Kompas.com - 28/09/2022, 19:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi meyakini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan berlabuh ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) nantinya.

Hal itu disampaikan untuk merespons pernyataan Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi bahwa PKS menjalin komunikasi intens dengan Golkar.

"Jika PKS bergabung dengan Golkar, maka secara otomatis bergabung bersama PAN dan PPP di KIB," kata Yoga saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/9/2022).

Yoga mengaku, komunikasi PKS dengan Golkar itu telah disampaikan ke dua partai lainnya di KIB, yaitu PAN dan PPP.

Baca juga: Koalisi dengan Nasdem-Demokrat Alot, PKS Bangun Komunikasi dengan Partai Lain

Oleh karena itu, PAN menyambut gembira jika PKS memutuskan gabung KIB.

"Sudah didengar (komunikasi PKS dengan Golkar), didiskusikan, dan diterima dengan luapan kegembiraan," ucapnya.

"Jika rencana itu diridhai oleh Allah SWT dan terealisasi, maka PAN akan bergembira ria dan mengucapkan ahlan wa sahlan PKS di perahu KIB," tambahnya.

Yoga menjelaskan, dengan bergabungnya PKS ke KIB, maka akan menambah kekuatan politik pasangan calon (paslon) yang akan diusung.

Sebab, menurut dia, akan ada penambahan konstituen dalam KIB lewat PKS.

Baca juga: PPP Buka Pintu bagi PKS untuk Gabung ke KIB

"Hal itu akan memperbesar potensi kemenangan paslon yang akan diusung oleh KIB," harap Yoga.

Sementara itu, ditanya soal kesiapan KIB menentukan paslon, Yoga mengeklaim tidak ada persoalan antar tiga partai.

Dia menyatakan, saat ini KIB dalam tahap monitoring, evaluasi dan diskusi ringan sebelum memutuskan paslon.

"Tidak tegang dan tidak menimbulkan perpecahan dalam memutuskan paslon," pungkasnya.

Baca juga: Nasdem-PKS-Demokrat Tak Kunjung Berkoalisi, Anies Dinilai Tak Cukup jadi Perekat

Sebelumnya diberitakan, Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, pihaknya terus melakukan penjajakan dengan semua partai politik (parpol) selama belum resmi masuk ke koalisi manapun.

Diketahui, koalisi Nasdem-Demokrat-PKS masih belum kunjung terwujud hingga saat ini.

"Ke semua juga kita lanjutkan. Kita jaga hubungan, kita semua penjajakan ke setiap yang bisa kita lakukan sampai ketemu titik temu yang jelas," ujar Aboe Bakar saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Saat ini, PKS juga intens berkomunikasi dengan Partai Golkar.

 

Aboe Bakar Alhabsyi menganggap hal itu sebagai sesuatu yang biasa.

Pasalnya, kata Aboe, PKS belum memutuskan ke koalisi mana partainya akan berlabuh.

"Selama belum putus, kita masih bisa penjajakan ke semua pihak," ujar dia.

Sementara itu, Aboe Bakar mengungkapkan bahwa hubungan PKS dengan Nasdem-Demokrat saat ini baik-baik saja.

Ia mengatakan, PKS santai dalam menyambut koalisi Pemilu 2024.

"Semua sudah terbicarakan dengan baik. Tinggal kita lihat saja nanti pada momennya. Tunggu pada waktunya kalau PKS," kata Aboe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hak Penyandang Disabilitas dalam Pemilu

Hak Penyandang Disabilitas dalam Pemilu

Nasional
Zulhas: Kalau Ketum Parpol Enggak Berani Jadi Capres, Demokrasi Kita Bagaimana?

Zulhas: Kalau Ketum Parpol Enggak Berani Jadi Capres, Demokrasi Kita Bagaimana?

Nasional
Namanya Disebut dalan Kasus Mahasiswa Titipan Unila, Zulhas Enggan Komentar

Namanya Disebut dalan Kasus Mahasiswa Titipan Unila, Zulhas Enggan Komentar

Nasional
Tanggal 3 Desember Hari Memperingati Apa?

Tanggal 3 Desember Hari Memperingati Apa?

Nasional
PPP Sebut Kriteria Capres dari KIB Semakin Mengerucut

PPP Sebut Kriteria Capres dari KIB Semakin Mengerucut

Nasional
Soal Kriteria Capres Ideal Versi Jokowi, Zulkifli Hasan: Itu Airlangga dan Mardiono Kerutan Semua Wajahnya

Soal Kriteria Capres Ideal Versi Jokowi, Zulkifli Hasan: Itu Airlangga dan Mardiono Kerutan Semua Wajahnya

Nasional
Airlangga Lempar Kode, Partai yang Akan Gabung KIB Sewarna Bola Piala Dunia dan Baju Jokowi

Airlangga Lempar Kode, Partai yang Akan Gabung KIB Sewarna Bola Piala Dunia dan Baju Jokowi

Nasional
Bharada E Mengaku Diperintah Putri Candrawathi Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Brigadir J

Bharada E Mengaku Diperintah Putri Candrawathi Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Brigadir J

Nasional
Ferdy Sambo ke Bharada E: Skenarionya Ibu Dilecehkan Yosua, Kamu Tembak, Yosua yang Mati

Ferdy Sambo ke Bharada E: Skenarionya Ibu Dilecehkan Yosua, Kamu Tembak, Yosua yang Mati

Nasional
Ganjar: Gara-gara Presiden, Beredar Semua Orang Wajahnya Berkerut dan Pakai Rambut Putih

Ganjar: Gara-gara Presiden, Beredar Semua Orang Wajahnya Berkerut dan Pakai Rambut Putih

Nasional
Bawaslu Akui Keterbatasan Tindak Hoaks karena UU Pemilu

Bawaslu Akui Keterbatasan Tindak Hoaks karena UU Pemilu

Nasional
Keliling Papua, Ma'ruf Amin: Saya Ingin Garuk yang Gatal

Keliling Papua, Ma'ruf Amin: Saya Ingin Garuk yang Gatal

Nasional
Kumpul Bareng Ketum KIB, Zulhas: Biar Kecil Kita Bisa Menang

Kumpul Bareng Ketum KIB, Zulhas: Biar Kecil Kita Bisa Menang

Nasional
Pengamat Nilai Reformasi Peradilan Militer Belum Berjalan

Pengamat Nilai Reformasi Peradilan Militer Belum Berjalan

Nasional
Menkes Ungkap Asal Usul Virus Polio di Aceh, Ternyata dari BAB Anak yang Baru Vaksin

Menkes Ungkap Asal Usul Virus Polio di Aceh, Ternyata dari BAB Anak yang Baru Vaksin

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.