Kompas.com - 21/12/2020, 19:33 WIB
Umat katolik mengikuti ibadah di Gereja Katedral Bogor, Minggu (12/7/2020). Mulai Sabtu (11/7/2020), Gereja Katedral Bogor mulai menggelar misa percobaan di masa transisi kenormalan baru dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan antara lain mewajibkan penggunaan masker, hand sanitizer, serta membatasi kuota jumlah umat yang datang ke gereja sebanyak 200 orang setiap misa. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOUmat katolik mengikuti ibadah di Gereja Katedral Bogor, Minggu (12/7/2020). Mulai Sabtu (11/7/2020), Gereja Katedral Bogor mulai menggelar misa percobaan di masa transisi kenormalan baru dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan antara lain mewajibkan penggunaan masker, hand sanitizer, serta membatasi kuota jumlah umat yang datang ke gereja sebanyak 200 orang setiap misa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapasitas pelaksanaan ibadah Natal secara tatap muka di Keuskupan Agung Jakarta diterapkan sebanyak 20 persen.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Keuskupan Agung Jakarta Romo Vincentius Adi Prasojo dalam konferensi pers di BNPB, Senin (21/12/2020).

"Jadi peraturan tetap sama, kapasitas tetap sama, 20 persen dari jumlah umat yang bisa hadir. Kalau Kementerian Agama (Kemenag) memberi 50 persen, kami lebih hati-hati lagi, memberi 20 persen tidak bisa lebih," ujar Romo Adi.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Ibadah Natal di Gereja Dianjurkan Dipercepat

Pasalnya, kata dia, selama tiga bulan ini pihaknya juga sudah melaksanakan peribadatan tatap muka.

Oleh karena itu pada pelaksanaan Natal kali ini peribadatan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan pun akan dilakukan.

"Dengan durasi dipersingkat dan aturan yang semakin ketat apalagi DKI Jakarta situasinya begini," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Romo Adi mengatakan, selama pandemi ini, peribadatan di Gereja Katedral Jakarta dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni secara online dan offline.

Bagi umat yang akan melaksanakan peribadatan secara offline atau tatap muka, harus dilakukan pendaftaran terlebih dahulu secara online.

Baca juga: Hindari Penularan Covid-19, Gereja Dianjurkan Gelar Ibadah Natal Virtual

Jemaat yang mengikuti peribadatan secara offline, kata dia, harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

"Menggunakan masker dari rumah, tempat ibadah sampai pulang tidak boleh lepas masker. Jaga jarak sebagaimana yang telah kami lakukan selama ini," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa jemaat harus sehat dan para pelayan peribadatan pun dipastikan bebas Covid-19 dengan melakukan tes.

Romo Adi mengatakan, pihaknya selalu memperhatikan surat edaran dari Kemenag dan Pemprov DKI Jakarta serta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk melaksanakan ibadah Natal.

"Kami melakukan penyesuaian dalam tata peribadatan yang biasanya 2 jam menjadi maksimal 1 jam," kata dia.

"Jumlah yang hadir tetap sama dengan mengikuti protokol kesehatan dan menganjurkan jemaat untuk tidak bepergian, tidak mudik, tetap di rumah, silaturahmi Natal dengan keluarga. Kalau perlu, online saja," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Cetak Lagi Penyuluh Antikorupsi Bersertifikat, Total Ada 188 dalam Satu Semester Terakhir

KPK Cetak Lagi Penyuluh Antikorupsi Bersertifikat, Total Ada 188 dalam Satu Semester Terakhir

Nasional
Kasus Mingguan Naik 92 Persen, Satgas Covid-19 Minta Pemda Optimalkan PPKM

Kasus Mingguan Naik 92 Persen, Satgas Covid-19 Minta Pemda Optimalkan PPKM

Nasional
Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Guru Besar Universitas Udayana Sebut Vaksin Covid-19 Efektif Lawan Varian Alpha dan Delta

Nasional
Komnas HAM Layangkan Surat Panggilan ke BAIS, BIN, dan BNPT Terkait TWK Pegawai KPK

Komnas HAM Layangkan Surat Panggilan ke BAIS, BIN, dan BNPT Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
Pegawai KPK Minta Hasil TWK, BKN: Sudah Ketetapan Panglima TNI, Itu Rahasia

Pegawai KPK Minta Hasil TWK, BKN: Sudah Ketetapan Panglima TNI, Itu Rahasia

Nasional
Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Melebihi 80 Persen

Keterisian RS Covid-19 di 5 Provinsi Pulau Jawa Melebihi 80 Persen

Nasional
Satgas: Pulau Jawa Masih Jadi Penyumbang Terbesar Naiknya Angka Covid-19 di Indonesia

Satgas: Pulau Jawa Masih Jadi Penyumbang Terbesar Naiknya Angka Covid-19 di Indonesia

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Naik Tajam 4 Minggu Terakhir, Capai 92 Persen

Satgas: Kasus Covid-19 Naik Tajam 4 Minggu Terakhir, Capai 92 Persen

Nasional
Satgas Minta Pasien Covid-19 yang Membaik di RS Segera Dirujuk Isolasi Mandiri

Satgas Minta Pasien Covid-19 yang Membaik di RS Segera Dirujuk Isolasi Mandiri

Nasional
Tingkat Pasien Sembuh Rendah, Satgas Covid-19 Minta Daerah Evaluasi Kebijakan

Tingkat Pasien Sembuh Rendah, Satgas Covid-19 Minta Daerah Evaluasi Kebijakan

Nasional
Soal Ivermectin, BPOM: Untuk Pengobatan Covid-19 Harus dengan Izin Dokter

Soal Ivermectin, BPOM: Untuk Pengobatan Covid-19 Harus dengan Izin Dokter

Nasional
Kemenkes: Memasukkan Hasil Swab Antigen ke Laporan Harian Covid-19 Bukan Strategi Tekan 'Positivity Rate'

Kemenkes: Memasukkan Hasil Swab Antigen ke Laporan Harian Covid-19 Bukan Strategi Tekan "Positivity Rate"

Nasional
Satgas: Gap Kasus Positif dan Angka Kesembuhan Covid-19 Paling Besar Ada di Pulau Jawa

Satgas: Gap Kasus Positif dan Angka Kesembuhan Covid-19 Paling Besar Ada di Pulau Jawa

Nasional
Alasan BKN Libatkan Instrumen TNI AD dalam Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Alasan BKN Libatkan Instrumen TNI AD dalam Penyelenggaraan TWK Pegawai KPK

Nasional
Satgas Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Covid-19

Satgas Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasien Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X