Satgas Sebut Persentase Kematian Pasien Covid-19 Paling Tinggi Ada di Jawa dan Bali

Kompas.com - 09/09/2020, 13:34 WIB
Tim gugus tugas memakamkan seorang pasien Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD dr Haulussy Ambon, di TPU Hunuth pada Kamis (30/7/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYTim gugus tugas memakamkan seorang pasien Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD dr Haulussy Ambon, di TPU Hunuth pada Kamis (30/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Persentase angka kematian akibat Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali menjadi yang paling tinggi di Indonesia dengan 4,82 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (9/9/2020).

"Jadi memang kalau kita lihat di sini angka kematian yang tertinggi memang di Pulau Jawa dan Bali yaitu 4,82 persen," kata Dewi.

Setelah Jawa dan Bali, ada Sumatera dengan 4,16 persen, kemudian Kalimantan 3,94 persen, Sulawesi dengan 3,13 persen serta Maluku dan Papua sekitar 1,79 persen.

Baca juga: Prediksi Model Ini Ungkap dalam 4 Bulan Kematian Akibat Covid-19 Bisa 3 Kali Lipat

"Ini kontribusi kematiannya bisa jadi memang lebih tinggi dari Jawa dan Bali yang akan mempengaruhi juga angka nasional," ujar dia.

Dewi juga mengungkapnya Jawa dan Bali pun berkontribusi dalam jumlah kasus infeksi Covid-19 di Indonesia.

Menurut dia, Jawa dan Bali berkontribusi sebanyak 64,26 persen dari total kasus Covid-19.

"Jadi memang cukup besar dia berkontribusi nya sebesar 64 persen yaitu dengan jumlah total kasus 114.590 ini per tanggal 6 September 2020," ungkapnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Jam Malam di Bogor Efektif Tekan Kasus Covid-19

Kemudian Sumatera dengan 11,3 persen dari total kasus. Disusul Sulawesi dengan 10,63 persen, Kalimantan 9,49 persen serta Maluku dan Papua sekitar 4,3 persen.

"Tapi memang jauh nih kalau yang tadi kontribusinya 64 persen sedangkan kalau di Pulau Sumatera ini sekitar 11,3 persen," ujar dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Jantung Idap Covid-19 Lebih Sulit Ditangani, Dokter: Jangan Sampai Terpapar

Pasien Jantung Idap Covid-19 Lebih Sulit Ditangani, Dokter: Jangan Sampai Terpapar

Nasional
Jelang Pilkada, Kabareskrim Ingatkan soal Potensi Penyalahgunaan Bansos dan Maraknya Hoaks

Jelang Pilkada, Kabareskrim Ingatkan soal Potensi Penyalahgunaan Bansos dan Maraknya Hoaks

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Strategi Penanganan Pandemi Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Evaluasi Strategi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Usai Selamatkan Pekerja Migran yang Disiksa di Malaysia, Kemlu Pastikan MH Dalam Kondisi Baik

Usai Selamatkan Pekerja Migran yang Disiksa di Malaysia, Kemlu Pastikan MH Dalam Kondisi Baik

Nasional
Survei TII: Praktik Gratifikasi Sudah Dianggap Lumrah

Survei TII: Praktik Gratifikasi Sudah Dianggap Lumrah

Nasional
Jokowi: Kalau Sangat Diperlukan, Saya Siap Terbitkan Aturan Lagi soal Penyandang Disabilitas

Jokowi: Kalau Sangat Diperlukan, Saya Siap Terbitkan Aturan Lagi soal Penyandang Disabilitas

Nasional
Benny Wenda Deklarasikan Pemerintahan Sementara Papua Barat, Mahfud: Makar

Benny Wenda Deklarasikan Pemerintahan Sementara Papua Barat, Mahfud: Makar

Nasional
Survivor Covid-19 Perlu Waspadai Long Covid, Apa Itu?

Survivor Covid-19 Perlu Waspadai Long Covid, Apa Itu?

Nasional
Kemenlu Pulangkan 43 Pekerja Migran Korban Perdagangan Orang di Saudi

Kemenlu Pulangkan 43 Pekerja Migran Korban Perdagangan Orang di Saudi

Nasional
Saat Calon Hakim MA Ditanya soal Perlunya Ada Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi

Saat Calon Hakim MA Ditanya soal Perlunya Ada Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi

Nasional
Survei TII: Hanya 50 Persen Responden Menilai Kinerja KPK Cukup Baik

Survei TII: Hanya 50 Persen Responden Menilai Kinerja KPK Cukup Baik

Nasional
Pimpinan Komisi II: Tak Elok DPRD DKI Usulkan Kenaikan Gaji Saat Krisis Pandemi Covid-19

Pimpinan Komisi II: Tak Elok DPRD DKI Usulkan Kenaikan Gaji Saat Krisis Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi: Perlindungan bagi Penyandang Disabilitas Harus Berdasar HAM

Jokowi: Perlindungan bagi Penyandang Disabilitas Harus Berdasar HAM

Nasional
Duduk Perkara Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean

Duduk Perkara Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean

Nasional
Gakkumdu: 104 Dugaan Tindak Pidana Pemilu Disidik, Paling Banyak Terkait Netralitas ASN

Gakkumdu: 104 Dugaan Tindak Pidana Pemilu Disidik, Paling Banyak Terkait Netralitas ASN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X