Pemprov NTT: Belum Ada Keluhan dari Umat yang Ikut Tahbisan Uskup Ruteng

Kompas.com - 20/03/2020, 13:55 WIB
Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan, hingga saat ini belum ada laporan umat Katolik yang mengikuti penahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng mengalami gejala serupa penyakit Covid-19.

"Belum ada laporan adanya keluhan," ujar Kepala Biro Humas dan Protokoler Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Ia menambahkan, jumlah jemaat yang mengikuti acara penahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng, Kamis kemarin, yakni sekitar 1.000 orang.

Baca juga: Ini Alasan Penahbisan Uskup Ruteng Dihadiri 1.500 Orang dari 10.000 Undangan

Jumlah ini jauh lebih sedikit dari tempat yang disediakan, yakni 7.000 orang.

Pemprov NTT sudah mensosialisasikan agar umat yang sedang mengalami flu dan batuk untuk tak datang ke acara.

Mereka diimbau menyimak penahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng dari siaran radio saja.

Sebagian besar tamu yang datang berasal dari NTT. Mereka yang berasal dari luar NTT hanya para uskup dari 34 provinsi beserta perangkatnya masing-masing.

Rangkaian acara penahbisan itu sendiri masih akan berlangsung hingga hari Sabtu (21/3/2020) besok.

Baca juga: Ini Alasan Misa Penahbisan Uskup Ruteng Tak Bisa Ditunda

Namun, acara besok hari dipastikan akan dilaksanakan secara lebih sederhana dan ketat.

Pihak panitia akan memberlakukan pengecekan suhu tubuh dan penyediaan cairan sanitasi bagi umat yang menghadiri acara tersebut.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X