Kompas.com - 18/04/2021, 22:29 WIB
Seorang bocah membawa karung berisi bantuan logistik untuk korban tanah longsor di Desa Nelelamadike, Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). Sebanyak 55 orang meninggal, satu orang masih dalam pencarian, dan ratusan orang mengungsi akibat tanah longsor dari Gunung Ile Boleng pada Minggu (4/4).  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRASeorang bocah membawa karung berisi bantuan logistik untuk korban tanah longsor di Desa Nelelamadike, Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). Sebanyak 55 orang meninggal, satu orang masih dalam pencarian, dan ratusan orang mengungsi akibat tanah longsor dari Gunung Ile Boleng pada Minggu (4/4). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban hilang akibat bencana banjir bandang dan siklon tropis seroja di Nusa Tenggara Timur bertambah satu orang.

“Yang hilang sampai dengan hari ini bertambah satu. Jadi 48 yang hilang,” kata Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (18/4/2021).

Baca juga: UPDATE Bencana NTT: 178 Orang Meninggal, 47 Hilang

Rincian korban hilang yakni, satu di Kupang, dua di Flores Timur, 22 di lembata, tujuh di Sabu Raijua, 13 di Alor, dan tiga di Kupang.

Kemudian dari catatan BNPB, korban jiwa berjumlah 181 orang, yakni enam korban di Kota Kupang, 72 di Flores Timur, 11 di Malaka, 46 di Lembata, masing-masing satu di Rote Ndao dan di Ende.

Kemudian, tiga di Sabu Raijua, 28 di Alor dan 12 di Kabupaten Kupang dan satu di Sikka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Gubernur: 1.023 KK yang mengungsi akibat Bencana di NTT

Sementara itu, jumlah korban luka-luka akibat bencana ini mencapai 225 orang terdiri dari 8 di Kota Kupang, 76 di Flores Timur, 53 di Lembata, 3 di Ngada, 34 di Rote Ndao, 25 di Alor dan 26 di Kabupaten Kupang.

Banjir bandang serta tanah longsor akibat siklon tropis seroja terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi NTT, pada Minggu (4/4/2021).

Banjir merendam ratusan rumah dan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah masih terus mengupayakan penanganan dampak bencana di NTT dan NTB.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.