Kompas.com - 27/07/2021, 20:04 WIB
Ilustrasi vaksin Pfizer berencana ajukan izin penggunaan suntikan booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19 mRNA untuk melindungi dari varian Delta yang terus menyebar. SHUTTERSTOCK/Daniel ChetroniIlustrasi vaksin Pfizer berencana ajukan izin penggunaan suntikan booster atau dosis ketiga vaksin Covid-19 mRNA untuk melindungi dari varian Delta yang terus menyebar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, semua vaksin Covid-19 saat ini efektif melawan semua varian virus corona termasuk varian Delta.

"Vaksin yang ada, sampai saat ini masih sangat efektif melawan semua varian atau mutasi virus yang ada. Termasuk varian Delta yang kemarin menyebabkan penmimgkatan lonjakan kasus yang signifikan dalam 3 minggu belakangan ini," ujar Nadia dalam diskusi virtual yang ditayangkan melalui YouTube FMB9ID_ IKP, Selasa (27/7/2021).

Nadia menyebut hingga saat ini belum ada bukti ilmiah maupun jurnal medis yang mengatakan jenis vaksin tertentu sudah tidak efektif lagi.

Baca juga: Kemenkes: Vaksin AstraZeneca 92 Persen Efektif Cegah Risiko Dirawat di RS Akibat Varian Delta

Justru WHO, kata Nadia, mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 agar kekebalan kelompok atau herd immunity terbentuk.

"Malah kemudian WHO mengatakan ayo percepat vaksin supaya segera kekebalan kelompok itu terjadi dan dengan percepatan vaksinasi, orang yang akan tertular makin sedikit dan tentunya mutasi atau varian baru itu bisa kita cegah untuk muncul," kata Nadia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit periode Mei-Juli 2021 menunjukkan bahwa 90 persen dari orang yang sudah divaksin dosis pertama sembuh usai terpapar Covid-19, sementara 96 persen orang yang divaksin penuh berhasil sembuh dari corona.

"Kalau pasien Covid-19 yang sudah mendapat dosis pertama 90 persen ini sembuh dan dari 96 persen yang sudah mendapat vaksin secara lengkap itu sembuh 100 persen," jelas Nadia.

Baca juga: Dinkes DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman

Nadia juga menjelaskan bahwa efek perlindungan terhadap pasien covid-19 yang sudah mendapat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap itu benar-benar bisa melindungi risiko dari kematian itu hingga 73 persen.

Sementara pasien Covid-19 yang belum mendapatkan vaksin sama sekali hanya 84 persen yang sembuh.

"Dibandingkan dengan orang yang belum mendapatkan vaksin, mereka sudah telindungi dari risiko kematian sebanyak 73 persen," jelasnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.