Kompas.com - 19/09/2020, 12:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis mengatakan, pihaknya sedang menelusuri sumber penularan Covid-19 yang menjangkiti Ketua KPU Arief Budiman.

Hal ini dilakukan setelah Ketua KPU Sulawesi Selatan (Sulsel) Faisal Amir juga dinyatakan positif Covid-19 setelah berkontak dekat dengan Arief Budiman.

Viryan mengungkapkan, sebelum dinyatakan positif Covid-19, Arief sempat berkunjung ke Makassar. Saat itu, Arief dan Faisal Amir sempat berada dalam satu mobil.

Baca juga: Sebelum Dinyatakan Positif Covid-19, Ketua KPU Arief Budiman Sempat Berkunjung ke Makassar dan Depok

"Mas Arief dan Ketua KPU Sulsel satu mobil pada saat di Makassar," ungkap Viryan saat mengisi diskusi bertajuk Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi Corona, Sabtu (19/9/2020).

"Yang jadi penelusuran kami adalah kira-kira siapa yang menginfeksi siapa. Apakah dari Mas Arief kepada Pak Faisal atau Pak Faisal ke Mas Arief," tutur dia.

Selain Makassar, Arief Budiman juga sempat berkunjung ke Kota Depok (Jawa Barat) sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Meski demikian, Viryan menegaskan bahwa protokol kesehatan sudah dijalankan dalam setiap kegiatan KPU.

Kemudian, tes Covid-19 minimal dengan rapid test juga selalu dilakukan.

Viryan menuturkan, saat ini Arief dalam kondisi baik dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dinas.

"Pak Arif OTG. Badannya sehat, tidak ada keluhan berarti. Namun, kita tetap waspada," ujar Viryan pada.

Baca juga: Ketua KPU RI Arief Budiman Positif Covid-19

Sebelumnya, Arief Budiman mengumumkan bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu diketahui usai Arief menjalani tes PCR atau swab test pada Kamis (17/9/2020).

"Tanggal 17 September malam hari melakukan tes swab untuk digunakan sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor tanggal 18 September dengan hasil positif," kata Arief melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Jumat (18/9/2020)

Sementara itu, Ketua KPU Sulawesi Selatan Faisal Amir beserta istrinya kini menjalani perawatan di RS Wahidin Sudirohusodo usai dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Beberapa hari sebelumnya, Faisal Amir mendampingi Ketua Ketua KPU RI Arief Budiman.

Baca juga: Ketua KPU Sulsel Dirawat di RS karena Covid-19 Usai Bertemu Ketua KPU RI

Komisioner KPU Sulsel, Uslimin yang dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2020) mengatakan, Faisal Amir terpaksa dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, karena kurang enak badan dan mengalami demam.

“Dengan kurang enak badan itu, Pak Faisal Amir ke RS Wahidin Sudirohusodo untuk memeriksakan diri. Dari hasil pemeriksaan, Pak Faisal Amir beserta istrinya dinyatakan positif terpapar virus Covid-19 dan langsung mendapat perawatan,” ungkapnya.

Uslimin menuturkan, belum diketahui pasti Faisal Amir terjangkit Covid-19 di mana. Namun beberapa hari sebelumnya, Faisal Amir mendampingi Ketua Ketua KPU RI Arief Budiman yang melakukan kunjungan dinas di beberapa lokasi di Kota Makassar, Selasa (15/9/2020).

“Tidak diketahui, siapa yang menjangkiti dan terjangkiti. Yang jelas, pak Arief Budiman dan Pak Faisal Amir dinyatakan positif Covid-19. Untuk mencegah penularan Covid-19 kian meluas, kami sudah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap semua petugas di KPU di Sulsel,” katanya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu: Gugatan Sengketa Partai Republiku, PKP, Prima, dan Parsindo Tak Bisa Diterima

Bawaslu: Gugatan Sengketa Partai Republiku, PKP, Prima, dan Parsindo Tak Bisa Diterima

Nasional
Arahan Jokowi ke Relawan Soal Pilih Presiden: Dari yang Senang Blusukan hingga Rambut Penuh Uban

Arahan Jokowi ke Relawan Soal Pilih Presiden: Dari yang Senang Blusukan hingga Rambut Penuh Uban

Nasional
Jokowi Lempar Jaket G20, Relawan Heboh Berebutan

Jokowi Lempar Jaket G20, Relawan Heboh Berebutan

Nasional
BNPB: Korban Hilang Gempa Cianjur Terisa 14 Orang

BNPB: Korban Hilang Gempa Cianjur Terisa 14 Orang

Nasional
Korban Gempa Cianjur Masih Bertambah: 318 Meninggal, 7.729 Luka-Luka

Korban Gempa Cianjur Masih Bertambah: 318 Meninggal, 7.729 Luka-Luka

Nasional
Cerita Jokowi yang Tak Minder Saat Bersalaman dengan Para Pemimpin G20

Cerita Jokowi yang Tak Minder Saat Bersalaman dengan Para Pemimpin G20

Nasional
BERITA FOTO: Relawan Jokowi Deklarasikan ''2024 Manut Jokowi''

BERITA FOTO: Relawan Jokowi Deklarasikan ''2024 Manut Jokowi''

Nasional
Lima Hari Pasca-gempa Cianjur, 73.525 Jiwa Masih Mengungsi

Lima Hari Pasca-gempa Cianjur, 73.525 Jiwa Masih Mengungsi

Nasional
Respons Pengacara Ferdy Sambo soal Isu Belanja Bulanan Kliennya Capai Rp 600 Juta

Respons Pengacara Ferdy Sambo soal Isu Belanja Bulanan Kliennya Capai Rp 600 Juta

Nasional
BERITA FOTO: Jokowi Temu Kangen Ribuan Relawan Se-Indonesia di GBK

BERITA FOTO: Jokowi Temu Kangen Ribuan Relawan Se-Indonesia di GBK

Nasional
Jokowi Ungkap Prinsip Paling Penting yang Harus Dimiliki Presiden Selanjutnya, Apa Itu?

Jokowi Ungkap Prinsip Paling Penting yang Harus Dimiliki Presiden Selanjutnya, Apa Itu?

Nasional
Di GBK, Relawan Jokowi Deklarasikan '2024 Manut Jokowi'

Di GBK, Relawan Jokowi Deklarasikan "2024 Manut Jokowi"

Nasional
Buntut Tambang Ilegal, Jatam Dorong Kapolri Konsistensi Bersih-Bersih Kepolisian

Buntut Tambang Ilegal, Jatam Dorong Kapolri Konsistensi Bersih-Bersih Kepolisian

Nasional
Buntut Isu Tambang Ilegal di Kaltim, Bareskrim Akan Layangkan Panggilan Kedua ke Ismail Bolong

Buntut Isu Tambang Ilegal di Kaltim, Bareskrim Akan Layangkan Panggilan Kedua ke Ismail Bolong

Nasional
Jatam Ungkap Peran Polisi dalam Kasus Tambang Ilegal, Mulai dari Beking hingga Jadi Pemodal

Jatam Ungkap Peran Polisi dalam Kasus Tambang Ilegal, Mulai dari Beking hingga Jadi Pemodal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.