Kompas.com - 27/10/2020, 15:39 WIB
Doni Monardo dalam bincang-bincang spesial ?Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab di Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB Jakarta, Jumat (9/10/2020).
DOK. covid19.go.idDoni Monardo dalam bincang-bincang spesial ?Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab di Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB Jakarta, Jumat (9/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengakui, hingga saat ini angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih tinggi dari rata-rata angka kematian global.

Kendati demikian, Doni optimistis angka kematian akibat Covid-19 akan mengalami penurunan dengan kerja sama yang baik para tenaga medis.

"Kita akui angka kematian masih relatif tinggi dari global, tetapi kita yakini bahwa kerja sama dari para dokter dan tenaga kesehatan dalam menangani pasien kita harapkan bisa baik lagi," kata Doni dalam talk show BNPB bertajuk "Update KPCPEN: Prinsip Keamanan Vaksin Covid-19" secara virtual, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Menpora: Kita Harus Bergotong Royong untuk Menangani Musibah Covid-19

Doni mengatakan, dalam catatan yang diterimanya, angka kematian Covid-19 menjadi lebih besar saat pasien dalam kondisi kritis yaitu sebesar 67 persen.

Sementara itu, saat pasien Covid-19 dengan gejala sedang, angka kematiannya mencapai 26 persen.

"Nah angka kematian pada posisi keadaan kritis sangat besar yaitu 67 persen, sehingga kita lihat sekarang para dokter semakin berpengalaman ini jangan sampai meningkat gejalanya," ujar dia. 

Baca juga: Saat Terpapar Covid-19, Gubernur Kalbar Lakukan Terapi Uap Minyak Kayu Putih

Lebih lanjut, Doni mengatakan, selain dibutuhkannya pengalaman para tenaga medis, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 juga diperlukan agar penanganan dapat segera dilakukan.

"Dan dilakukan isolasi mandiri tujuannya adalah tidak ada penyebaran kepada masyarakat lainnya," kata dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X