Kompas.com - 03/03/2021, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 1.000 prajurit yang bertugas di lingkungan Markas Besar (Mabes) TNI menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (3/3/2021).

Pelaksanaan vaksinasi hari ini merupakan hari ketiga di Mabes TNI.

"Hari ini adalah hari untuk sasaran yang lebih besar. Jadi kita harapkan hari ini bisa 1.500 personel, tapi tadi sasaran ditetapkan 1.200 personel," ujar Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono dikutip dari Antara, Rabu (3/3/2021).

Tugas menjelaskan, prajurit TNI yang menjalani vaksinasi pada hari ini merupakan mereka yang sering berhadapan langsung dengan publik.

Baca juga: 353.647 Personel TNI AD Bakal Divaksinasi Covid-19 dalam 4 Gelombang

Salah satunya adalah personel yang bertugas menegakkan pendisiplinan terhadap penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

"Ini juga termasuk bagi personel yang melakukan tracer Covid-19," kata Tugas.

Tugas juga menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyediakan vaksin bagi prajurit TNI sebanyak 125.000 dosis.

Ia berharap, terdapat 9.396 prajurit TNI yang menjalani vaksinasi Covid-19 hingga empat hari ke depan.

"Utamanya memang di seluruh jajaran TNI untuk para Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga. Karena mereka kita latih sebagai tracer. Ini adalah sasaran prioritas saat ini sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang sudah ditentukan," terang dia.

Baca juga: 1.300 Anggota TNI di Jaksel Akan Disuntik Vaksin Covid-19

Adapun sasaran vaksinasi yaitu prajurit dan PNS Mabes TNI serta keluarga dan warga negara Indonesia (WNI) yang berusia lebih dari 18 tahun.

Mereka adalah yang terdaftar sebagai sasaran penerima vaksinasi Covid-19 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) jajaran Kesehatan TNI.

Lewat vaksinasi ini, diharapkan tercipta kekebalan sosial terhadap Covid-19 bagi prajurit dan PNS Mabes TNI.

Target dan sasaran vaksinasi Covid-19 di Unit Organisasi (UO) Mabes TNI berjumlah sekitar 18.763 orang.

Itu terdiri dari tenaga kesehatan UO Mabes TNI 226 orang dan non-tenaga kesehatan UO Mabes TNI 18.537 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Komisi Nasional Disabilitas

Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Komisi Nasional Disabilitas

Nasional
Tanggal 9 Desember Hari Memperingati Apa?

Tanggal 9 Desember Hari Memperingati Apa?

Nasional
Soal Sosok Capres, Zulhas: Ganjar Pasti Pancasilais, Anies Pasti Pancasilais

Soal Sosok Capres, Zulhas: Ganjar Pasti Pancasilais, Anies Pasti Pancasilais

Nasional
Sambil Menangis, Putri Candawathi Minta Maaf pada Anggota Polri yang Jadi Saksi Kasus Brigadir J

Sambil Menangis, Putri Candawathi Minta Maaf pada Anggota Polri yang Jadi Saksi Kasus Brigadir J

Nasional
Resmi Masuk PAN, Uya Kuya: Partai Modern, Tak Banyak Kontroversi

Resmi Masuk PAN, Uya Kuya: Partai Modern, Tak Banyak Kontroversi

Nasional
Momen Purnawirawan hingga Artis Uya Kuya Dipakaikan Jaket PAN oleh Zulhas

Momen Purnawirawan hingga Artis Uya Kuya Dipakaikan Jaket PAN oleh Zulhas

Nasional
RKUHP Disahkan, Hina Presiden hingga DPR Menggunakan Teknologi Informasi Diancam Hukuman Lebih Berat

RKUHP Disahkan, Hina Presiden hingga DPR Menggunakan Teknologi Informasi Diancam Hukuman Lebih Berat

Nasional
Menteri PPPA: Kasus Kekerasan Seksual Jadi Fenomena Gunung Es, Harus Berani Lapor

Menteri PPPA: Kasus Kekerasan Seksual Jadi Fenomena Gunung Es, Harus Berani Lapor

Nasional
Romo Magnis: Mempelajari dan Percaya Marxisme Tidak Bisa Dikriminalisasi, tapi sebagai Gerakan Politik Bisa Dilarang

Romo Magnis: Mempelajari dan Percaya Marxisme Tidak Bisa Dikriminalisasi, tapi sebagai Gerakan Politik Bisa Dilarang

Nasional
UPDATE 6 Desember: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,29 Persen, Ketiga 28,63 Persen

UPDATE 6 Desember: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 74,29 Persen, Ketiga 28,63 Persen

Nasional
Ahli Hukum Pidana Apresiasi Pengesahan RKUHP, tapi Sayangkan Pasal Penghinaan Presiden dan Demonstrasi

Ahli Hukum Pidana Apresiasi Pengesahan RKUHP, tapi Sayangkan Pasal Penghinaan Presiden dan Demonstrasi

Nasional
Ferdy Sambo Minta Bharada E Dipecat dari Polri

Ferdy Sambo Minta Bharada E Dipecat dari Polri

Nasional
Purnawirawan, Artis hingga Aktivis Jadi Kader PAN, Zulhas: Banyak Sekali yang Bergabung

Purnawirawan, Artis hingga Aktivis Jadi Kader PAN, Zulhas: Banyak Sekali yang Bergabung

Nasional
PKS: Gerindra-PKS Punya Cerita Sukses Berkoalisi Usung Anies Baswedan

PKS: Gerindra-PKS Punya Cerita Sukses Berkoalisi Usung Anies Baswedan

Nasional
Sempat Kekeh Bertahan, Massa Aksi Tolak RKUHP di Depan Gedung DPR Membubarkan Diri

Sempat Kekeh Bertahan, Massa Aksi Tolak RKUHP di Depan Gedung DPR Membubarkan Diri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.