Yurianto: Partisipasi Pemda dan Masyarakat Hadapi Corona Meningkat Pesat

Kompas.com - 30/03/2020, 17:01 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto bersiap menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020). Berdasarkan data hingga Jumat (27/3/2020) pukul 12.00, jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 1.046 orang di 27 provinsi se-Indonesia dengan jumlah pasien sembuh mencapai 46 orang dan  meninggal dunia mencapai 87 orang.  ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz
NOVA WAHYUDIJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto bersiap menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020). Berdasarkan data hingga Jumat (27/3/2020) pukul 12.00, jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 1.046 orang di 27 provinsi se-Indonesia dengan jumlah pasien sembuh mencapai 46 orang dan meninggal dunia mencapai 87 orang. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah daerah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto menyebut, partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi Covid-19 meningkat pesat.

Tidak hanya patuh dan disiplin dalam melaksanakan anjuran pemerintah, masyarakat juga menempuh langkah-langkah proaktif menanggulangi wabah.

"Kami perhatikan dari hari ke hari, partisipasi pemerintah dan masyarakat bersama-sama telah meningkat dengan pesat," kata Yuri dalam konferesi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Tak Ada Lockdown di Sumsel, Wisma Atlet Jakabaring Jadi Rumah Sehat Covid-19

Yuri mengatakan, di beberapa wilayah, kepala daerah membuat surat edaran yang berisi permintaan untuk masyarakat bersama-sama membantu warga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat wabah corona.

Masyarakat pun secara proaktif menggalang donasi dan menyumbangkan waktu serta tenaga mereka untuk saling melindungi.

Beberapa waktu lalu seluruh provinsi dipimpin langsung para gubernur, juga telah membentuk gugus tugas untuk mengintegrasikan seluruh kapasitas yang ada di provinsi mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gugus tugas ini dibentuk untuk menelusuri sebaran kasus yang mungkin terjadi akibat kontak dengan pasien positif corona.

Baca juga: Kronologi 3 Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Positif Covid-19, Ratusan Lainnya Jadi ODP

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan rapid test dan menerapkan isolasi dengan memisahkan kelompok masyarakat yang sehat dengan yang positif Covid-19.

"Ini pun sejalan dengan kebijakan kita untuk tetap menjaga yang sehat tetap sehat kemudian secepatnya yang sakit ringan bisa kita tangani dan yang sakit berat bisa dirawat dengan smaksimal mungkin," ujar Yuri.

"Kita meyakini dengan kebersamaan seluruh komponen bangsa, kita yakin mampu dan bisa melawan Covid-19 ini," lanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Nasional
OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

Nasional
1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

Nasional
Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Nasional
KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

Nasional
Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Nasional
Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Nasional
KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

Nasional
Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Nasional
Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Nasional
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Nasional
Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Nasional
Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.