Enam Persen Pasien di Wisma Atlet Kemayoran Adalah Klaster Keluarga

Kompas.com - 28/09/2020, 22:55 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2020). Rapat itu membahas RKA K/L tahun 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2020). Rapat itu membahas RKA K/L tahun 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan bahanya penularan virus corona melalui klaster keluarga yang masih jarang disadari.

Hal itu disampaikan Doni usai rapat bersama Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (28/9/2020).

"Kami laporkan kepada Bapak Presiden terkait klaster keluarga. Ada enam persen pasien yang dirawat di Wisma Atlet ternyata positif Covid. Padahal mereka relatif tidak beraktivitas keluar rumah. Artinya yang menulari adalah orang terdekat keluarga itu," kata Doni.

Ia pun meminta masyarakat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan begitu pulang bekerja dan tiba di rumah.

Baca juga: Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Masyarakat wajib membersihkan diri terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah.

Ia meminta masyarakat menyadari potensi orang terdekat mejadi medium penularan Covid-19 di lingkungan keluarga.

"Kita harus pahami Covid media pengantarnya adalah saudara kita, orang terdekat, bukan orang jauh. Yang menulari adalah orang terdekat yang ada di sekitar kita," kata Doni.

"Sehingga kita harus saling menjaga, saling melindungi dan saling ingatkan untuk patuh terhadap protokol kesehatan," lanjut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana itu.

Sebelumnya Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ada tiga klaster penyumbang kasus Covid-19 terbesar di Jakarta.

Ketiga klaster itu, yakni rumah sakit, komunitas (keluarga inti) dan perkantoran.

Baca juga: 8 Pasien dari 2 Klaster Keluarga Dinyatakan Sembuh, Salatiga Masih Zona Oranye

"Data kesehatan DKI Jakarta pada 4 Juni hingga 12 September menyatakan bahwa klaster yang menyumbangkan angka kasus Covid-19 terbanyak ialah dari rumah sakit, komunitas dan perkantoran," kata Wiku dalam konferensi pers lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/9/2020).

Disusul dua klaster yang juga berada di Jakarta, yakni anak buah kapal (ABK) dan pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru kembali ke Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun jumlah pasien Covid-19 dari klaster rumah sakit di Jakarta sebanyak 24.000 orang, komunitas sebanyak 15.133 pasien, dan perkantoran sebanyak 3.194 pasien.

Disusul klaster ABK sebanyak 1.641 pasien dan klaster PMI sebanyak 622 pasien.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Periode 2020-2025

Miftachul Akhyar Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Periode 2020-2025

Nasional
Satgas: Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Harus Jadi Peringatan Bersama

Satgas: Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Harus Jadi Peringatan Bersama

Nasional
Menko PMK Minta Fasilitas PON di Papua Tidak Disia-siakan

Menko PMK Minta Fasilitas PON di Papua Tidak Disia-siakan

Nasional
Djoko Tjandra Sebut Tommy Sumardi Besan mantan PM Malaysia Najib Razak

Djoko Tjandra Sebut Tommy Sumardi Besan mantan PM Malaysia Najib Razak

Nasional
Satgas Klaim Kesiapan Cold Chain untuk Distribusi Vaksin Covid-19 Capai 97 Persen

Satgas Klaim Kesiapan Cold Chain untuk Distribusi Vaksin Covid-19 Capai 97 Persen

Nasional
Kerangka Pelibatan TNI Atasi Terorisme Perlu Diperjelas

Kerangka Pelibatan TNI Atasi Terorisme Perlu Diperjelas

Nasional
Djoko Tjandra ke London dan Paris untuk Urus Red Notice atas Namanya di Interpol

Djoko Tjandra ke London dan Paris untuk Urus Red Notice atas Namanya di Interpol

Nasional
Kasus Raibnya Uang Winda Earl di Maybank, Pengakuan Tersangka hingga Dugaan Penerima Dana

Kasus Raibnya Uang Winda Earl di Maybank, Pengakuan Tersangka hingga Dugaan Penerima Dana

Nasional
Surat untuk Puan Maharani: Bersusah Payah Kami Bersuara, tetapi Tidak Didengar...

Surat untuk Puan Maharani: Bersusah Payah Kami Bersuara, tetapi Tidak Didengar...

Nasional
Berkat Mobile JKN, Ibu Rumah Tangga Ini Mudah Akses Layanan Kesehatan

Berkat Mobile JKN, Ibu Rumah Tangga Ini Mudah Akses Layanan Kesehatan

Nasional
Epidemiolog: Kasus Covid-19 Bertambah 4.000 Lebih Per Hari, Indonesia Belum Aman dari Pandemi

Epidemiolog: Kasus Covid-19 Bertambah 4.000 Lebih Per Hari, Indonesia Belum Aman dari Pandemi

Nasional
Tiga RUU Belum Disepakati, Prolegnas Prioritas 2021 Diputuskan Hari Ini

Tiga RUU Belum Disepakati, Prolegnas Prioritas 2021 Diputuskan Hari Ini

Nasional
Pemerintah Finalisasi Pemetaan Daerah Prioritas Vaksin Covid-19

Pemerintah Finalisasi Pemetaan Daerah Prioritas Vaksin Covid-19

Nasional
Jelang Pilkada, Satgas Wanti-wanti Jangan Sampai Ada Kerumunan di TPS

Jelang Pilkada, Satgas Wanti-wanti Jangan Sampai Ada Kerumunan di TPS

Nasional
Dugaan Keterlibatan Pemberi Suap Lain Dalam Kasus Edhy Prabowo

Dugaan Keterlibatan Pemberi Suap Lain Dalam Kasus Edhy Prabowo

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X