Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Gus Muhaimin Sebut Forkabi Punya Peran Rajut Persatuan dan Kesatuan Antarsesama

Kompas.com - 03/10/2022, 14:47 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Bidang Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) punya peran penting dalam merajut persatuan dan kesatuan antarsesama.

"Tujuan Forkabi saya kira itu. Ngapain bikin Forkabi, ngapain bikin organisasi kesukuan Betawi kecuali satu, semakin mendekatkan hati di antara kita semua," tutur pria yang akrab disapa Gus Muhaimin itu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (3/10/2022).

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Muhaimin saat mengikuti acara Jalan Santai Kemang dan Gelar Budaya 2022 bersama Forkabi Jakarta Selatan (Jaksel) dan masyarakat setempat di Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Menurutnya, Forkabi berdiri juga untuk menjaga silaturahmi antarsesama agar saling bahu membahu, bantu membantu, terutama saat ada yang memiliki kekurangan dan kelemahan.

Baca juga: Festival Palang Pintu ke-14 Digelar di Kemang Akhir Pekan Ini

Ia tidak lupa memberikan apresiasi terhadap Forkabi yang dinilai sukses menyelenggarakan kegiatan Jalan Santai Kemang dan Gelar Budaya 2022.

Oleh karena itu, Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendorong kegiatan tersebut menjadi pemantik kebahagiaan bagi daerah lain, sekaligus sarana pelestarian budaya asli Indonesia.

"Bersama Jaksel, Insya Allah wujud kebahagiaan kesejahteraan kita buktikan di antara solidaritas kita. Kita ingin Jaksel, khususnya Jakarta dan Indonesia pada umumnya bukan hanya selamat, bukan hanya kuat, tetapi bahagia dan membahagiakan," kata Gus Muhaimin.

Ia pun menaruh harapan besar untuk event semacam gelar budaya juga dapat menggerakkan kegiatan ekonomi di Kemang pascapandemi.

Baca juga: Pascapandemi, Industri Perhotelan Belum Sepenuhnya Pulih

Dengan festival itu, sebut Gus Muhaimin, kelestarian budaya Betawi dapat dipelihara dan perbaikan ekonomi daerah bisa dipercepat.

"Ibu-ibu dan bapak-bapak sekalian, ini dunia lagi kacau, negara-negara lain pada bangkrut. Kita berdoa semoga Indonesia selamat dan menyelamatkan. Semoga Indonesia jauh dari musibah dan masalah," imbuhnya.

Lestarikan budaya Betawi

Sebelumnya, panitia Jalan Santai Kemang yang juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Forkabi Jaksel Mustofa Murtadho mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya Betawi dengan penampilan ondel-ondel hingga gambang kromong.

Baca juga: Mengenal Gambang Kromong: Ciri, Alat Musik, dan Lagu yang Diiringi

Selain itu, kata dia, panitia juga menggabungkan acara budaya dengan kegiatan olahraga jalan santai serta bazar kuliner, seperti Festival Palang Pintu yang digelar rutin setiap tahun.

“Biasa yang kami laksanakan adalah Festival Palang Pintu. Sekarang kami coba ubah cara pikir, kami membuat acara Jalan Santai Kemang,” ujar Mustofa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Tanggal 16 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 16 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Nasional
Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Nasional
Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, 'Safety Car' Bakal Kawal Pemudik

Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, "Safety Car" Bakal Kawal Pemudik

Nasional
Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Nasional
Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Nasional
Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Nasional
OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

Nasional
Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Nasional
Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Nasional
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Nasional
Menlu Retno: Banyak Tekanan agar RI Mulai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menlu Retno: Banyak Tekanan agar RI Mulai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Nasional
Sebut RI Tak Menutup Diri Normalisasi Diplomatik dengan Israel, Menlu: Syaratnya 'Two State Solution'

Sebut RI Tak Menutup Diri Normalisasi Diplomatik dengan Israel, Menlu: Syaratnya "Two State Solution"

Nasional
Menhub Targetkan Pembangunan Rel Layang Simpang Joglo di Solo Rampung Agustus 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Rel Layang Simpang Joglo di Solo Rampung Agustus 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com