Amien Rais Ingatkan Jokowi Akan Bahaya Politik Partisan

Kompas.com - 13/08/2020, 19:36 WIB
Mantan Ketua MPR Amien Rais usai melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANMantan Ketua MPR Amien Rais usai melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua MPR sekaligus Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, praktek politik partisan yang mementingkan kelompok tertentu masih sering terjadi.

Menurutnya, politik partisan ini, cepat atau lambat, bisa membelah bangsa Indonesia. 

Amien mengibaratkan praktek tersebut seperti politik belah bambu.

"Politik belah bambu, menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain," kata Amien dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Instagramnya, pada Rabu (13/8/2020) yang dikutip Kompas.com, atas seizin tim Amien Rais.

"Tidak boleh seorang presiden terjebak pada mentalitas 'koncoisme'," tambahnya.

Baca juga: Amien Rais Sebut Perkembangan Politik di Era Jokowi Semakin Kurang Demokratis


Menurutnya, dalam perkembangan politik, semestinya pemerintah menganut paham Pro Bono Publico yaitu untuk kepentingan masyarakat umum.

"Pilihan yang bersifat Pro Bono Publico, pilihan yang menguntungkan kepentingan orang banyak, sepantasnya jadi pilihan kita," ujarnya.

Lebih lanjut, menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-75, Amien mendorong masyarakat untuk melakukan kritik dan koreksi dalam perjalanan bangsa Indonesia.

"Agar kita mampu melihat masalah-masalah nasional apa saja yang perlu kita angkat ke permukaan, secara apa adanya," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X