Kompas.com - 03/03/2021, 13:22 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac kepada anggota TNI di Balai Manunggal M Yusuf, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/3/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua tersebut diikuti sebanyak 450 prajurit dan PNS TNI di jajaran Kodam XIV Hasanuddin. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj. ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHEPetugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 Sinovac kepada anggota TNI di Balai Manunggal M Yusuf, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/3/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua tersebut diikuti sebanyak 450 prajurit dan PNS TNI di jajaran Kodam XIV Hasanuddin. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 1.000 prajurit yang bertugas di lingkungan Markas Besar (Mabes) TNI menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (3/3/2021).

Pelaksanaan vaksinasi hari ini merupakan hari ketiga di Mabes TNI.

"Hari ini adalah hari untuk sasaran yang lebih besar. Jadi kita harapkan hari ini bisa 1.500 personel, tapi tadi sasaran ditetapkan 1.200 personel," ujar Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono dikutip dari Antara, Rabu (3/3/2021).

Tugas menjelaskan, prajurit TNI yang menjalani vaksinasi pada hari ini merupakan mereka yang sering berhadapan langsung dengan publik.

Baca juga: 353.647 Personel TNI AD Bakal Divaksinasi Covid-19 dalam 4 Gelombang

Salah satunya adalah personel yang bertugas menegakkan pendisiplinan terhadap penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

"Ini juga termasuk bagi personel yang melakukan tracer Covid-19," kata Tugas.

Tugas juga menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyediakan vaksin bagi prajurit TNI sebanyak 125.000 dosis.

Ia berharap, terdapat 9.396 prajurit TNI yang menjalani vaksinasi Covid-19 hingga empat hari ke depan.

"Utamanya memang di seluruh jajaran TNI untuk para Babinsa, Babinpotmar, dan Babinpotdirga. Karena mereka kita latih sebagai tracer. Ini adalah sasaran prioritas saat ini sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang sudah ditentukan," terang dia.

Baca juga: 1.300 Anggota TNI di Jaksel Akan Disuntik Vaksin Covid-19

Adapun sasaran vaksinasi yaitu prajurit dan PNS Mabes TNI serta keluarga dan warga negara Indonesia (WNI) yang berusia lebih dari 18 tahun.

Mereka adalah yang terdaftar sebagai sasaran penerima vaksinasi Covid-19 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) jajaran Kesehatan TNI.

Lewat vaksinasi ini, diharapkan tercipta kekebalan sosial terhadap Covid-19 bagi prajurit dan PNS Mabes TNI.

Target dan sasaran vaksinasi Covid-19 di Unit Organisasi (UO) Mabes TNI berjumlah sekitar 18.763 orang.

Itu terdiri dari tenaga kesehatan UO Mabes TNI 226 orang dan non-tenaga kesehatan UO Mabes TNI 18.537 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Istiqlal Siapkan Fasilitas yang Permudah Penyandang Disabilitas Beribadah

Masjid Istiqlal Siapkan Fasilitas yang Permudah Penyandang Disabilitas Beribadah

Nasional
Staf Khusus Presiden: Apapun Isu yang Beredar, soal Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden

Staf Khusus Presiden: Apapun Isu yang Beredar, soal Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Kasus Eks Dirut Bosowa Corporindo Sadikin Aksa, Polri Sudah Periksa 26 Saksi dan 3 Ahli

Kasus Eks Dirut Bosowa Corporindo Sadikin Aksa, Polri Sudah Periksa 26 Saksi dan 3 Ahli

Nasional
Gubernur: 1.023 KK yang mengungsi akibat Bencana di NTT

Gubernur: 1.023 KK yang mengungsi akibat Bencana di NTT

Nasional
Jokowi Jelaskan Alasan Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Jokowi Jelaskan Alasan Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Nasional
Jokowi: Saya Paham Kita Rindu Sanak Saudara, tapi Mari Utamakan Keselamatan

Jokowi: Saya Paham Kita Rindu Sanak Saudara, tapi Mari Utamakan Keselamatan

Nasional
Jokowi Tegaskan Larangan Mudik Berlaku untuk Seluruh Masyarakat

Jokowi Tegaskan Larangan Mudik Berlaku untuk Seluruh Masyarakat

Nasional
Gubernur Viktor Pastikan Desain Kebijakan Pembangunan di NTT Segera Dilakukan

Gubernur Viktor Pastikan Desain Kebijakan Pembangunan di NTT Segera Dilakukan

Nasional
UPDATE 16 April: Sebaran 5.363 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi Jawa Barat

UPDATE 16 April: Sebaran 5.363 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi Jawa Barat

Nasional
UPDATE 16 April: 5,81 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, 10,7 Juta Dosis Pertama

UPDATE 16 April: 5,81 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, 10,7 Juta Dosis Pertama

Nasional
LIVE STREAMING: Jokowi Beri Paparan soal Larangan Mudik Lebaran

LIVE STREAMING: Jokowi Beri Paparan soal Larangan Mudik Lebaran

Nasional
Sebut Mispersepsi, Mendikbud: Tak Ada Maksud Ubah Mata Kuliah Pancasila dan Bahasa Indonesia

Sebut Mispersepsi, Mendikbud: Tak Ada Maksud Ubah Mata Kuliah Pancasila dan Bahasa Indonesia

Nasional
UPDATE 16 April: Pemerintah Telah Periksa 13.711.972 Spesimen Terkait Covid-19

UPDATE 16 April: Pemerintah Telah Periksa 13.711.972 Spesimen Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 16 April: Ada 107.297 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 April: Ada 107.297 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 April: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.444.229

UPDATE 16 April: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.444.229

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X