Kompas.com - 14/05/2022, 01:00 WIB
Prajurit Uni Soviet ketika berperang melawan Nazi Jerman dalam Pertempuran Stalingrad. Perang yang berlangsung sejak 23 Agustus 1942 itu kemudian dimenangkan Soviet pada 2 Februari 1943. TASSPrajurit Uni Soviet ketika berperang melawan Nazi Jerman dalam Pertempuran Stalingrad. Perang yang berlangsung sejak 23 Agustus 1942 itu kemudian dimenangkan Soviet pada 2 Februari 1943.

KOMPAS.com - Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. Negara menuntut ketaatan dari warganya berdasarkan perundang-undangan yang sah.

Suatu wilayah bisa disebut sebuah negara jika di dalamnya ada rakyat atau warga, wilayah yang permanen, dan pemerintah yang berdaulat.

Sebuah negara dapat hilang atau runtuh karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Runtuhnya negara adalah lenyapnya suatu negara yang sebelumnya telah terbentuk di dalam dunia kenegaraan.

Berikut faktor yang mempengaruhi runtuhnya suatu negara:

Faktor Alam

Runtuhnya negara karena faktor alam adalah suatu negara yang sebelumnya sudah tercipta, tetapi hilang atau lenyap karena faktor alam. Kondisi alam menyebabkan hilangnya suatu wilayah yang berarti hilanglah negara tersebut.

Baca juga: 15 Negara yang Pernah Jadi Bagian Uni Soviet Selain Ukraina

Runtuhnya negara karena faktor alam dapat disebabkan oleh:

  • Gunung meletus yang menyebabkan hilangnya suatu wilayah.
  • Pulau ditelan air laut, maka hilanglah negara yang terbentuk atas pulau tersebut.

Faktor Sosial

Runtuhnya negara karena faktor sosial adalah negara yang sebelumnya sudah berdiri dan diakui oleh negara-negara lain, tetapi dikarenakan faktor sosial maka negara tersebut runtuh.

Runtuhnya sebuah negara karena faktor sosial dapat disebabkan oleh:

  • Adanya penaklukan.
  • Adanya suatu revolusi atau kudeta yang berhasil.
  • Adanya perjanjian.
  • Adanya penggabungan.

Contoh Keruntuhan Negara

Keruntuhan negara dialami oleh Uni Soviet. Uni Soviet terbentuk pada tahun 1917 karena adanya revolusi Rusia yang mengakhiri masa kekaisaran dan digantikan dengan partai komunis Soviet. Uni Soviet pernah menjadi wilayah terluas di dunia.

Uni Soviet merupakan salah satu negara adikuasa pemenang Perang Dunia II. Pada 1947-1991, Uni Soviet menjadi pusat dari aliansi negara komunis Blok Timur selama Perang Dingin.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alfamidi Tegaskan Tersangka Kasus Suap Perizinan di Kota Ambon Bukan Pegawainya

Alfamidi Tegaskan Tersangka Kasus Suap Perizinan di Kota Ambon Bukan Pegawainya

Nasional
Golkar Tak Masalah PPP-PAN Punya Capres Lain untuk Pilpres 2024

Golkar Tak Masalah PPP-PAN Punya Capres Lain untuk Pilpres 2024

Nasional
Sayangkan Kebijakan Jokowi, Epidemiolog: Belum Cukup Aman Lepas Masker, Jangan Terburu-buru

Sayangkan Kebijakan Jokowi, Epidemiolog: Belum Cukup Aman Lepas Masker, Jangan Terburu-buru

Nasional
Dalami Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemlu Singapura

Dalami Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemlu Singapura

Nasional
Menkes Sebut Pelonggaran Masker di Area Terbuka Bagian dari Transisi Menuju Endemi

Menkes Sebut Pelonggaran Masker di Area Terbuka Bagian dari Transisi Menuju Endemi

Nasional
Menkes: Kasus Covid-19 Usai Lebaran Terkendali jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Menkes: Kasus Covid-19 Usai Lebaran Terkendali jika Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Nasional
Penjelasan Sekjen DPR Soal Anggaran Rp 4,5 Miliar untuk Pengecatan Dome Gedung Nusantara

Penjelasan Sekjen DPR Soal Anggaran Rp 4,5 Miliar untuk Pengecatan Dome Gedung Nusantara

Nasional
Tanggapi Koalisi Indonesia Bersatu, Nasdem: Makin Baik Untuk Indonesia

Tanggapi Koalisi Indonesia Bersatu, Nasdem: Makin Baik Untuk Indonesia

Nasional
Diperiksa Terkait Kasus Bupati Banjarnegara, Boyamin Mengaku Ditanya soal Keterlibatannya di PT Bumi Rejo

Diperiksa Terkait Kasus Bupati Banjarnegara, Boyamin Mengaku Ditanya soal Keterlibatannya di PT Bumi Rejo

Nasional
RSCM: Kasus Hepatitis Akut Ada yang Tak Miliki Riwayat Covid-19

RSCM: Kasus Hepatitis Akut Ada yang Tak Miliki Riwayat Covid-19

Nasional
Selain Singapura, UAS Pernah Ditolak Masuk Hong Kong, Timor Leste, hingga Eropa

Selain Singapura, UAS Pernah Ditolak Masuk Hong Kong, Timor Leste, hingga Eropa

Nasional
Epidemiolog Sayangkan Pelonggaran Penggunaan Masker: Kondisi Belum Benar-benar Aman

Epidemiolog Sayangkan Pelonggaran Penggunaan Masker: Kondisi Belum Benar-benar Aman

Nasional
Update 17 Mei: Positivity Rate PCR 1,63 Persen

Update 17 Mei: Positivity Rate PCR 1,63 Persen

Nasional
Alasan Pemerintah Bolehkan Lepas Masker di Area Terbuka Menurut Menkes

Alasan Pemerintah Bolehkan Lepas Masker di Area Terbuka Menurut Menkes

Nasional
Pengamat Sebut Koalisi Indonesia Bersatu Bisa Bikin Masyarakat Tak Pilih Kucing Dalam Karung

Pengamat Sebut Koalisi Indonesia Bersatu Bisa Bikin Masyarakat Tak Pilih Kucing Dalam Karung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.