Menurut Kemenkumham, Ini Penyebab Kerusuhan di Lapas Tuminting Manado

Kompas.com - 11/04/2020, 21:43 WIB
Kerusuhan yang dilakukan narapidana menyebabkan Lapas Tuminting Manado terbakar pada Sabtu (11/4/2020). Kompas.com/Skivo Marcelino MandeyKerusuhan yang dilakukan narapidana menyebabkan Lapas Tuminting Manado terbakar pada Sabtu (11/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama Kemenkumham Bambang Wiyono mengatakan, terjadi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/4/2020).

Bambang mengungkapkan, kebakaran terjadi pada pukul 15.30 WITA itu dipicu oleh keributan para warga binaan yang meminta dibebaskan sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 10 Tahun 2020.

"Para warga binaan narkoba merasa dianaktirikan sehingga meminta disamakan dengan warga binaan tindak pidana umum lainnya," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Baca juga: Satu Napi Tertembak dalam Kerusuhan di Lapas Tuminting Manado

Bambang mengatakan, pemicu keributan lainnya adalah petugas Lapas khawatir mengenai wabah Covid-19, sehingga tak mengizinkan salah satu warga binaan untuk melayat orang tuanya yang meninggal dunia.

Lebih lanjut, menurut Bambang, tidak ada warga binaan yang melarikan diri atas kebakaran dan keributan tersebut.

"Informasi sementara, tidak ada warga binaan yang melarikan diri. Aparat keamanan siaga diluar lapas dalam rangka mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Pada pukul 19.30 WITA kondisi lapas mulai aman terkendali," ujarnya.

Baca juga: Narapidana Rusuh, Polisi Masuk ke Dalam Lapas Tuminting Manado, Terdengar Bunyi Tembakan

Sebelumnya diberitakan, Lapas Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, terbakar, pada Sabtu (11/4/2020) sore.

Kebakaran diduga ulah para narapidana yang melakukan kerusuhan di dalam lapas.

Pantauan Kompas.com, polisi bersenjata lengkap terlihat berjaga-jaga di luar Lapas Tuminting, Mando.

Sejumlah akses menuju lokasi lapas ditutup sementara. Beberapa mobil pemadam kebakaran juga bersiaga di sekitar lapas.

Baca juga: Kerusuhan Lapas Tuminting Manado, Negosiasi Polisi Dibalas Lemparan Batu

Kapolresta Manado Kombes Benny Bawensel sempat bernegosiasi dengan narapidana di pintu masuk Lapas Tuminting Manado.

Benny meminta para narapidana menenangkan diri.

Tapi, para narapidana tak mau bernegosiasi di sana. Mereka meminta Benny masuk ke dalam lapas.

Namun, Beny menolak permintaan itu. Narapidana pun kembali mengamuk.

"Lempar, serbu," teriak narapidana dari dalam lapas.

Baca juga: Narapidana Rusuh, Lapas Tuminting Manado Terbakar

Kaca gedung di dalam lapas terlihat hancur karena dilempari batu oleh para penghuni.

Api pun terlihat menyala di beberapa bagian gedung Lapas Tuminting Manado itu.

Informasi yang dikumpulkan, terdapat satu narapidana yang terkena tembakan petugas saat berusaha mengendalikan kerusuhan.

Narapidana itu telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Akibat kerusuhan itu, warga sekitar juga mulai mendatangi lapas. Mereka berkumpul di depan lapas sampai dibubarkan polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X