Akun Instagram Humas Polda Kalteng Panggil Warganet Lewat DM, Anggota DPR Minta Aparat Bijak

Kompas.com - 21/10/2021, 16:01 WIB
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/ HARYANTI PUSPA SARIAnggota Komisi III DPR Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani meminta aparat kepolisian tidak bertindak berlebihan dalam menanggapi celotehan masyarakat di ruang publik, termasuk di dunia maya.

Hal ini disampaikan Arsul merespons tindakan pengelola akun Instagram @humaspoldakalteng yang memanggil seorang warganet yang berkomentar di akun Instagram @infokalteng.

"Ya mesti bijaklah kita ini, apalagi warga masyarakat itu kan biasa juga mengomentari tanpa tahu duduk soalnya juga kan, yang penting komentar gitu kan, ya memang perlu edukasi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Arsul menuturkan, hal wajar apabila ada beragam pendapat yang muncul di ruang publik karena Indonesia adalah negara demokrasi.

Baca juga: Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Politikus PPP itu berpendapat, akun humas kepolisian semestinya dapat memberi klarifikasi atas isu yang tengah beredar di masyarakat, bukan malah mengancam.

"Jadi hemat saya yang gitu-gitu, siapa pun lah, apalagi kalau dia Humas itu memang cukup dengan mengklarifikasi, menerangkan apa yang sebenernya terjadi. Enggak usah juga yang bersangkutan diserang," ujar Arsul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan, pemilik akun Twitter @salimvanjav mengunggah tangkapan layar pesan dari akun Instagram humaspoldakalteng yang memintanya datang ke Markas Polda Kalteng.

Dalam pesan itu, pengelola akun Instagram @humaspoldakalteng mengatakan ingin meminta penjelasan atas komentar warganet itu di akun Instagram @infokalteng.

Di tangkapan layar lain juga terlihat pengelola akun humaspoldakalteng sempat beradu argumen dan meminta pertanggungjawaban dari komentar tersebut.

Baca juga: Pengguna Instagram Bisa Batasi DM atau Komentar Orang Tak Dikenal

Pihak Polda Kalteng pun telah menyampaikan permohonan maaf atas sikap pengelola akun Instagram @humaspoldakalteng.

"Mohon maaf atas admin kami," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro kepada Kompas.com, Rabu (20/10/2021).

"Admin kami tegur dan kami arahkan," sambungnya.

Kismanto juga membantah adanya panggilan resmi untuk warganet yang dihubungi pengelola akun Instagram @humaspoldakalteng lewat direct message (DM).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Nasional
Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Nasional
Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Nasional
Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Nasional
Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Nasional
Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Nasional
Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Nasional
19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

Nasional
Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Nasional
 Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Nasional
Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Nasional
Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Nasional
4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Nasional
[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.