Cegah Lonjakan Covid-19, Masyarakat Diminta Tak Halalbihalal di Lingkungan Kantor

Kompas.com - 11/05/2021, 21:44 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers, Kamis (15/4/2021). Dok. BNPBJuru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers, Kamis (15/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan warga untuk tak menggelar open house atau halalbihalal di lingkungan kantor.

Demi mencegah penularan virus corona, silaturahmi selama Lebaran disarankan hanya dilakukan di lingkungan keluarga terdekat.

"Silaturahmi dalam rangka Idul Fitri agar hanya dilakukan bersama keluarga terdekat dan tidak menggelar kegiatan open house atau halalbihalal di lingkungan kantor atau komunitas," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Pemkot Tangsel Minta Warga Tidak Gelar Halalbihalal

Wiku juga mewanti-wanti masyarakat untuk tak melakukan silaturahmi secara fisik.

Jika memaksakan diri untuk bersilaturahmi secara fisik dengan keluarga ataupun kerabat, besar kemungkinan terjadi penularan virus corona.

Alih-alih membahayakan diri dengan melakukan kontak dekat, Wiku menyarankan masyarakat untuk bersilaturahmi secara virtual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk betul-betul dapat menyadari bahwa ada banyak cara yang mudah untuk menekan penularan, yaitu dengan tetap melakukan silaturahmi di hari raya secara virtual," ujarnya.

Baca juga: Satgas: Jika Masyarakat Nekat Mudik, Peningkatan Kasus Covid-19 Terlihat 2-3 Pekan Setelahnya

Wiku juga kembali meminta masyarakat mematuhi larangan mudik Lebaran.

Ia mengingatkan bahwa saat ini sejumlah negara tengah mengalami lonjakan kasus virus corona. Kegiatan mudik, kata Wiku, sangat berpotensi meningkatkan kasus Covid-19.

Wiku meminta masyarakat berkontribusi dalam menjaga angka kasus aktif Covid-19 agar menurun.

"Apabila kita tidak sama-sama menjaga agar penularan tidak semakin meluas contohnya dengan tetap mudik dan mengunjungi orang tua dan saudara di kampung halaman, bukan tidak mungkin kasus Covid-19 di Indonesia akan kembali meningkat, bahkan sama parahnya dengan di India," kata Wiku.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.