KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

Kompas.com - 29/01/2022, 08:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono menerima kunjungan kehormatan Menteri Administrasi Porgram Akuisisi Pertahanan (Minister of Defense Acquisition Program Administration/DAPA) Korea Selatan Gang Eun-Ho di Makras Besar TNI AL, Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Dikutip dari siaran pers, dalam pertemuan tersebut Yudo dan Eun-Ho membahas sejumlah hal, salah satunya dukungan DAPA dalam rangka perbaikan dan peningkatan kapabilitas kapal selam TNI AL.

"Dibahas beberapa hal di antaranya bagaimana DAPA akan mendukung, memperbaiki, dan meningkatkan kapabilitas terhadap kapal selam, dan juga diskusi terkait bentuk pendidikan dan pelatihan TNI AL dengan ROK Navy terkait operasional kapal selam, serta rencana hibah kapal jenis korvet," tulis keterangan pers Dinas Penerangan TNI AL.

Baca juga: Perjanjian Indonesia-Singapura Soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Seperti diketahui, TNI AL memiliki tiga unit kapal selam hasil kerja sama antara PT PAL Indonesia dan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan.

Tiga kapal selam itu adalah KRI Nagapasa-403 yang dibangun di Korea Selatan dengan tenaga kerja dari Daewoo, KRI Ardadedali-404 yang dibangun di Korea Selatan dengan bantuan tenaga kerja dari PT PAL, serta KRI Alugoro-405 yang diproduksi di Surabaya.

Adapun kehadiran Eun-Ho di Mabes TNI AL disambut upacara penyambutan oleh pasukan kehormatan.

Dalam pertemuan itu, Eun-Ho didampingi oleh Duta Besar Korea Selatan Park Tae-Sung, Atase Pertahanan Korea Selatan Jung Yeun Soo, First Secretary Kedutaan Besar Korea Selatan Kim Hyunwook, dan Executive Vice President DSME Yoo Sujun.

Sementara, Yudo didampingi oleh Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid Kacong, Danseskoal Laksamana Muda TNI Tunggul Suropati, Waaslog Kasal Laksamana Pertama TNI Rachmat Hartoyo, dan Kadisadal Laksamana Pertama TNI Maman Rohman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Wafat, Kondisi Buya Syafii Maarif Sempat Membaik, Kembali 'Drop' dan Dirawat di RS

Sebelum Wafat, Kondisi Buya Syafii Maarif Sempat Membaik, Kembali "Drop" dan Dirawat di RS

Nasional
PPP Kenang Buya Syafii Maarif Sosok yang Teduh dan Ajarkan Moderasi Beragama

PPP Kenang Buya Syafii Maarif Sosok yang Teduh dan Ajarkan Moderasi Beragama

Nasional
Jenazah Buya Syafii Maarif akan Dishalatkan di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Jenazah Buya Syafii Maarif akan Dishalatkan di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Nasional
Buya Syafii Wafat, Waketum PKB: Beliau Contoh Negarawan Berintegritas

Buya Syafii Wafat, Waketum PKB: Beliau Contoh Negarawan Berintegritas

Nasional
Mahfud: Buya Syafii Boleh Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata

Mahfud: Buya Syafii Boleh Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata

Nasional
Buya Syafii Berpulang, Menag: Indonesia Kehilangan Guru Bangsa

Buya Syafii Berpulang, Menag: Indonesia Kehilangan Guru Bangsa

Nasional
Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Ketum PAN: Kita Kehilangan Guru Bangsa

Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Ketum PAN: Kita Kehilangan Guru Bangsa

Nasional
Sampaikan Duka Mendalam, JK: Buya Syafii Maarif Adalah Guru Bangsa, Negarawan dan Pembimbing

Sampaikan Duka Mendalam, JK: Buya Syafii Maarif Adalah Guru Bangsa, Negarawan dan Pembimbing

Nasional
Manajemen ASN Hijau untuk Menghijaukan IKN Nusantara

Manajemen ASN Hijau untuk Menghijaukan IKN Nusantara

Nasional
Sebelum Meninggal Dunia, Buya Syafii Maarif Sempat Berjuang Lawan Serangan Jantung

Sebelum Meninggal Dunia, Buya Syafii Maarif Sempat Berjuang Lawan Serangan Jantung

Nasional
Buya Syafii Maarif Dimakamkan di Kulonprogo

Buya Syafii Maarif Dimakamkan di Kulonprogo

Nasional
Brigjen Andi Diusulkan Pensiun Dini karena Jadi Pj Bupati Seram Bagian Barat

Brigjen Andi Diusulkan Pensiun Dini karena Jadi Pj Bupati Seram Bagian Barat

Nasional
Meneladani Kesederhanaan Buya Syafii Maarif, Hobi Bersepeda dan Naik KRL

Meneladani Kesederhanaan Buya Syafii Maarif, Hobi Bersepeda dan Naik KRL

Nasional
Profil Buya Syafii Maarif: Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Pejuang Pendidikan

Profil Buya Syafii Maarif: Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Pejuang Pendidikan

Nasional
Mahasiswa Tersangka Teroris di Malang Diduga Terlibat ISIS sejak 2019

Mahasiswa Tersangka Teroris di Malang Diduga Terlibat ISIS sejak 2019

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.