang waktu pelaksanaannya tetap sesuai jadwal agenda partai, Desember 2024," ujar Hetifah dan Dany secara bergantian.

"Meminta kesediaan dan sekaligus mendukung Bapak Airlangga Hartarto untuk maju kembali dan melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029," kata keduanya lagi.

Airlangga pun mengucapkan terima kasih atas dukungan yang sudah diberikan HWK dan Pengajian Al-Hidayah.

Menurut dia, hampir seluruh organisasi sayap Golkar memberikan dukungan kepadanya untuk maju lagi sebagai ketua umum.

"Hampir seluruh, bahkan seluruhnya DPD tingkat II tingkat I dan ormas-ormas sudah menyatakan dukungannya. Dan tentu ini menjadi amanah yang saya harus jaga," ujar Airlangga.

Baca juga: Kata Airlangga soal Koordinasi dengan Jokowi Usai Golkar Tugaskan Bobby Nasution untuk Pilkada Sumut 2024

Airlangga lantas mengatakan, kemenangan Golkar pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 tidak lepas dari peran organisasi bentukan Golkar.

Organisasi tersebut, menurut dia, membantu merangkul masyarakat di akar rumput.

"Organisasi-organisasi ini bergeraknya di sumber daya manusia, dan sumber daya manusia ini menjadi sangat penting karena kita melihat organisasi Al-Hidayah itu sangat Golkar banget, dengan Karya Siaga Gatra Praja yang menjadi etos kerjanya dan juga selalu mengumandangkan semangat merdeka. Jadi merdeka itu juga dimiliki oleh Al-Hidayah," katanya.

Kemudian, Airlangga mengingatkan sumber daya manusia (SDM) yang maju menjadi bekal untuk kemajuan Indonesia ke depan.

Baca juga: Airlangga Dapat Satu Lagi Dukungan untuk Jadi Ketum Golkar

Oleh karena itu, dia juga berharap kader partai yang nantinya terpilih menjadi pemimpin dan wakil rakyat bisa mengawal terciptanya Indonesia Emas 2045.

"10 tahun ke depan kita tidak hanya mengandalkan kepada sumber daya alam, tetapi kita utamakan kepada sumber daya manusia, dan alhamdulillah Partai Golkar hampir 45 persennya diisi oleh kader-kader muda," ujar Airlangga.

"Tentu kader muda ini nanti merepresentasikan kader yang kita persiapkan untuk pembangunan Indonesia 25 tahun ke depan. Saya berharap nanti sekitar 25-30 persen dari anggota DPR RI yang terpilih dari Partai Golkar akan mengawal negeri ini sampai dengan 2045," katanya lagi.

Lantas, berhubung sudah banyak organisasi bentukan maupun pendiri Golkar yang mendukung dirinya maju sebagai Ketum Golkar lagi, apakah Airlangga yakin menang aklamasi?

"Ya tentu kita lihat perkembangannya dan Insya Allah kita akan terus menyelesaikan tugas-tugas politik ke depan," ujar Airlangga.

Baca juga: MKGR Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kasus BTS 4G, Eks Anggota BPK Achsanul Qosasi Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Kasus BTS 4G, Eks Anggota BPK Achsanul Qosasi Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Nasional
Kemensos Gelar Baksos di Sumba Timur, Sasar ODGJ, Penyandag Kusta dan Katarak, hingga Disabilitas

Kemensos Gelar Baksos di Sumba Timur, Sasar ODGJ, Penyandag Kusta dan Katarak, hingga Disabilitas

Nasional
Nadiem Tegaskan Kenaikan UKT Hanya Berlaku Bagi Mahasiswa Baru

Nadiem Tegaskan Kenaikan UKT Hanya Berlaku Bagi Mahasiswa Baru

Nasional
Eks Penyidik Sebut Nurul Ghufron Seharusnya Malu dan Mengundurkan Diri

Eks Penyidik Sebut Nurul Ghufron Seharusnya Malu dan Mengundurkan Diri

Nasional
Jokowi dan Iriana Bagikan Makan Siang untuk Anak-anak Pengungsi Korban Banjir Bandang Sumbar

Jokowi dan Iriana Bagikan Makan Siang untuk Anak-anak Pengungsi Korban Banjir Bandang Sumbar

Nasional
Prabowo Beri Atensi Sektor Industri untuk Generasi Z yang Sulit Cari Kerja

Prabowo Beri Atensi Sektor Industri untuk Generasi Z yang Sulit Cari Kerja

Nasional
Komisi X Rapat Bareng Nadiem Makarim, Minta Kenaikan UKT Dibatalkan

Komisi X Rapat Bareng Nadiem Makarim, Minta Kenaikan UKT Dibatalkan

Nasional
Menaker Ida Paparkan 3 Tujuan Evaluasi Pelaksanaan Program Desmigratif

Menaker Ida Paparkan 3 Tujuan Evaluasi Pelaksanaan Program Desmigratif

Nasional
ICW Dorong Dewas KPK Jatuhkan Sanksi Berat, Perintahkan Nurul Ghufron Mundur dari Wakil Ketua KPK

ICW Dorong Dewas KPK Jatuhkan Sanksi Berat, Perintahkan Nurul Ghufron Mundur dari Wakil Ketua KPK

Nasional
Prabowo Disebut Punya Tim Khusus untuk Telusuri Rekam Jejak Calon Menteri

Prabowo Disebut Punya Tim Khusus untuk Telusuri Rekam Jejak Calon Menteri

Nasional
Reformasi yang Semakin Setengah Hati

Reformasi yang Semakin Setengah Hati

Nasional
Lemhannas Dorong Reaktualisasi Ketahanan Nasional Lewat 'Geo Crybernetic'

Lemhannas Dorong Reaktualisasi Ketahanan Nasional Lewat "Geo Crybernetic"

Nasional
Dewas KPK Tetap Bacakan Putusan Sidang Etik Nurul Ghufron Hari Ini

Dewas KPK Tetap Bacakan Putusan Sidang Etik Nurul Ghufron Hari Ini

Nasional
Sukseskan WWF 2024, Pertamina Group Paparkan Aksi Dukung Keberlanjutan Air Bersih

Sukseskan WWF 2024, Pertamina Group Paparkan Aksi Dukung Keberlanjutan Air Bersih

Nasional
ICW Dorong Dewas KPK Tetap Bacakan Putusan Kasus Nurul Ghufron, Sebut Putusan Sela PTUN Bermasalah

ICW Dorong Dewas KPK Tetap Bacakan Putusan Kasus Nurul Ghufron, Sebut Putusan Sela PTUN Bermasalah

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com