Kompas.com - 20/02/2022, 07:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan billboard atau baliho pesan antikorupsi bergambar Firli Bahuri dan memuat logo KPK sudah diturunkan.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, tim Inspektorat telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi baliho tersebut.

"Tim Inspektorat KPK telah melakukan pengecekan di lokasi, dan sudah tidak ditemukan billboard dimaksud," ujar Ali, melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/2/2022).

Baca juga: KPK Sebut Tak Ada Pengadaan Baliho Antikorupsi Bergambar Firli Bahuri

Ali memastikan KPK tidak pernah memasang baliho bergambar wajah Firli. Selain itu, kata Ali, KPK tidak pernah menganggarkan pengadaan dan pemasangan baliho tersebut.

"KPK memastikan tidak pernah melakukan pengadaan maupun pembiayaan dalam anggaran negara atas pemasangan billboard dimaksud," terang Ali.

Ali menuturkan, pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas KPK. Namun, KPK juga memerlukan peran serta masyarakat untuk membantu KPK memberantas korupsi di Tanah Air.

"Untuk itu, komitmen KPK sedari awal adalah terus merangkul dan mengajak seluruh masyarakat, untuk bersama-sama menanamkan kesadaran berintegritas agar tumbuh budaya antikorupsi dalam lingkungan bermasyarakat," ucap Ali.

Sebelumnya, Firli mengaku tidak mengetahui siapa yang membuat baliho dan di mana saja lokasi baliho itu terpasang.

Ia menilai, baliho tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi yang dikerjakan oleh KPK.

"Terus terang saya tidak tahu siapa dan di mana itu semua dipasang," ujar Firli, melalui keterangan tertulis, Jumat (17/2/2022).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.