Kompas.com - 30/09/2021, 16:21 WIB
 Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus di Aula DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019). KOMPAS.com/Haryantipuspasari Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus di Aula DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Lodewijk F Paulus berharap Presiden Joko Widodo segera menyerahkan surat presiden mengenai calon panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan segera pensiun.

"Di Komisi I ada pergantian panglima TNI, ya kita menunggu, kita monitor mudah-mudahan Bapak Presiden segera mengajukan calon panglima TNI karena Pak Hadi per 1 Desember ini sudah pensiun," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Politikus Partai Golkar itu mengingatkan, DPR akan memasuki masa reses pada 8 Oktober 2021 pekan depan hingga 7 November 2021.

Ia mengatakan, nama calon panglima perlu segera diserahkan agar Komisi I DPR memiliki waktu yang cukup untuk menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon panglima TNI.

"Diharapkan sebelum itu dengan massa reses yang Insya Allah selesai tanggal 7 (November) kita sudah bisa memiliki panglima TNI. Kalau enggak, kita menunggu, total waktu persiapan sangat sempit," kata Lodewijk.

Baca juga: Panglima: TNI-Polri Jamin Keamanan PON XX Papua

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, pemerintah akan segera mengirimkan surat presiden mengenai calon panglima TNI ke DPR.

Menurut Pratikno, pemerintah masih memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surpres tersebut karena Hadi masih menjabat sebagai panglima TNI hingga akhir November.

"Saya sampaikan jadi kita akan ajukan secepatnya karena waktunya kan masih cukup untuk penggantian panglima. Panglima masa jabatannya kan sampai akhir November, Jadi kita masih cukup punya waktu," kata Pratikno di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Diberhentikan Sementara

Jadi Tersangka Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Diberhentikan Sementara

Nasional
KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

Nasional
Hakim PN Surabaya 'Ngamuk' Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Hakim PN Surabaya "Ngamuk" Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Nasional
Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Nasional
RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 dari Berbagai Varian di Indonesia Masih Terkendali

Satgas: Kasus Covid-19 dari Berbagai Varian di Indonesia Masih Terkendali

Nasional
KPK Sayangkan Rahmat Effendi Lakukan Pertemuan Daring di Luar Ketentuan

KPK Sayangkan Rahmat Effendi Lakukan Pertemuan Daring di Luar Ketentuan

Nasional
Kemenlu: RI Butuh Informasi Lebih Lengkap Untuk Kirim Bantuan ke Tonga

Kemenlu: RI Butuh Informasi Lebih Lengkap Untuk Kirim Bantuan ke Tonga

Nasional
Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Tembus 1.078

Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Tembus 1.078

Nasional
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap, Itong Isnaeni Hidayat, Tiba di Gedung KPK

Hakim PN Surabaya yang Ditangkap, Itong Isnaeni Hidayat, Tiba di Gedung KPK

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Naik 5 Kali Lipat dalam 3 Pekan

Satgas: Kasus Covid-19 Naik 5 Kali Lipat dalam 3 Pekan

Nasional
Kemenlu: Indonesia Bakal Kedatangan Vaksin dari Jerman dan China

Kemenlu: Indonesia Bakal Kedatangan Vaksin dari Jerman dan China

Nasional
Tahun 2022, Kementerian KP Fokus Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan

Tahun 2022, Kementerian KP Fokus Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan

Nasional
Sempat Kabur, Kakak Bupati Langkat Akhirnya Tiba di Gedung Merah Putih

Sempat Kabur, Kakak Bupati Langkat Akhirnya Tiba di Gedung Merah Putih

Nasional
Kemenlu Minta Malaysia Tindak Tegas Majikan yang Pekerjakan PMI Ilegal

Kemenlu Minta Malaysia Tindak Tegas Majikan yang Pekerjakan PMI Ilegal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.