Tes Covid-19, Pemerintah Klaim Telah Uji 20.000 Sampel

Kompas.com - 11/04/2020, 16:09 WIB
Laboratorium PT Sido Muncul yang khusus untuk melakukan uji validitas teknik Polymerase Chain Reaction (PCR). Laboratorium ini berada di komplek pabrik PT Sido Muncul yang berada di Kecamatan Bregas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDILaboratorium PT Sido Muncul yang khusus untuk melakukan uji validitas teknik Polymerase Chain Reaction (PCR). Laboratorium ini berada di komplek pabrik PT Sido Muncul yang berada di Kecamatan Bregas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Covid-19 Achmad Yurianto menyebut pemerintah terus melakukan uji spesimen kepada masyarakat yang diduga tertular Covid-19.

"Per hari ini tanggal 11 April, kita sudah melakukan pemeriksaan hampir 20.000 sampel," kata Yurianto, Sabtu (11/4/2020).

Yurianto menyebut, uji spesimen itu dilakukan di 48 laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemerintah hanya menghitung jumlah uji spesimen yang dilakukan dengan metode polymerase chain reaction ( PCR).

Baca juga: UPDATE: Tambah 330, Total 3.842 Kasus Covid-19 di Indonesia

Sementara metode rapid test tak dihitung ke dalam jumlah resmi karena hasilnya tak bisa dijamin akurat

"Ini untuk menegakkan diagnosa dengan pasti melalui PCR real time yang jadi standar dunia," kata Yurianto.

Dari 20.000 tes itu, total ada 3.842 sampel yang dinyatakan sebagai kasus positif Covid-19.

Sebanyak 286 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 327 lainnya meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PAN-RB Siapkan Penerimaan 189.000 Pegawai Pemda di Seluruh Indonesia

Kementerian PAN-RB Siapkan Penerimaan 189.000 Pegawai Pemda di Seluruh Indonesia

Nasional
ICW Menentang Rencana KPK Terbitkan SP3

ICW Menentang Rencana KPK Terbitkan SP3

Nasional
Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Nasional
KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

Nasional
KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

Nasional
Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Nasional
Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Nasional
Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Nasional
ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Nasional
Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Nasional
Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Nasional
Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Nasional
Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X