Kompas.com - 06/08/2020, 06:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, kemauan dan kemampuan kepala daerah merupakan kunci pengendalian penularan Covid-19.

Menurut Tito, ada berbagai tipe kepala daerah yang ada di Indonesia.

“Yang pertama ada kepala daerah yang memiliki kemauan sungguh-sungguh, mau tapi tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang pandemi ini," ujar Tito sebagaimana dikutip dari siaran pers di laman resmi Kemendagri, Kamis (6/8/2020).

Tito menilai, seorang kepala daerah tak perlu menjadi seorang dokter untuk mengetahui seluk-beluk tentang Covid-19.

Baca juga: 41 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Depok, Penambahan Tertinggi Sejauh Ini

Pengetahuan dasar tentang pandemi bisa dipelajari agar mengambil kebijakan yang tepat.

Namun, hal ini juga perlu didukung konsep dan kapasitas anggaran di daerah.

"Oleh karena itu, kemauan saja tanpa diikuti oleh kemampuan yang cukup pasti tidak akan maksimal penanganan Covid,” tegas Tito.

Tak hanya kemauan dan kemampuan, pengetahuan dan keseriusan dalam menangani pandemi menurutnya juga merupakan kunci dari penanganan Covid-19 yang efektif.

“Yang kedua adalah kepala daerah yang memiliki kemampuan artinya pengetahuan, memiliki strategi, konsep dan memiliki kemampuan fiskal yang baik," ungkap Tito.

"Tetapi tidak terlalu serius menangani. Yang penting cari aman, ada, itu juga kurang maksimal pengendalian Covid-19 ini,” lanjut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.