Kompas.com - 17/08/2020, 05:57 WIB
Sandiaga Uno di tempat peristirahatan Tol Jakarta-Merak, Kamis (6/8/2020). Dokumen Tim Sandiaga UnoSandiaga Uno di tempat peristirahatan Tol Jakarta-Merak, Kamis (6/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengusaha Sandiaga Uno menyampaikan tiga tips bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Sandiaga menuturkan, hal pertama bagi UMKM adalah melakukan pivot.

"Satu, pivot. Kita ubah strategi dan model bisnis kita," kata Sandiaga dalam acara PolitikFest yang ditayangkan di akun YouTube KompasTV, Minggu (16/8/2020).

Baca juga: Skema Pencairan BLT Rp 2,4 Juta untuk UMKM, Ditransfer ke Rekening

Hal tersebut diungkapkan Sandi saat dimintai tanggapan mengenai apa yang telah dilakukan Voyej untuk bertahan di tengah pandemi.

Voyej merupakan brand asal Indonesia yang memproduksi produk kulit.

Pendiri Voyej, Stephen Lucas, turut menjadi tamu dalam acara tersebut.

Sandiaga menuturkan, Voyej melakukan pivot dengan mengubah sistem penjualan menjadi pre-order.

Baca juga: Sudah 9 Juta UMKM Terdata Menerima BLT, Erick Thohir: Ini Hibah, Bukan Pinjaman

Dengan begitu, UMKM akan menerima uang tunai terlebih dahulu. Konsep itu disebutnya sebagai cash is king.

Kemudian, ia mengatakan, uang yang telah diterima tersebut dikelola secara ketat dengan mengatur pengeluaran. Ini merupakan tips berikutnya.

"Dengan pengelolaan keuangan yang ketat ini, risikonya juga turun, akhirnya ongkosnya juga turun, harga jualnya juga bisa turun sehingga mudah-mudahan bisa mendapatkan kesetiaan pelanggan," lanjut dia.

Lalu, tips terakhir, ia menyarankan UMKM membangun jejaring komunitas untuk dapat bertahan.

Baca juga: Prosedur Lengkap Cara dan Syarat UMKM Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Terlebih lagi, menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, terdapat tren yang sedang berkembang mengenai kebanggaan dalam menggunakan produk lokal.

Tren itu yang dapat menjadi peluang pasar baru bagi UMKM.

"Ini ada big emerging trend dan punya satu komoditas sendiri, ini yang disebut sebagai ekosistem. Akhirnya kita bisa bertahan karena ekosistem ini yang menjadi pasar kita," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X