1.031 Kasus Baru Covid-19 di 30 Provinsi: Jatim Tambah 225, Jakarta 127

Kompas.com - 17/06/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, masih ada penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 hingga Rabu (17/6/2020).

Menurut Yuri, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Rabu, ada penambahan 1.031 kasus baru Covid-19.

"Sehingga secara akumulatif ada 41.431 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu sore.

Berdasarkan data yang dipaparkan Yuri, kasus baru pasien positif Covid-19 tersebar di 30 provinsi.

Baca juga: UPDATE: Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 41.431 Orang, Bertambah 1.031

Dari data tersebut tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi, yakni Jawa Timur (225 kasus baru), DKI Jakarta (127 kasus baru), Jawa Tengah (115 kasus baru), Kalimantan Selatan (86 kasus baru) dan Sulawesi Selatan (84 kasus baru).

Sementara itu, penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 432 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi.

Selain itu, Yuri menyampaikan ada 4 provinsi yang tidak terdapat kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Keempat provinsi itu yakni Sulawesi Tengah, NTT, Kalimantan Utara dan Gorontalo.

Baca juga: UPDATE 17 Juni: Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 2.276 Orang

Yuri melanjutkan, pemerintah juga mencatat ada penambahan 540 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

"Dengan demikian, total pasien sembuh ada 16.423 orang," tutur Yuri.

Kemudian, Yuri menyatakan kabar duka dengan masih adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Ada penambahan 45 pasien yang tutup usia setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona.

"Sehingga jumlah pasien meninggal dunia menjadi 2.276 orang," ujar Yuri

Baca juga: UPDATE: Bertambah 540, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini Ada 16.243 Orang

Berikut ini data sebaran kasus baru Covid-19 di 30 provinsi hingga 17 Juni 2020:

1. Jawa Timur: 225 kasus baru

2. DKI Jakarta: 127 kasus baru

3. Jawa Tengah: 115 kasus baru

4. Kalimantan Selatan: 86 kasus baru

5. Sulawesi Selatan: 84 kasus baru

6. Bali: 47 kasus baru

7. Kalimantan Tengah: 45 kasus baru

8. Sumatera Selatan: 43 kasus baru

9. Jawa Barat: 41 kasus baru

10. Sulawesi Utara: 35 kasus baru

11. Banten: 32 kasus baru

12. Papua: 30 kasus baru

13. Maluku: 24 kasus baru

14. NTB: 21 kasus baru

15. Sumatera Utara: 13 kasus baru

16. Kalimantan Barat: 12 kasus baru

17. Aceh: 10 kasus baru

18. Kepulauan Riau: 9 kasus baru

19. Maluku Utara: 7 kasus baru

20. Kalimantan Timur: 5 kasus baru

21. Sumatera Barat: 4 kasus baru

22. DIY: 3 kasus baru

23. Lampung: 3 kasus baru

24. Bangka Belitung: 2 kasus baru

25. Riau: 2 kasus baru

26. Papua Barat: 2 kasus baru

27. Bengkulu: 1 kasus baru

28. Jambi: 1 kasus baru

29. Sulawesi Tenggara: 1 kasus baru

30. Sulawesi Barat: 1 kasus baru

Total: 1.031 kasus



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Kerumunan dan Tes Usap Rizieq Shihab Akan Digelar di PN Jakarta Timur

Sidang Kasus Kerumunan dan Tes Usap Rizieq Shihab Akan Digelar di PN Jakarta Timur

Nasional
Kritik Perpres soal Investasi Miras, Sekum Muhammadiyah: Pemerintah Mestinya Bina Moral Masyarakat

Kritik Perpres soal Investasi Miras, Sekum Muhammadiyah: Pemerintah Mestinya Bina Moral Masyarakat

Nasional
Amien Rais Minta Jokowi Batalkan Perpres soal Investasi Miras

Amien Rais Minta Jokowi Batalkan Perpres soal Investasi Miras

Nasional
Irjen Napoleon Sebut Tak Ada Fakta yang Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Sebut Tak Ada Fakta yang Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Djoko Tjandra

Nasional
IDI Sarankan Cakupan Penerima Insentif Terkait Penanganan Covid-19 Diperluas

IDI Sarankan Cakupan Penerima Insentif Terkait Penanganan Covid-19 Diperluas

Nasional
KPU Siapkan Data Pemilih Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 untuk Vaksinasi Covid-19

KPU Siapkan Data Pemilih Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
Lembaga Eijkman: Pendonor Plasma Konvalesen Tak Akan Alami Efek Samping

Lembaga Eijkman: Pendonor Plasma Konvalesen Tak Akan Alami Efek Samping

Nasional
Dirut PT PAL Budiman Saleh Segera Diadili Terkait Korupsi di PT DI

Dirut PT PAL Budiman Saleh Segera Diadili Terkait Korupsi di PT DI

Nasional
Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Nasional
Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Besok, KPU dan Kemenkes Teken MoU Akses Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19

Besok, KPU dan Kemenkes Teken MoU Akses Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
Pihak Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Kembali Ditunda

Pihak Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Kembali Ditunda

Nasional
Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Berjalan Tertib dan Sesuai Prokes

Vaksinasi Covid-19 di Lingkungan DPR Berjalan Tertib dan Sesuai Prokes

Nasional
IDI: Vaksinasi Cara Paling Etis Capai Herd Immunity

IDI: Vaksinasi Cara Paling Etis Capai Herd Immunity

Nasional
Demokrat Anggap Jhoni Allen Memanipulasi Sejarah Pendirian Partai

Demokrat Anggap Jhoni Allen Memanipulasi Sejarah Pendirian Partai

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X