Kompas.com - 04/07/2022, 10:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Marsekal Pertama Wahyu Hidayat Sudjatmiko tercatat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) pertama yang berasal dari TNI Angkatan Udara.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Danpaspampres. Di posisi baru yang akan diembannya, Wahyu menggantikan Mayjen Tri Budi Utomo yang dipercaya menjadi Pangdam VI/Mulawarman.

“Dipilihnya Marsekal Pertama (Marsma) TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko sebagai Komandan Paspampres mencatatkan sejarah baru, karena baru pertama kali ini Danpaspampres dijabat oleh perwira tinggi dari TNI Angkatan Udara,” tulis situs resmi kopasgat.tni-au.mil.id, dikutip Kompas.com, Senin (4/7/2022).

Baca juga: Brigjen Wahyu Hidayat Dapat Promosi Jabatan Danpaspampres Gantikan Budi Utomo

Wahyu dipercaya menjadi Danpaspampres tertuang dalam surat keputusan Panglima TNI Nomor 6 Kep/558/VI/2022 tertanggal 27 Juni 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Dengan jabatan baru yang segera diembannya, Wahyu akan menyandang pangkat marsekal muda (marsda) atau perwira tinggi bintang dua.

Wahyu merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1993 dari Korps Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).

Baca juga: Danpaspampres Mayjen Budi Utomo Dapat Promosi Jadi Pangdam Mulawarman

Selama meniti kariernya di pasukan elite TNI AU, Wahyu telah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya menjadi Komandan Batalyon Komando 462/Paskhas (2006).

Kemudian Komandan Skadron Udara Karbol I Wingkar AAU (2008), Danden 3 Grup A Paspampres (2010), Wadan Grup A Paspampres, dan Komandan Grup C Paspampres.

Kemudian Asops Korpaskhas (2014–2015), Komandan Pusdiklat Paskhas (2015–2016), Patun Kelompok Susstaf Korsis Seskoau (2016–2018), Asren Korpaskhas (2018–2021), sebelum berganti menjadi Kopasgat, dan Wakil Komandan Paspampres (2021–2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.