Kompas.com - 08/02/2022, 22:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta memberikan atensi kepada tindakan jajarannya yang diduga melakukan penyerbuan dan penangkapan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah (Jateng).

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Halik Sandera menilai tindakan itu bersifat sewenang-wenang dan tidak menunjukkan komitmen perlindungan hak asasi manusia (HAM).

“Kapolri harus memberi atensi terhadap persoalan ini. Tindakan sewenang-wenang Kepolisian terhadap warga Desa Wadas sama sekali tidak menunjukkan komitmen terhadap semangat perlindungan Hak Asasi Manusia dan sikap humanis dari Kepolisian,” kata Halik kepada wartawan, Selasa (8/2/2022).

Baca juga: Polisi Tangkap Warga Wadas, PBNU Minta Pemerintah Tak Gunakan Kekerasan

Pasalnya, menurut informasi dari Walhi, pada Selasa hari ini ribuan personel polisi dikabarkan memasuki wilayah Desa Wadas tanpa pemberitahuan.

Selain itu, disebutkan juga bahwa ribuan polisi datang dengan membawa peralatan lengkap seperti tameng, senjata, dan anjing polisi.

Adapun dalih kedatangan polisi dengan perlengkapan itu untuk mengawal proses pengukuran lahan yang dilakukan oleh tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari Kantor Pertanahan Purworejo.

Bahkan, dari catatan Walhi, aksi Kepolisian di lokasi dibarengi dengan intimidasi dan pengepungan di beberapa titik lokasi rumah warga dan masjid yang sedang digunakan untuk mujahadah.

Lebih lanjut, catatan Walhi juga menyebutkan pada 7 Februari 2022, ada ribuan personel Kepolisian berkumpul dan melakukan apel di Polres Purworejo.

Baca juga: Warga Wadas Diamankan Polisi, Polda Jawa Tengah Beri Penjelasan

Halik juga mendapat informasi bahwa sore harinya ribuan personel tersebut mendirikan beberapa tenda di Lapangan Kaliboto yang dekat dengan akses masuk ke Desa Wadas.

Kemudian, di Senin malam diketahui hanya Desa Wadas yang mengalami mati lampu dan hilang sinyal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.