Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/12/2022, 18:05 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menemui para pengungsi gempa di posko Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Desa Cijedil, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Di posko ini, Prabowo mengecek sarana dan prasarana yang ada, termasuk dapur umum.

Kunjungan ini dilakukan Prabowo untuk mengetahui perkembangan bantuan yang diperlukan masyarakat.

Baca juga: Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Baru Mau Mulai Genjot Naikkan Awal 2023

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo pun berbincang dengan sejumlah pengungsi untuk mendapat informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Bapak-bapak, ibu-ibu sekalian, saya hadir di sini sebetulnya hanya mau menengok keadaan saudara-saudara, keadaan kalian, melihat sendiri apa yang bisa kita kerjakan, kita bantu,” ujar Prabowo, dikutip dari siaran pers, Rabu.

Ia menyebut musibah yang dirasakan oleh masyarakat Cianjur telah menjadi duka bagi masyarakat Indonesia.

Sebagai sebuah bangsa, Prabowo berpesan agar masyarakat Indonesia senantiasa saling membantu satu sama lain.

“Kita akan berbuat yang terbaik, sesuai yang bisa kita perbuat. Kalau satu susah semuanya harus ikut merasakan. Kita semua harus gotong royong dan saling membantu ya," terang dia.

Baca juga: Jika Gerindra Bergabung Koalisi Perubahan, Nasdem Minta Prabowo Ajukan Kadernya Jadi Cawapres

Selain memberikan bantuan logistik, sembako, dan kebutuhan anak-anak kepada para pengungsi, Prabowo juga memberikan bantuan motor untuk Babinsa yang bertugas di Kodim 0608/Cianjur.

Kendaraan roda dua ini diberikan untuk mempermudah tugas para Babinsa dalam membantu masyarakat, mendistribusikan bantuan logistik/sembako, serta mengakses daerah-daerah bencana.

“Saya juga hari ini menyerahkan beberapa motor, nanti hampir seluruh Babinsa di seluruh Indonesia akan kita bekali dengan transpor yang memadai supaya bisa melayani rakyat, supaya bisa membantu,” imbuh Prabowo.

Baca juga: Penyaluran Bantuan ke Korban Gempa Cianjur Dinilai Harus Efektif

Hingga Senin (5/12/2022), gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, tercatat 114.751 jiwa mengungsi di 264 titik posko pengungsian. 

Selain itu, tercatat ada 56.000 rumah rusak, dan 334 orang meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Nikah di KUA 2023

Cara Nikah di KUA 2023

Nasional
Syarat dan Cara Membuat Akta Kematian Terbaru

Syarat dan Cara Membuat Akta Kematian Terbaru

Nasional
Tanggal 12 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 12 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Tak Hanya Safari ke Golkar, PKS Bakal Sambangi Gerindra dan PKB

Tak Hanya Safari ke Golkar, PKS Bakal Sambangi Gerindra dan PKB

Nasional
Golkar Bilang Tak Ada Manuver Ubah Haluan Dukung Pemilu Proporsional Tertutup

Golkar Bilang Tak Ada Manuver Ubah Haluan Dukung Pemilu Proporsional Tertutup

Nasional
Baleg Setuju Bawa RUU Kesehatan Omnibus Law ke Paripurna sebagai Usulan Inisiatif DPR

Baleg Setuju Bawa RUU Kesehatan Omnibus Law ke Paripurna sebagai Usulan Inisiatif DPR

Nasional
Ramlan Surbakti: KPU Langgar Etika dan Tak Hormati Hukum karena Enggan Tata Ulang Dapil

Ramlan Surbakti: KPU Langgar Etika dan Tak Hormati Hukum karena Enggan Tata Ulang Dapil

Nasional
Anggotanya Diduga Bunuh Sopir Taksi 'Online', Densus 88: Tak Ada Toleransi

Anggotanya Diduga Bunuh Sopir Taksi "Online", Densus 88: Tak Ada Toleransi

Nasional
Pengacara Sebut Ada Korban Obat Praxion di Solo, Alami Demam dan Muntah

Pengacara Sebut Ada Korban Obat Praxion di Solo, Alami Demam dan Muntah

Nasional
BERITA FOTO: Jokowi Jadikan Penurunan Indeks Persepsi Korupsi Masukan Kinerja Pemerintah

BERITA FOTO: Jokowi Jadikan Penurunan Indeks Persepsi Korupsi Masukan Kinerja Pemerintah

Nasional
Survei LSI Denny JA: 7 Partai Lolos Ambang Batas Parlemen

Survei LSI Denny JA: 7 Partai Lolos Ambang Batas Parlemen

Nasional
Hendri Satrio: Dalam Perjanjian, Anies Kembalikan Semuanya jika Kalah, tetapi Selesai jika Menang

Hendri Satrio: Dalam Perjanjian, Anies Kembalikan Semuanya jika Kalah, tetapi Selesai jika Menang

Nasional
Ada Kasus Baru Gagal Ginjal, Kewenangan BPOM Dianggap Perlu Diperkuat seperti FDA

Ada Kasus Baru Gagal Ginjal, Kewenangan BPOM Dianggap Perlu Diperkuat seperti FDA

Nasional
BERITA FOTO: Wapres Kunjungi Smelter Terbesar di Dunia Milik Freeport di Gresik

BERITA FOTO: Wapres Kunjungi Smelter Terbesar di Dunia Milik Freeport di Gresik

Nasional
Tak Hanya ke KIB, Golkar Juga Tawarkan Airlangga sebagai Capres ke Nasdem dan PKS

Tak Hanya ke KIB, Golkar Juga Tawarkan Airlangga sebagai Capres ke Nasdem dan PKS

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.